Penjelasan Badan Geologi Soal Gempa Garut M 5,2

Bangun Santoso

Jum'at, 20 Oktober 2023 | 07:30 WIB
Penjelasan Badan Geologi Soal Gempa Garut M 5,2
Ilustrasi Gempa Megathrust (unsplash)

Suara.com - Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mengungkapkan aktivitas penunjaman atau subduksi yang juga disebut gempa bumi intraslab dengan mekanisme sesar naik telah memicu gempa bumi di wilayah selatan Jawa Barat.

"Morfologi wilayah tersebut pada umumnya berupa dataran pantai yang dibatasi pada bagian utara dengan morfologi perbukitan bergelombang hingga perbukitan terjal," kata Pelaksana tugas Badan Geologi, Muhammad Wafid dalam keterangan yang diterima di Jakarta, Jumat (20/10/2023).

Pada 19 Oktober 2023, pukul 21.08 WIB, gempa bumi berkekuatan 5,2 magnitudo berpusat di Samudera Hindia. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melaporkan titik koordinat gempa bumi itu pada 107,34 bujur timur dan 8,09 lintang selatan berjarak sekitar 115,5 kilometer barat daya Kota Garut, 143,8 kilometer tenggara Kota Cianjur.

Berdasarkan informasi dari The United States Geological Survey (USGS) Amerika Serikat, lokasi pusat gempa bumi terletak pada koordinat 107,208 bujur timur dan 7,870 lintang selatan dengan kekuatan 5,2 magnitudo pada kedalaman 59,7 kilometer.

Sedangkan menurut data Geo Forschungs Zentrum (GFZ) Jerman, lokasi pusat gempa bumi berada pada koordinat 107,47 bujur timur dan 7,74 lintang selatan dengan kekuatan 5,3 magnitudo pada kedalaman 69 kilometer.

Wafid menjelaskan wilayah pada morfologi pantai tersebut umumnya tersusun oleh tanah lunak (kelas E) hingga tanah sedang (kelas D) dan pada bagian utara tersusun oleh tanah keras (kelas C).

Wilayah itu secara umum tersusun oleh batuan berumur tersier (berupa batuan sedimen dan rombakan gunung api) dan endapan kuarter berupa aluvial pantai, aluvial sungai dan batuan rombakan gunung api muda (breksi gunung api, lava, tuff).

Sebagian batuan berumur tersier dan batuan rombakan gunung api muda tersebut telah mengalami pelapukan. Endapan kuarter dan batuan yang telah mengalami pelapukan pada umumnya bersifat lunak, lepas, belum kompak dan memperkuat efek guncangan, sehingga rawan gempa bumi.

Selain itu, morfologi perbukitan bergelombang hingga terjal yang tersusun oleh batuan yang telah mengalami pelapukan berpotensi terjadi gerakan tanah yang dapat dipicu oleh guncangan gempa bumi kuat dan curah hujan tinggi.

Menurut data Badan Geologi, sebaran pemukiman penduduk yang terlanda guncangan gempa bumi terletak pada kawasan rawan bencana gempa bumi menengah hingga tinggi.

Kejadian gempa bumi itu tidak menyebabkan tsunami meskipun lokasi pusat gempa bumi terletak di laut, karena tidak mengakibatkan terjadinya deformasi di dasar laut yang dapat memicu terjadinya tsunami.

"Pantai selatan Jawa Barat tergolong rawan tsunami dengan potensi tinggi tsunami lebih dari tiga meter," kata Wafid.

Badan Geologi merekomendasikan agar bangunan di wilayah selatan Jawa Barat menggunakan konstruksi bangunan tahan gempa bumi untuk menghindari risiko kerusakan dan harus dilengkapi dengan jalur dan tempat evakuasi.

Selain itu, peningkatan upaya mitigasi melalui mitigasi struktural dan non-struktural juga harus dilakukan mengingat wilayah selatan Jawa Barat tergolong rawan gempa bumi dan tsunami.

"Kejadian gempa bumi itu diperkirakan tidak berpotensi mengakibatkan terjadinya bahaya ikutan berupa retakan tanah, penurunan tanah, gerakan tanah dan likuefaksi," pungkas Wafid. (Sumber: Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Gempa Garut Magnitudo 5,6, Terasa Sampai Bogor Hingga Bandung

Gempa Garut Magnitudo 5,6, Terasa Sampai Bogor Hingga Bandung

Bogor | Kamis, 19 Oktober 2023 | 22:29 WIB

Update: Gempa 5,6 Dekat Garut Termasuk Dangkal, Pemicunya Deformasi Batu di Lempeng Bumi

Update: Gempa 5,6 Dekat Garut Termasuk Dangkal, Pemicunya Deformasi Batu di Lempeng Bumi

Tekno | Kamis, 19 Oktober 2023 | 22:10 WIB

BREAKING NEWS! Garut Diguncang Gempa Magnitudo 5,6

BREAKING NEWS! Garut Diguncang Gempa Magnitudo 5,6

Bogor | Kamis, 19 Oktober 2023 | 22:02 WIB

Breaking News! Gempa 5,6 Mag Guncang Garut, Getaran Dirasakan Sampai Cianjur dan Tasik

Breaking News! Gempa 5,6 Mag Guncang Garut, Getaran Dirasakan Sampai Cianjur dan Tasik

Jabar | Kamis, 19 Oktober 2023 | 21:22 WIB

BREAKING NEWS: Gempa 5,6 Guncang Selatan Jabar, Terasa Hingga ke Bogor

BREAKING NEWS: Gempa 5,6 Guncang Selatan Jabar, Terasa Hingga ke Bogor

Tekno | Kamis, 19 Oktober 2023 | 21:21 WIB

Gempa Besar M 6,3 Kembali Guncang Kota Herat Afghanistan

Gempa Besar M 6,3 Kembali Guncang Kota Herat Afghanistan

News | Senin, 16 Oktober 2023 | 09:49 WIB

Breaking News: Kaimana Papua Barat Diguncang Gempa Magnitudo 5,3, Bakal Ada Susulan

Breaking News: Kaimana Papua Barat Diguncang Gempa Magnitudo 5,3, Bakal Ada Susulan

News | Kamis, 12 Oktober 2023 | 14:03 WIB

Terkini

Sidang Kasus Kuota Haji Hari Ini, Jaksa Hadirkan Bos Maktour Fuad Hasan Masyhur

Sidang Kasus Kuota Haji Hari Ini, Jaksa Hadirkan Bos Maktour Fuad Hasan Masyhur

News | Kamis, 01 Oktober 2026 | 09:30 WIB

KPK Hadirkan Fuad Hasan Masyhur Dalam Sidang Korupsi Kuota Haji Hari Ini

KPK Hadirkan Fuad Hasan Masyhur Dalam Sidang Korupsi Kuota Haji Hari Ini

Sulsel | Kamis, 01 Oktober 2026 | 09:25 WIB

Gen Z Mulai Doyan Emas, Pembiayaan Konsumer BCA Syariah Tumbuh 34,69%

Gen Z Mulai Doyan Emas, Pembiayaan Konsumer BCA Syariah Tumbuh 34,69%

Bisnis | Kamis, 01 Oktober 2026 | 09:25 WIB

IHSG Dibuka Betah di Zona Merah ke Level 6.062

IHSG Dibuka Betah di Zona Merah ke Level 6.062

Bisnis | Kamis, 01 Oktober 2026 | 09:19 WIB

PT Asabri Ditipu Rp100 Miliar Dalam Proyek Kondotel Bali, Kok Bisa ?

PT Asabri Ditipu Rp100 Miliar Dalam Proyek Kondotel Bali, Kok Bisa ?

Bali | Kamis, 01 Oktober 2026 | 09:05 WIB

7 Cara Menghilangkan Noda Minyak dan Lemak Makanan di Baju yang Sudah Kering

7 Cara Menghilangkan Noda Minyak dan Lemak Makanan di Baju yang Sudah Kering

Lifestyle | Kamis, 01 Oktober 2026 | 09:05 WIB

Rob Diprediksi Rendam Pesisir Jakarta pada 1314 dan 2531 Oktober

Rob Diprediksi Rendam Pesisir Jakarta pada 1314 dan 2531 Oktober

News | Kamis, 01 Oktober 2026 | 09:05 WIB

Ketika Guru Hadirkan Cara Baru Belajar Sains hingga Literasi, dari Bioplastik sampai AI

Ketika Guru Hadirkan Cara Baru Belajar Sains hingga Literasi, dari Bioplastik sampai AI

Lifestyle | Kamis, 01 Oktober 2026 | 09:03 WIB

Bitget Klaim Cadangan Aset Pengguna Tembus 131%

Bitget Klaim Cadangan Aset Pengguna Tembus 131%

Bisnis | Kamis, 01 Oktober 2026 | 09:00 WIB

Harga BBM Pertamina Oktober Tak Berubah, Ini Daftarnya

Harga BBM Pertamina Oktober Tak Berubah, Ini Daftarnya

Bisnis | Kamis, 01 Oktober 2026 | 08:59 WIB

×