Kasus Covid-19 Meningkat, Pedagang Beberkan Ketersediaan Stok Masker dan Obat di Pasar Pramuka

Dwi Bowo Raharjo Suara.Com
Selasa, 19 Desember 2023 | 16:14 WIB
Kasus Covid-19 Meningkat, Pedagang Beberkan Ketersediaan Stok Masker dan Obat di Pasar Pramuka
Salah satu pedagang obat dan masker di Pasar Pramuka, Jakarta Timur. (Suara.com/Fakhri)

Suara.com - Pedagang obat Pasar Pramuka, Jakarta Timur, Ayung menyebut ketersediaan obat-obatan untuk Covid-19 masih aman. Meskipun, angka penularan virus corona belakangan mulai mengalami lonjakan hingga 200 kasus per pekan.

Ayung menyebut biasanya komoditas medis yang mengalami lonjakan seiring meningkatnya kasus Covid-19 adalah vitamin. Namun, ia menyebut penjualan saat ini masih normal.

"Stok masih aman. Banyak lah lengkap kalau buat Covid-19. Tapi emang sekarang belum ada peningkatan," ujar Ayung saat ditemui di kiosnya, Selasa (19/12/2023).

Menurutnya, belum terjadinya lonjakan penjualan ini karena pemerintah tak mengeluarkan aturan pembatasan sosial. Saat ini juga Indonesia telah mengakhiri masa pandemi menjadi endemi.

"Iya kalau dulu kan pesat. Diwajibin pakai masker, obat-obatan juga laku. Jauh lah lakunya sampai 100 persen," ucapnya.

Ia menyebut permintaan obat-obatan dari distributor seperti apotek atau perorangan juga belum mengalami kenaikan. Begitu juga dari produsen yang tak melakukan antisipasi dengan meningkatkan produksi.

"Semua masih normal. Nggak ada tambahan apa-apa. Kalau sudah ada mungkin baru nanti kita tambah," jelasnya.

Sementara, pedagang masker bernama Zidan menyebut saat penularan Covid-19 sedang tinggi saat masa pandemi lalu permintaan masker meningkat tajam. Apalagi, memang pemerintah sempat mewajibkan penggunaan masker.

"Dulu kan wajib jadi banyak yang mau beli. Sekarang di angkot, busway, kereta juga sudah nggak wajib lagi," ucapnya.

Baca Juga: Kasus COVID-19 di Indonesia Naik Signifikan, Sehari Bertambah 200 Pasien Baru

Kekinian pihaknya belum melakukan persiapan seperti memperbanyak stok masker untuk mengantisipasi lonjakan permintaan. Biasanya, akan ada imbauan dari pihak pasar jika memang harus melakukannya.

"Kalau pasar kan ngerti biasanya diminta siapin, nanti bakal banyak (yang beli). Tapi sekarang sih belum ya," pungkasnya.

Kasus Covid Naik

Sebelumnya, Kepala Seksi Surveilans, Epidemiologi, dan Imunisasi Dinas Kesehatan (Dinkes) DKI Jakarta, Ngabila Salama menyebut angka penularan Covid-19 di Jakarta kembali mengalami kenaikan belakangan ini. Bahkan, dalam sepekan terakhir ditemukan 271 kasus baru Covid-19.

"Ada 271 kasus positif dalam seminggu di DKI Jakarta tanggal 4-10 Desember 2023," ujar Ngabila kepada wartawan, Senin (11/12/2023).

Tak hanya itu, Ngabila juga menyebut terjadi dua kasus kematian yang dialami pasien Covid-19 di bulan Desember ini. Kematian pertama dialami oleh wanita 81 tahun komorbid atau penyakit penyerta hipertensi dengan status belum vaksin dosis keempat.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Cocok Kamu Jadi Orang Kaya? Tebak Logo Merek Branded Ini
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: iPhone Seri Berapa yang Layak Dibeli Sesuai Gajimu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Andai Kamu Gabung Kabinet, Cocoknya Jadi Menteri Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Masuk ke Dunia Disney Tanpa Google, Bisakah Selamat?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Hidupmu Diangkat ke Layar Lebar, Genre Film Apa yang Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kira-Kira Cara Kerjamu Mirip dengan Presiden RI ke Berapa?
Ikuti Kuisnya ➔
Checklist Mobil Bekas: 30 Pertanyaan Pemandu pas Cek Unit Mandiri, Penentu Layak Beli atau Tidak
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Mental Health Check-in, Kamu Lagi di Fase Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pilih Jenis Motor Favorit untuk Tahu Gaya Pertemanan Kamu di Jalanan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Gibran Rakabuming Raka?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 15 Soal Matematika Kelas 9 SMP dan Kunci Jawaban Aljabar-Geometri
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI