Balada Ibu-ibu yang Tinggal di Gang Dekat Istana: Pengap, Berbagi WC hingga Tak Tersinari Matahari

Agung Sandy Lesmana, Faqih Fathurrahman

Jum'at, 27 Oktober 2023 | 21:16 WIB
Balada Ibu-ibu yang Tinggal di Gang Dekat Istana: Pengap, Berbagi WC hingga Tak Tersinari Matahari
Balada Ibu-ibu yang Tinggal di Gang Dekat Istana: Pengap, Berbagi WC hingga Tak Tersinari Matahari. (Suara.com/Faqih)

Rumah Ani mirip klaster mini yang dihuni oleh 6 keluarga, meski jumlah rumah di sana hanya ada 4 unit.

Untuk urusan mandi, cuci, kakus (MCK), Ani harus berbagi dengan para tetangga.

Lantaran luasan bangunan yang hanya berukuran 9 meter per segi, merupakan hal yang mustahil baginya untuk memiliki kamar mandi.

"Kalau di sini ada kamar mandi umum. Septic tank-nya ada di tengah (klaster) tadi,” jelasnya.

Rumah yang ditempati Ani jauh dari kata layak huni.

Selain tidak dilengkapi kamar mandi, rumah Ani juga tidak memiliki jendela. Hanya ada sebuah lubang ventilasi berukuran 30x30 cm, yang berada di samping pintu rumahnya.

Kondisi rumah warga di kampung padat penduduk di Tambora, Jakarta Barat. (Suara.com/Faqih)
Kondisi rumah warga di kampung padat penduduk di Tambora, Jakarta Barat. (Suara.com/Faqih)

Satu-satunya agar rumah Ani bisa mendapatkan sirkulasi udara yakni dengan membuka pintu rumahnya yang terbuat dari triplek.

“Di dalam tuh pengap, panasnya gak kira-kira. Pengap pasti, apalagi sekarang panasnya gak kira-kira,” katanya.

Tak Jauh dari Istana

baca juga

Kondisi Ani, hanya sejengkal dari Istana Merdeka di kawasan Jakarta Pusat. Jika melihat dari aplikasi Google Map, hanya sekitar 3,6 kilometer mengikuti jalan. Namun jika ditarik lurus, jarak tersebut hanya sekitar 3 kilometer.

Tak hanya masalah sirkulasi udara, permasalahan lain tinggal di rumah padat penduduk juga masih banyak ditemui.

Seperti banjir yang kerap dialami Ani selama ini.

“Kalau hujannya deras, selama dua jam di sini banjir. Paling tinggi 50 sentimeter, sampai masuk ke dalam rumah,” ungkapnya.

Jika banjir terjadi, maka septic tank komunal milik warga di sana ikut penuh. Namun jika cuaca sedang kemarau seperti ini, septic tank komunal aman terkendali.

"Kalau hujan cepet penuh. Kalau gak hujan ya enggak," ucapnya.

Demi bisa bertahan hidup, Ani membantu suaminya yang hanya bekerja sebagai tukang becak. Ani berjualan kopi dan es di seberang rumahnya. 

Dalam sehari, ia hanya bisa mendapatkan penghasilan Rp100 ribu.

"Kalau suami narik becak. Abis (setelah) Covid, warteg dan konveksi pada bangkrut, pada sepi. Jadi bapak udah seminggu gak narik, sehari paling dapat Rp25 - 50ribu,” jelasnya.

Ani sendiri berharap, sebagai rakyat yang tinggal di batas garis kemiskinan, bisa mendapat fasilitas kesehatan yang baik oleh pemerintah. 

"Kemudian, pendidikan untuk anak. Minta tolong diperhatikan, apalagi orang-orang gak mampu,” tutupnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tertarik Karena Bersih dan Menggemaskan, Dalih Pemuda Bejat Cabuli Bayi di Jakarta Timur

Tertarik Karena Bersih dan Menggemaskan, Dalih Pemuda Bejat Cabuli Bayi di Jakarta Timur

Jakarta | Jum'at, 27 Oktober 2023 | 19:58 WIB

Warga Eks Kampung Bayam Korban Gusuran JIS Direlokasi ke Rusun Nagrak, Heru Budi: Katanya Betah

Warga Eks Kampung Bayam Korban Gusuran JIS Direlokasi ke Rusun Nagrak, Heru Budi: Katanya Betah

News | Kamis, 26 Oktober 2023 | 18:12 WIB

Penipuan Bermodus Ramal Garis Tangan, Pria Asal India Raup Keuntungan Ratusan Ribu Per Hari di Jakbar

Penipuan Bermodus Ramal Garis Tangan, Pria Asal India Raup Keuntungan Ratusan Ribu Per Hari di Jakbar

Jakarta | Kamis, 26 Oktober 2023 | 17:58 WIB

Tiga Kurir Narkoba Cuma Bisa Nunduk saat Digelandang Polisi, 25 Kilogram Sabu Disita Polres Jakarta Barat

Tiga Kurir Narkoba Cuma Bisa Nunduk saat Digelandang Polisi, 25 Kilogram Sabu Disita Polres Jakarta Barat

News | Kamis, 26 Oktober 2023 | 15:58 WIB

Terkini

The Walk Hadir di Serpong, Satukan Kuliner dan Beauty dalam Satu Destinasi Lifestyle

The Walk Hadir di Serpong, Satukan Kuliner dan Beauty dalam Satu Destinasi Lifestyle

Lifestyle | Kamis, 17 September 2026 | 02:04 WIB

Momen Kaesang Pangarep Ajak Anak Penyintas Gempa Palue Main Catur dan Ular Tangga

Momen Kaesang Pangarep Ajak Anak Penyintas Gempa Palue Main Catur dan Ular Tangga

Bali | Rabu, 16 September 2026 | 23:24 WIB

Menkeu Suahasil Akan Evaluasi Perombakan Ratusan Pejabat Kemenkeu Era Purbaya

Menkeu Suahasil Akan Evaluasi Perombakan Ratusan Pejabat Kemenkeu Era Purbaya

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 23:11 WIB

Teknologi Silicon-Carbon dan Update 6 Tahun, REDMI Note 17 Mulai Rp3,9 Jutaan

Teknologi Silicon-Carbon dan Update 6 Tahun, REDMI Note 17 Mulai Rp3,9 Jutaan

Tekno | Rabu, 16 September 2026 | 23:10 WIB

Antrean Pertalite Mengular di Bengkulu, Helmi Hasan Malah Ajak Warga Salat Tobat

Antrean Pertalite Mengular di Bengkulu, Helmi Hasan Malah Ajak Warga Salat Tobat

Sumsel | Rabu, 16 September 2026 | 23:00 WIB

44 Ribu Hektare Tanah TNI Bermasalah, TNI Akui Potensi Konflik Agraria Kian Tinggi

44 Ribu Hektare Tanah TNI Bermasalah, TNI Akui Potensi Konflik Agraria Kian Tinggi

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:55 WIB

Dulu Cuma Scan QR, Kini Pembayaran Digital Makin Pintar dan Menembus Transaksi Global

Dulu Cuma Scan QR, Kini Pembayaran Digital Makin Pintar dan Menembus Transaksi Global

Tekno | Rabu, 16 September 2026 | 22:49 WIB

RUU Reforma Agraria akan Disahkan di Rapat Paripurna 22 September

RUU Reforma Agraria akan Disahkan di Rapat Paripurna 22 September

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:41 WIB

Dirut BRI: Kekuatan Holding UMi Ditopang oleh Integrasi Keunggulan Entitas

Dirut BRI: Kekuatan Holding UMi Ditopang oleh Integrasi Keunggulan Entitas

Bri | Rabu, 16 September 2026 | 22:39 WIB

MK Minta Kewenangan Bakamla Disusun Ulang, DPR dan Pemerintah Diberi Waktu 2 Tahun

MK Minta Kewenangan Bakamla Disusun Ulang, DPR dan Pemerintah Diberi Waktu 2 Tahun

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:31 WIB

×