Bak Dua Mata Koin, Jerman Bela HAM untuk Ukraina Tapi Tutup Mata dengan Kekejaman Israel

Ria Rizki Nirmala Sari

Selasa, 14 November 2023 | 07:08 WIB
Bak Dua Mata Koin, Jerman Bela HAM untuk Ukraina Tapi Tutup Mata dengan Kekejaman Israel
Seorang pria mengevakuasi korban anak-anak setelah serangan Israel di kamp pengungsi Bureij di Jalur Gaza, Palestina, Kamis (2/11/2023). [Mahmud HAMS/AFP]

Suara.com - Jerman mendapatkan kritik dari sejumlah pihak atas sikapnya yang lebih memilih mendukung Israel ketimbang Palestina. Sebabnya, Jerman menjadi salah satu negara yang memperjuangkan hak asasi manusia (HAM) saat Ukraina diserang Jerman.

Kritikan itu dilancarkan oleh para kritikus karena melihat sikap Jerman yang memilih berada di belakang Israel.

Jerman hingga saat ini menolak adanya gencatan senjata di Gaza.

Alih-alih meminta untuk dihentikan, Jerman malah terus memberikan dukungan terhadap operasi militer Israel di Jalur Gaza.

Padahal, agresi Israel itu telah menelan 11 ribu korban jiwa termasuk anak-anak.

Menteri Luar Negeri Jerman, Annalena Baerbock mengklaim memahami atas dampak dari agresi Israel di mana banyak warga Palestina tak bersalah yang menjadi korban.

Akan tetapi, pihaknya ragu gencatan senjata bisa dilakukan.

Jerman merasa tidak yakin gencatan senjata bisa menguntungkan Israel atau pun membantu membebaskan para sandera.

“Saya benar-benar memahami situasi yang mengerikan ini, di mana anak-anak, perempuan, ibu, keluarga yang tidak bersalah tidak hanya sangat menderita, tetapi mereka juga sekarat. Namun, dorongan saja tidak cukup untuk membantu masyarakat benar-benar menjamin keamanan dan perdamaian,” kata Baerbock dikutip Suara.com melalui Antara, Selasa (14/11/2023).

baca juga

Atas keraguannya tersebut, Jerman serta negara Eropa lainnya justru mendukung adanya jeda kemanusiaan.

Jeda kemanusiaan yang dimaksud ialah dengan memberikan ruang sementara waktu agar bantuan bisa tersalurkan kepada warga sipil.

Jerman menjadi negara yang memberikan dukungan terhadap Isarel sedari awal konflik meletus.

Bukan tanpa sebab Jerman memberikan dukungan tersebut.

Baerbock lantas mengungkapkan alasan di balik dukungan Jerman terhadap Israel.

Menurutnya, Jerman memiliki hutang budi terhadap Israel. Hutang budi yang dimaksud ialah ketika orang-orang Yahudi menjadi korban atas kekejian Nazi selama Perang Dunia II.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tolak Seruan Israel Bangun Kamp Pengungsi di Gaza Selatan, Palestina: Kami Ingin Rakyat Kami Kembali ke Rumah

Tolak Seruan Israel Bangun Kamp Pengungsi di Gaza Selatan, Palestina: Kami Ingin Rakyat Kami Kembali ke Rumah

News | Selasa, 14 November 2023 | 03:30 WIB

Bela Diri, Israel Ogah Disalahkan Soal Banyak Bayi Palestina Meninggal Akibat Listrik Mati

Bela Diri, Israel Ogah Disalahkan Soal Banyak Bayi Palestina Meninggal Akibat Listrik Mati

News | Senin, 13 November 2023 | 19:46 WIB

Momen Pria Israel Ngamuk Salahkan IDF di TV Nasional: Salahnya di Kalian, Bukan Hamas!

Momen Pria Israel Ngamuk Salahkan IDF di TV Nasional: Salahnya di Kalian, Bukan Hamas!

News | Senin, 13 November 2023 | 19:21 WIB

One Vision More Action untuk Palestina, Dompet Dhuafa Gelar Humanity Gathering

One Vision More Action untuk Palestina, Dompet Dhuafa Gelar Humanity Gathering

News | Senin, 13 November 2023 | 18:12 WIB

Kesaksian Pria Diduga Tentara AS Heran Israel Tak Bisa Kalahkan Hamas: Mereka Seperti Melawan Hantu

Kesaksian Pria Diduga Tentara AS Heran Israel Tak Bisa Kalahkan Hamas: Mereka Seperti Melawan Hantu

News | Senin, 13 November 2023 | 18:42 WIB

Terkini

Jaksa Agung Resmi Terima Pengunduran Diri Febrie Adriansyah dari Jampidsus

Jaksa Agung Resmi Terima Pengunduran Diri Febrie Adriansyah dari Jampidsus

News | Sabtu, 11 Juli 2026 | 07:13 WIB

Intelijen Israel Bongkar Dugaan Skenario Iran Bunuh Trump, Washington Respon Santai

Intelijen Israel Bongkar Dugaan Skenario Iran Bunuh Trump, Washington Respon Santai

News | Sabtu, 11 Juli 2026 | 07:00 WIB

Jampdisus Febrie Adriansyah Akhirnya Mundur

Jampdisus Febrie Adriansyah Akhirnya Mundur

News | Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:05 WIB

Tangan Terborgol, Mulut Bungkam: Raut Wajah Bupati Sukoharjo Pakai Rompi Oranye KPK Tengah Malam

Tangan Terborgol, Mulut Bungkam: Raut Wajah Bupati Sukoharjo Pakai Rompi Oranye KPK Tengah Malam

News | Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:04 WIB

Polisi Periksa Taipan Tan Kian Jadi Saksi di Kasus Korupsi Jumbo yang Seret Jampidsus

Polisi Periksa Taipan Tan Kian Jadi Saksi di Kasus Korupsi Jumbo yang Seret Jampidsus

News | Sabtu, 11 Juli 2026 | 00:03 WIB

Polisi Periksa 15 Saksi Korupsi, Sekuriti Rumah Jampidsus Febrie di Sentul Ikut Dicecar

Polisi Periksa 15 Saksi Korupsi, Sekuriti Rumah Jampidsus Febrie di Sentul Ikut Dicecar

News | Jum'at, 10 Juli 2026 | 23:06 WIB

Polda Metro Jaya Pastikan Bakal Periksa Jampidsus Febrie Soal Rumah, Dolar hingga Emas 74 Kg!

Polda Metro Jaya Pastikan Bakal Periksa Jampidsus Febrie Soal Rumah, Dolar hingga Emas 74 Kg!

News | Jum'at, 10 Juli 2026 | 22:36 WIB

816 Titik Bazar Daging Murah Sudah Sambangi Permukiman Warga Jakarta

816 Titik Bazar Daging Murah Sudah Sambangi Permukiman Warga Jakarta

News | Jum'at, 10 Juli 2026 | 22:22 WIB

Kejagung Bantah Datangi Polda Metro Jaya Pasca Penggeledahan Cafe de'Clan Signature

Kejagung Bantah Datangi Polda Metro Jaya Pasca Penggeledahan Cafe de'Clan Signature

News | Jum'at, 10 Juli 2026 | 22:08 WIB

Geledah 13 Lokasi dan Sita 74 Kg Emas Tapi Belum Ada Tersangka, Polda: Masih Pendalaman Paripurna

Geledah 13 Lokasi dan Sita 74 Kg Emas Tapi Belum Ada Tersangka, Polda: Masih Pendalaman Paripurna

News | Jum'at, 10 Juli 2026 | 22:08 WIB

×