'Surat untuk Amerika' dari Osama Bin Laden Buat Warga AS Simpati ke Palestina, Ini Isinya

Farah Nabilla, Fita Nofiana

Jum'at, 17 November 2023 | 09:33 WIB
'Surat untuk Amerika' dari Osama Bin Laden Buat Warga AS Simpati ke Palestina, Ini Isinya
Surat untuk Amerika dari Osama Bin Laden viral (X/kolase)

Suara.com - Media sosial khususnya TikTok di kalangan anak muda Amerika Serikat (AS) tengah dihebohkan dengan dokumen 'Letter to America' atau 'Surat untuk Amerika' dari Osama Bin Laden.

Surat tersebut ditulis Osama bin Laden setahun setelah serangan 11 September 2001 di WTC. Surat itu mengkritik Amerika Serikat yang mendukung Israel dan Yahudi sebagai penguasa ekonomi.

Surat itu sempat diunggah oleh kanal The Guardian, namun dihapus karena dianggap terlalu antisemit.

Melansir dari Time, surat tersebut memberikan alasan pembenaran atas pembunuhan warga sipil di WTC yang disebut didalangi oleh Osama Bin Laden.

Osama menyebut bahwa Amerika mensponsori kekerasan terhadap umat Islam di wilayah Palestina, Somalia, Chechnya, Kashmir dan Lebanon, dan sanksi ekonomi di Irak yang membuat orang kelaparan.

Surat itu juga menuduh AS munafik karena membiarkan Israel menduduki wilayah Palestina selama beberapa dekade tanpa menghiraukan hukum PBB dan melanggar hukum mereka sendiri dengan memenjarakan orang-orang di Teluk Guantanamo tanpa tuduhan atau pengadilan.

Surat untuk Amerika dari Osama Bin Laden viral (X)
Surat untuk Amerika dari Osama Bin Laden viral (X)


Bin Laden dalam surat itu juga mengatakan bahwa orang-orang Yahudi di Israel berencana untuk menghancurkan masjid al-Aqsa yang terletak di Temple Mount di Yerusalem. Dia menyebutkan bahwa segala sejarah Yahudi dengan Israel adalah buatan semata.

Surat tersebut kembali viral di antara anak muda Amerika di tengah perdebatan tentang pembelaan untuk Palestina atau Israel.

Tak sedikit warga Amerika di TikTok bersimpati pada argumen bin Laden terutama dalam kaitannya dengan Israel dan dampaknya terhadap warga Palestina.

Tagar #LettertoAmerica sendiri menggema di TikTok, namun pihak TikTok mulai melancarkan aksi untuk menghapus video-video yang berkaitan dengan HAstag tersebut karena dianggap berkaitan dengan terorisme. 

Melansir dari Washington Post, Juru bicara TikTok Alex Haurek mengatakan bahwa perusahaannya secara proaktif dan agresif menghapus video yang mempromosikan surat tersebut karena melanggar aturan perusahaan tentang mendukung segala bentuk terorisme. Dia mengatakan pihaknya sedang menyelidiki bagaimana video tersebut bisa masuk ke platformnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Militer Israel Tembak Anak Kecil dan Sandera 5.000 Orang di RS Al Shifa Gaza

Militer Israel Tembak Anak Kecil dan Sandera 5.000 Orang di RS Al Shifa Gaza

News | Jum'at, 17 November 2023 | 04:05 WIB

Jual Nama Palestina, Dua WNA Minta Sumbangan Maksa Sampai Masuk Rumah Ditangkap Warga Cengkareng

Jual Nama Palestina, Dua WNA Minta Sumbangan Maksa Sampai Masuk Rumah Ditangkap Warga Cengkareng

News | Kamis, 16 November 2023 | 20:09 WIB

Kehausan Gara-gara Israel, Bocah di Gaza saat Hujan: Airnya Enak, Boleh Diminum kan?

Kehausan Gara-gara Israel, Bocah di Gaza saat Hujan: Airnya Enak, Boleh Diminum kan?

News | Kamis, 16 November 2023 | 19:10 WIB

Terkini

Polda Metro Larang Bundaran HI Jadi Lokasi Demo Mahasiswa, Minta Dialihkan ke Patung Kuda dan DPR

Polda Metro Larang Bundaran HI Jadi Lokasi Demo Mahasiswa, Minta Dialihkan ke Patung Kuda dan DPR

News | Jum'at, 12 Juni 2026 | 13:31 WIB

Program MBG Boros Rp1 T per Bulan, Pengamat: Mereka Memperhitungkan Ini untuk Investasi Pemilu 2029

Program MBG Boros Rp1 T per Bulan, Pengamat: Mereka Memperhitungkan Ini untuk Investasi Pemilu 2029

News | Jum'at, 12 Juni 2026 | 13:21 WIB

Massa Mahasiswa Diadang Rantis ke Bundaran HI, Sempat Terjadi Aksi Dorong

Massa Mahasiswa Diadang Rantis ke Bundaran HI, Sempat Terjadi Aksi Dorong

News | Jum'at, 12 Juni 2026 | 13:20 WIB

Bantah Kenal Pejabat Bea Cukai, Heri Black Akui Pernah Urus Kontainer Blueray

Bantah Kenal Pejabat Bea Cukai, Heri Black Akui Pernah Urus Kontainer Blueray

News | Jum'at, 12 Juni 2026 | 13:13 WIB

Mahasiswa Belum Muncul, Begini Kondisi Terkini Bundaran HI Jelang Aksi 12 Juni

Mahasiswa Belum Muncul, Begini Kondisi Terkini Bundaran HI Jelang Aksi 12 Juni

News | Jum'at, 12 Juni 2026 | 12:59 WIB

WALHI 'Semprot' Pemprov DKI: Bukannya Perluas Akses Transportasi Umum, Malah Naikkan Tarif

WALHI 'Semprot' Pemprov DKI: Bukannya Perluas Akses Transportasi Umum, Malah Naikkan Tarif

News | Jum'at, 12 Juni 2026 | 12:49 WIB

Heri Gunawan dan Istri Kompak Mangkir dari Pemeriksaan Kasus CSR BI-OJK, KPK Bakal Panggil Paksa?

Heri Gunawan dan Istri Kompak Mangkir dari Pemeriksaan Kasus CSR BI-OJK, KPK Bakal Panggil Paksa?

News | Jum'at, 12 Juni 2026 | 12:48 WIB

Potensi Chaos di Depan Mata? Sosiolog UGM Soroti Krisis Kepercayaan pada Negara

Potensi Chaos di Depan Mata? Sosiolog UGM Soroti Krisis Kepercayaan pada Negara

News | Jum'at, 12 Juni 2026 | 12:39 WIB

Bisakah Rumput Laut Menggantikan Plastik? Riset Indonesia Cari Jalan Keluar dari Krisis Sampah

Bisakah Rumput Laut Menggantikan Plastik? Riset Indonesia Cari Jalan Keluar dari Krisis Sampah

News | Jum'at, 12 Juni 2026 | 12:32 WIB

Buntut Vonis Penyiraman Air Keras Andrie Yunus, DPR Respons Desakan Revisi UU Peradilan Militer

Buntut Vonis Penyiraman Air Keras Andrie Yunus, DPR Respons Desakan Revisi UU Peradilan Militer

News | Jum'at, 12 Juni 2026 | 12:31 WIB