Bela Diri, Israel Ogah Disalahkan Soal Banyak Bayi Palestina Meninggal Akibat Listrik Mati

Agatha Vidya Nariswari, Elvariza Opita

Senin, 13 November 2023 | 19:46 WIB
Bela Diri, Israel Ogah Disalahkan Soal Banyak Bayi Palestina Meninggal Akibat Listrik Mati
Juru Bicara Militer Israel (IDF), Daniel Hagari. (Dok. Israel Defense Forces)

Suara.com - Jumlah korban sipil yang berjatuhan akibat agresi militer Israel ke Palestina semakin bertambah. Bahkan bayi-bayi prematur tak berdaya ikut menjadi korban akibat diputusnya aliran listrik di Jalur Gaza.

Dikutip dari Reuters, tiga bayi prematur di Rumah Sakit Al Shifa sudah dinyatakan meninggal dunia karena inkubator terpaksa dimatikan akibat tidak adanya aliran listrik.

“Dan banyak lagi (bayi prematur) dalam bahaya,” sambungnya, dikutip pada Senin (13/11/2023). “Kini bayi-bayi prematur itu dikeluarkan dari inkubator mulai Minggu (12/11/2023) dan menurut dokter mereka ditempatkan di ranjang dengan AC yang sudah diatur kehangatannya.”

Putusnya aliran listrik ini tak hanya berdampak kepada RS Al Shifa, tetapi juga RS Al Quds dan RS Indonesia di Gaza. Padahal banyak pasien yang memerlukan sokongan alat-alat medis yang harus tersambung dengan listrik.

Bahkan, RS Indonesia di Gaza sampai harus menggunakan minyak goreng untuk menyalakan generator serta memutus aliran listrik di sebagian besar wilayah.

RS Al Quds di Kota Gaza, Jalur Gaza, Palestina. (Anadolu)
RS Al Quds di Kota Gaza, Jalur Gaza, Palestina. (Anadolu)

Tentu banyaknya bayi prematur yang meninggal dunia ini membuat Israel semakin dibanjiri kecaman. Namun, Israel juga seolah berusaha membela diri dan mengaku sudah menawarkan opsi mengevakuasi pasien bayi dari rumah sakit Gaza.

“Kami akan memindahkan bayi-bayi di Departemen Anak menuju rumah sakit yang lebih aman,” ungkap Juru Bicara Militer Israel (IDF), Daniel Hagari, pada Sabtu (11/11/2023) waktu setempat.

Namun faktanya, menurut otoritas Palestina, pengumuman ini tak diikuti dengan mekanisme pemindahan yang jelas. Padahal pemindahan bayi-bayi yang memerlukan perawatan khusus itu pun harus dilakukan dengan tata cara yang benar demi memastikan keselamatan mereka.

Pemutusan aliran listrik memang menyebabkan lebih banyak korban berjatuhan. Dikutip dari Reuters, bayi korban serangan rudal Israel di RS Indonesia pun sampai harus diberikan resusitasi manual akibat tidak adanya aliran listrik untuk mengoperasikan alat medis terkait.

baca juga

Rumah sakit juga masih dijadikan tempat tujuan para warga Gaza mengungsi, sementara sebagian besar lain memilih untuk mengungsi jauh ke daerah Selatan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Momen Pria Israel Ngamuk Salahkan IDF di TV Nasional: Salahnya di Kalian, Bukan Hamas!

Momen Pria Israel Ngamuk Salahkan IDF di TV Nasional: Salahnya di Kalian, Bukan Hamas!

News | Senin, 13 November 2023 | 19:21 WIB

One Vision More Action untuk Palestina, Dompet Dhuafa Gelar Humanity Gathering

One Vision More Action untuk Palestina, Dompet Dhuafa Gelar Humanity Gathering

News | Senin, 13 November 2023 | 18:12 WIB

Kesaksian Pria Diduga Tentara AS Heran Israel Tak Bisa Kalahkan Hamas: Mereka Seperti Melawan Hantu

Kesaksian Pria Diduga Tentara AS Heran Israel Tak Bisa Kalahkan Hamas: Mereka Seperti Melawan Hantu

News | Senin, 13 November 2023 | 18:42 WIB

3 Relawan Indonesia di Gaza Palestina Dikabarkan Hilang, Terakhir Kontak 2 Hari Lalu

3 Relawan Indonesia di Gaza Palestina Dikabarkan Hilang, Terakhir Kontak 2 Hari Lalu

Lifestyle | Senin, 13 November 2023 | 17:44 WIB

Rudal R9X Hellfire, Senjata Buatan AS yang Digunakan Israel Serang RS Al Shifa Gaza

Rudal R9X Hellfire, Senjata Buatan AS yang Digunakan Israel Serang RS Al Shifa Gaza

Tekno | Senin, 13 November 2023 | 17:39 WIB

Terkini

The Walk Hadir di Serpong, Satukan Kuliner dan Beauty dalam Satu Destinasi Lifestyle

The Walk Hadir di Serpong, Satukan Kuliner dan Beauty dalam Satu Destinasi Lifestyle

Lifestyle | Kamis, 17 September 2026 | 02:04 WIB

Momen Kaesang Pangarep Ajak Anak Penyintas Gempa Palue Main Catur dan Ular Tangga

Momen Kaesang Pangarep Ajak Anak Penyintas Gempa Palue Main Catur dan Ular Tangga

Bali | Rabu, 16 September 2026 | 23:24 WIB

Menkeu Suahasil Akan Evaluasi Perombakan Ratusan Pejabat Kemenkeu Era Purbaya

Menkeu Suahasil Akan Evaluasi Perombakan Ratusan Pejabat Kemenkeu Era Purbaya

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 23:11 WIB

Teknologi Silicon-Carbon dan Update 6 Tahun, REDMI Note 17 Mulai Rp3,9 Jutaan

Teknologi Silicon-Carbon dan Update 6 Tahun, REDMI Note 17 Mulai Rp3,9 Jutaan

Tekno | Rabu, 16 September 2026 | 23:10 WIB

Antrean Pertalite Mengular di Bengkulu, Helmi Hasan Malah Ajak Warga Salat Tobat

Antrean Pertalite Mengular di Bengkulu, Helmi Hasan Malah Ajak Warga Salat Tobat

Sumsel | Rabu, 16 September 2026 | 23:00 WIB

44 Ribu Hektare Tanah TNI Bermasalah, TNI Akui Potensi Konflik Agraria Kian Tinggi

44 Ribu Hektare Tanah TNI Bermasalah, TNI Akui Potensi Konflik Agraria Kian Tinggi

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:55 WIB

Dulu Cuma Scan QR, Kini Pembayaran Digital Makin Pintar dan Menembus Transaksi Global

Dulu Cuma Scan QR, Kini Pembayaran Digital Makin Pintar dan Menembus Transaksi Global

Tekno | Rabu, 16 September 2026 | 22:49 WIB

RUU Reforma Agraria akan Disahkan di Rapat Paripurna 22 September

RUU Reforma Agraria akan Disahkan di Rapat Paripurna 22 September

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:41 WIB

Dirut BRI: Kekuatan Holding UMi Ditopang oleh Integrasi Keunggulan Entitas

Dirut BRI: Kekuatan Holding UMi Ditopang oleh Integrasi Keunggulan Entitas

Bri | Rabu, 16 September 2026 | 22:39 WIB

MK Minta Kewenangan Bakamla Disusun Ulang, DPR dan Pemerintah Diberi Waktu 2 Tahun

MK Minta Kewenangan Bakamla Disusun Ulang, DPR dan Pemerintah Diberi Waktu 2 Tahun

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:31 WIB

×