Sejarah Orgy: Pesta Seks Bebas Pasutri Jaksel, Sudah Ada Sejak Zaman Yunani

Ruth Meliana | Suara.com

Rabu, 13 September 2023 | 16:57 WIB
Sejarah Orgy: Pesta Seks Bebas Pasutri Jaksel, Sudah Ada Sejak Zaman Yunani
Pesta seks yang terjadi di salah satu hotel Semanggi, Jakarta Selatan berhasil diungkap oleh Polres Metro Jakarta Selatan. (Unsplash)

Suara.com - Pihak Polres Metro Jakarta Selatan baru-baru ini berhasil mengungkap kasus pesta seks atau orgy yang diadakan di salah satu hotel di kawasan Semanggi, Jakarta Selatan. Pesta orgy ini diketahui diselenggarakan oleh pasutri Jaksel yang sengaja mengundang pihak-pihak lain demi kesenangan pribadi. 

Dari hasil penangkapan dan investigasi pihak kepolisian, pasutri berinisial GA dan YM ini mengaku mengadakan pesta seks bebas ini karena ingin merasa happy atau bahagia.

"Ngakunya (buat pesta seks orgy) karena sama istrinya dia nggak merasa bahagia," ungkap Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Selatan AKBP Bintoro saat ditemui wartawan pada Selasa (12/9/2023).

Pesta orgy ini  diketahui sudah ada sejak lama dan sering diadakan oleh para anak muda yang ingin berfantasi seks bersama dengan banyak orang. Lalu, seperti apa sejarah dari pesta seks atau orgy ini sendiri? 

Sebutan orgy berasal dari bahasa Inggris yang diserap dari bahasa Yunani "orgion", di mana artinya adalah "pesta atau perayaan bebas tanpa terkendali".

Istilah ini akhirnya sering disebut sebagai sebuah pesta seks bebas yang dihadiri banyak orang, dengan tujuan memuaskan fantasi dan nafsu birahi masing-masing orang, tanpa adanya pengawasan dari pihak berwajib.

Pada zaman Yunani kuno, pesta orgy atau orgion ini didefinisikan sebagai sebuah upacara rahasia selayaknya perayaan Misteri Dionisus dan Kultus Cybele.

Dionisus yang dianggap sebagai Dewa Anggur oleh para rakyat Yunani Kuno ini diperlakukan layaknya manusia yang berjuang dan berkorban demi banyak orang. Hal ini mendasari adanya "perayaan" untuk merayakan pengorbanan tersebut.

Dalam tradisi Yunani Kuno, orgy atau orgion dilakukan saat Matahari sedang terbenam. Perayaan ini akan dipimpin oleh seseorang yang menjadi pembawa obor.

Selain itu, perayaan ini juga akan diikuti oleh para pembawa anggur dan buah-buahan, musisi dan penyanyi. Kemudian sekelompok orang sebagai penghibur dengan mengenakan topeng dan tanpa busana.

Perayaan ini juga akan menghadirkan sebuah patung dengan kemaluan raksasa yang melambangkan adanya kebangkitan Dewa Dionisus. Semua orang yang hadir dalam orgy tersebut akan menari, menyanyi, dan mendewakan Dionisus dengan lelucon kasar.

Acara tersebut kemudian dimeriahkan dengan penampilan erotis. Setelah sesi perayaan ini, maka setiap orang akan disatukan dalam suatu ruangan.

Fantasi liar pun mulai diluapkan oleh orang-orang yang menghadiri acara tersebut. Salah satunya melakukan seks secara bersamaan tanpa adanya halangan atau hambatan.

Mereka yang mempercayai adanya Dewa Dionisus akan meminum anggur dan berkhayal seolah-olah gairah seks mereka terus meluap. Mereka percaya adanya Dewa Dionisus dalam minuman mereka.

Tradisi ini terus dilakukan sejak zaman Yunani Kuno hingga masuk abad ke - 18. Sayangnya, perayaan ini mulai melenceng dan malah menjadi kebiasaan buruk di berbagai negara liberal yang memberlakukan kebebasan bagi setiap warga negaranya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Gerebek Pesta Seks di Hotel Jaksel, Polisi Amankan Pasutri dan 2 Pelaku Lain

Gerebek Pesta Seks di Hotel Jaksel, Polisi Amankan Pasutri dan 2 Pelaku Lain

Jakarta | Selasa, 12 September 2023 | 20:36 WIB

Polisi Ungkap Kasus Pesta Seks di Apartemen Kawasan Semanggi

Polisi Ungkap Kasus Pesta Seks di Apartemen Kawasan Semanggi

News | Selasa, 12 September 2023 | 12:50 WIB

Anak Lilis Karlina Kena Kasus Narkoba, Ini 4 Jenis Kenakalan Remaja yang Patut Diwaspadai

Anak Lilis Karlina Kena Kasus Narkoba, Ini 4 Jenis Kenakalan Remaja yang Patut Diwaspadai

Your Say | Rabu, 15 Maret 2023 | 19:20 WIB

Belasan Remaja Diamankan di Belakang UIN Ciputat, Diduga Hendak Pesta Seks

Belasan Remaja Diamankan di Belakang UIN Ciputat, Diduga Hendak Pesta Seks

Banten | Sabtu, 11 Maret 2023 | 17:10 WIB

Mengenal Infeksi Menular Seksual Chlamydia: Tak Hanya Aktivitas Seksual, tapi Bisa Ditularkan Lewat Jarum Suntik!

Mengenal Infeksi Menular Seksual Chlamydia: Tak Hanya Aktivitas Seksual, tapi Bisa Ditularkan Lewat Jarum Suntik!

Your Say | Rabu, 23 November 2022 | 20:31 WIB

Terjebak Seks Bebas, Pinkan Mambo Pernah Punya Pasangan Sampai 20 Orang! Apa Dampak Psikologisnya?

Terjebak Seks Bebas, Pinkan Mambo Pernah Punya Pasangan Sampai 20 Orang! Apa Dampak Psikologisnya?

Lifestyle | Rabu, 09 November 2022 | 15:36 WIB

Terkini

Korea Utara Tantang AS dan Sekutu: Jangan Atur-atur Kami Soal Nuklir

Korea Utara Tantang AS dan Sekutu: Jangan Atur-atur Kami Soal Nuklir

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 18:46 WIB

Sekarang Malu dan Menyesal Terima Uang Rp3 Miliar dan Ducati, Noel: Saya Minta Ampun Yang Mulia

Sekarang Malu dan Menyesal Terima Uang Rp3 Miliar dan Ducati, Noel: Saya Minta Ampun Yang Mulia

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 18:43 WIB

Kapolri Sebut Penguatan Kompolnas Cukup Masuk di Revisi UU Polri, Tak Perlu UU Baru

Kapolri Sebut Penguatan Kompolnas Cukup Masuk di Revisi UU Polri, Tak Perlu UU Baru

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 18:35 WIB

Ahli Psikologi TNI Bongkar Profil 4 Penyiram Air Keras Andrie Yunus: Kemampuan Analisa Rendah

Ahli Psikologi TNI Bongkar Profil 4 Penyiram Air Keras Andrie Yunus: Kemampuan Analisa Rendah

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 18:14 WIB

Buntut Kematian Dokter Myta, Kemenkes Tunda Internship di Puskesmas dan RSUD Kuala Tungkal

Buntut Kematian Dokter Myta, Kemenkes Tunda Internship di Puskesmas dan RSUD Kuala Tungkal

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 18:13 WIB

'Nak Keluar Sayang', Noel Minta Putrinya yang Berseragam Sekolah Keluar Sidang karena Ditegur Hakim

'Nak Keluar Sayang', Noel Minta Putrinya yang Berseragam Sekolah Keluar Sidang karena Ditegur Hakim

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 18:03 WIB

7,36 Persen Warga Indonesia Tanpa Air Bersih, Teknologi Ini Jadi Harapan Baru?

7,36 Persen Warga Indonesia Tanpa Air Bersih, Teknologi Ini Jadi Harapan Baru?

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 17:55 WIB

Kasus Dokter Internship Meninggal, Menkes Minta Audit Medis Tindakan RS

Kasus Dokter Internship Meninggal, Menkes Minta Audit Medis Tindakan RS

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 17:53 WIB

Maut Mengintai di Balik 'Jalan Pintas', 57 Nyawa Melayang Sia-sia di Jalur Kereta Daop 1 Jakarta

Maut Mengintai di Balik 'Jalan Pintas', 57 Nyawa Melayang Sia-sia di Jalur Kereta Daop 1 Jakarta

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 17:49 WIB

Eks Wamenaker Noel Ngaku 'Gak Tahu' Terima Ducati Harus Lapor KPK: Saya Menyesal Banget

Eks Wamenaker Noel Ngaku 'Gak Tahu' Terima Ducati Harus Lapor KPK: Saya Menyesal Banget

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 17:39 WIB