PM Israel Benjamin Netanyahu mengucapkan terima kasih kepada Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden yang sudah mendukung negaranya. Ia yakin Israel akan memenangkan peperangan melawan Hamas yang pecah sejak hari Sabtu (7/10/2023).
Masih dalam kesempatan yang sama, Netanyahu mengungkap bahwa Israel tidak menginginkan adanya perang. Netanyahu juga menegaskan, Hamas telah melakukan kesalahan besar dalam sejarah karena menyerang Israel.
Netanyahu kemudian membeberkan tindakan Hamas terhadap warganya. Mulai dari membantai warga sipil di rumah maing-masing, menyerang ratusan anak muda dalam sebuah festival, menculik perempuan, anak-anak, sampai dengan orang tua.
Melansir dari berbagai sumber, perang Hamas dan juga Israel kini telah menewaskan 1.200 orang.
Kementerian Kesehatan Palestina mencatat sebanyak 560 orang tewas dan 2.900 lainnya terluka di jalur Gaza. Sementara itu, untuk Israel sendiri tercatat korban tewas mencapai 700 orang.
Kontributor : Syifa Khoerunnisa