- Polisi menangkap sopir program Makan Bergizi Gratis berinisial A di Mampang, Depok, atas dugaan peredaran narkotika jenis sabu.
- Penangkapan pelaku berinisial A dilakukan setelah polisi mengembangkan penyelidikan dari seorang penjual pecel lele di wilayah Citayam.
- Petugas menyita barang bukti sabu seberat 1,03 gram dan saat ini sedang memburu pemasok utama narkoba tersebut.
Suara.com - Seorang sopir program Makan Bergizi Gratis (MBG) di wilayah Tajurhalang, Kabupaten Bogor, ditangkap polisi karena diduga terlibat peredaran narkotika jenis sabu.
Pelaku berinisial A diamankan aparat di kawasan Mampang, Pancoran Mas, Kota Depok. Polisi menduga pelaku tak hanya menjadi pengguna, tetapi juga nyambi sebagai kurir narkoba.
"Benar dia pemakai dan diduga penjual juga," ungkap Kasi Humas Polres Metro Depok AKP Made Budi saat dikonfirmasi Suara.com, Selasa (12/5/2026).
Penangkapan terhadap A merupakan hasil pengembangan dari kasus sebelumnya.
Polisi lebih dulu mengamankan seorang penjual pecel lele berinisial D di wilayah Citayam, Tajurhalang.
Dari hasil penyelidikan, aparat kemudian mengarah kepada A yang diduga terhubung dalam jaringan peredaran sabu tersebut.
Saat dilakukan penggeledahan, polisi menemukan paket sabu siap edar seberat 1,03 gram dari tangan pelaku.
Hingga kekinian, aparat masih memburu pemasok utama sabu yang diduga menyuplai barang haram tersebut kepada para pelaku.