Fahri Hamzah Respons Manuver Anies-Cak Imin dengan Potongan Rekaman Podcast di Akun Twitter

Chandra Iswinarno Suara.Com
Sabtu, 02 September 2023 | 02:00 WIB
Fahri Hamzah Respons Manuver Anies-Cak Imin dengan Potongan Rekaman Podcast di Akun Twitter
Politisi Partai Gelora Indonesia Fahri Hamzah. (akun instagram @fahrihamzah).

Suara.com - Kabar manuver Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar ke kandang NasDem membuat situasi politik semakin dinamis.

Koalisi Perubahan yang mulanya dibangun untuk mendukung Anies Baswedan pada Pilpres 2024 pun mengalami perpecahan, usai hengkangnya Partai Demokrat pada Jumat (1/9/2023) malam.

Wakil Ketua Umum Partai Gelombang Rakyat (Gelora) Fahri Hamzah pun meresponsnya dengan mengunggah kembali isi pembicaraanya di salah satu podcast di akun Twitter-nya.

"Semua partai politik misalnya besok tanda tangan menyepakati dua-lah kandidat yang akan disahkan. Negara tidak punya cara untuk mengakui kandidat-kandidat itu, tidak ada caranya," katanya dalam tayangan video yang diunggah di akun Twitter @Fahrihamzah pada Jumat (1/9/2023).

"Dan mereka akan nego sampai detik terakhir," imbuhnya.

Fahri mengatakan, jangan pernah berpikir satu orang bisa menyelesaikan semua hal. Maka membangun kekuatan juga tidak boleh egois.

"Jangan pernah berpikir satu orang bisa mneyelesaikan semua hal, maka kita membangun kekuatan juga nggak usah egois."

Seolah-olah, kata dia, satu orang ditempatnya itulah yang paling penting. Ada banyak aktor dan faktor yang perlu dipertimbangkan, karena banyak hal yang tidak pasti.

"Seolah-olah stau orang ini ditempatnya itulah yang aling penting, tidak. Ada banyak aktor yang dipertimbangkan, ada banyak faktor yang harus difungsikan," kata Dia.

Baca Juga: Fahri Hamzah Bicara Peluang Prabowo Menang Pilpres 2024 karena Ambil Suara Jokowi

"Karena ada banyak yang tidak pasti, kalau begitu cara kita berpikir," lanjutnya.

Dalam rekaman tersebut, Fahri juga mewanti-wanti agar partai politik pengusung capres membuat strategi perjuangan yang lebih permanen, solid dan kuat. Mengingat partai-partai berkoalisi juga sebelumnya adalah musuh.

"Tapi saya ingin mewaniti-wanti temen-temen tolong bikin strategi perjuangan yang lebih permanen yang lebih solid dan yang lebih kuat," ujarnya.

"Bukankah partai-partai yang sekarang berkoalisi ini adalah partai-partai yang berkelahi selama ini, saling membunuh dan saling mentiadakan," lanjutnya.

Waketum Gelora itu mengemukakan kembali situasi politik yang terjadi pada masa Pilpres 2014.

Saat itu para tokoh-tokoh politik yang mendukung Prabowo, sekarang beralih mendukung Anies Baswedan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI