Sequis Ingatkan untuk Mitigasi Risiko Penyakit Pernapasan dengan Asuransi Kesehatan

Fabiola Febrinastri

Kamis, 21 Desember 2023 | 08:20 WIB
Sequis Ingatkan untuk Mitigasi Risiko Penyakit Pernapasan dengan Asuransi Kesehatan
Sequis mengingatkan untuk mitigasi risiko penyakit pernapasan dengan asuransi kesehatan. (Dok: Sequis)

Suara.com - Sejak awal November 2023, Jakarta sekitarnya mulai diguyur hujan, setelah lebih dari 6 bulan mengalami musim kemarau panjang akibat fenomena El Nino. Namun demikian, walau sedang transisi dari musim kemarau ke musim penghujan, BMKG memprediksi El Nino moderat baru akan berakhir pada Februari 2024.

Ini artinya, masih ada kecenderungan cuaca panas dan kering sehingga kita masih harus tetap waspada akan bahaya yang disebabkan oleh polusi udara.

Hal ini karena polusi udara lebih terasa pada musim kemarau. Polusi udara dapat  memicu penyakit pernapasan, yakni  terganggunya kerja saluran napas atas, seperti sinus dan hidung. Kemudian saluran napas bawah, seperti bronkus dan paru-paru.

Namun saat pancaroba, bukan berarti bebas sakit karena pada saat peralihan musim, kekebalan tubuh justru rentan terganggu terutama mengancam saluran pernapasan dan saluran pencernaan sebab perubahan temperatur suhu udara yang mendadak dapat memicu virus dan bakteri berkembang biak lebih cepat.

Deputy Head of Health Claim Sequis, dr. Citra Roosmiati mendorong keluarga Indonesia memberi perhatian pada isu gangguan saluran pernapasan yang bisa saja terjadi pada anggota keluarga karena dapat memengaruhi kualitas hidup, aktivitas fisik dan sosial menjadi terbatas.

"Hal yang dapat kita lakukan adalah melakukan pencegahan dan segera berikan pengobatan medis  jika sudah terserang penyakit," katanya.

Deputy Head of Health Claim Sequis, dr. Citra Roosmiati. (Dok: Rupa-rupa)
Deputy Head of Health Claim Sequis, dr. Citra Roosmiati. (Dok: Rupa-rupa)

Tindakan pencegahan, diantaranya dengan memperbaiki gaya hidup ke arah lebih sehat agar imunitas tubuh lebih terjaga. Caranya dengan menjaga makanan seimbang, konsumsi air putih, konsumsi vitamin, mengurangi atau menghindari paparan asap rokok atau vape dan menggunakan masker untuk aktivitas di luar ruangan.

Tindakan lebih luas dengan tidak membakar sampah di pemukiman padat penduduk atau lokasi lainnya karena cuaca sangat panas dan kering yang ekstrim  berpotensi membuat kebakaran menjadi lebih luas serta menimbulkan asap yang dapat mengganggu sistem pernafasan, dan rawat kendaraan secara berkala agar mesin tetap baik guna membantu mengurangi emisi karbon.

Gangguan pernapasan jika terus terjadi dalam jangka panjang dapat menyebabkan penyakit pernapasan kronis, seperti asma, bronkitis kronis, dan penyakit paru obstruktif kronis (PPOK).

baca juga

“Gejala yang ditunjukkan akibat infeksi saluran pernapasan bisa diamati  secara kasat mata, seperti batuk kering atau berdahak yang cukup mengganggu, hidung tersumbat hingga penuh lendir dan bengkak sehingga sulit bernapas lewat hidung karena infeksi menyerang sinus, sulit menelan karena ada sensasi terbakar atau rasa sakit di tenggorokan, suara menjadi serak bahkan hilang, mengalami sakit kepala dan demam, terasa nyeri pada otot dan sendi, mengalami demam dan lemas karena tubuh berjuang melawan infeksi. Pada beberapa orang mengalami kesulitan bernafas, dan memiliki keluhan bagian pencernaan, seperti nafsu makan menurun, rasa mual, muntah dan diare," sebut dr. Citra.

Jika Anda atau anggota keluarga mengalami gejala di atas maka untuk mencegah kondisi agar tidak semakin memburuk, dr Citra menyarankan untuk melakukan konsultasi kepada ahli agar kondisi kesehatan dapat dievaluasi, mendapatkan penanganan dan perawatan segera yang sesuai.

Risiko terkena penyakit saluran pernapasan yang semakin tinggi selalu dibayangi biaya kesehatan yang sangat mahal. Kondisi ini sama halnya dengan kekhawatiran pada biaya pengobatan penyakit kritis. Ini berarti perlu kesadaran untuk melindungi diri dan keluarga dengan asuransi kesehatan demi meringankan beban pengeluaran keluarga.

Manfaat asuransi kesehatan sudah terbukti saat pandemi Covid-19. Demikian juga saat ini, ditengah kualitas udara yang buruk dan memasuki musim pancaroba, sangat penting memitigasi finansial dari risiko penyakit pernapasan dengan asuransi kesehatan.

Pernyataan ini diperkuat dari paparan pembayaran Klaim dan Manfaat kesehatan yang dilakukan Sequis terkait penyakit saluran pernafasan hingga Oktober 2023 (year to date) sebesar Rp24,837 miliar untuk lebih dari 2000  kasus.

“Mengingat tingginya biaya perawatan kesehatan dan tidaklah mudah mendapatkan asuransi kesehatan jika sudah ada penyakit bawaan sementara tubuh kita sangat mudah terkena penyakit saluran pernafasan maka kami mendorong masyarakat agar memitigasi kesehatan dan finansial keluarganya dengan asuransi kesehatan,” sebut Head of Health Strategic Business Unit Sequis Mitchell Nathaniel.

Lebih lanjut sebut Mitchell, asuransi kesehatan akan sangat membantu pasien bisa segera mendapatkan perawatan medis berkualitas tanpa terkendala akses. Selain itu, finansial keluarga akan tetap terjaga karena biaya perawatan rumah sakit akan ditanggung oleh perusahaan asuransi sesuai perjanjian polis.

Demi memenuhi kebutuhan masyarakat akan asuransi kesehatan, Sequis tengah menggenjot produk asuransi kesehatan Sequis Q Infinite MedCare Rider X Booster (IMCX) dengan mengadakan program Sequis Xtra Perlindungan Anak sebagai bentuk preventif dari penyakit pernapasan.

“Sequis Xtra Perlindungan Anak  adalah pemberian vaksinasi flu, suntik vitamin B  atau vitamin C atau rontgen dada yang dapat dipilih nasabah untuk melindungi anaknya yang menjadi Tertanggung  (usia < 18 tahun). Program preventif ini berlaku untuk Polis dengan asuransi kesehatan tambahan yang terbit pada 15 November - 15 Januari 2024,” sebut Mitchell. 

Program Sequis Xtra Perlindungan Anak diharapkan dapat menjadi stimulus bagi keluarga Indonesia untuk melakukan mitigasi kesehatan dan finansial dari risiko penyakit pernapasan.Terutama pada anak karena sangat rentan terkena penyakit saluran pernapasan.

Anda dapat melakukan tindakan preventif melalui Sequis Xtra Perlindungan Anak dan dapat segera memberikan pengobatan jika terserang penyakit ini karena sudah memiliki asuransi kesehatan IMCX, sehingga anak dapat segera pulih dan kembali beraktivitas bersama anggota keluarga lainnya.

Produk asuransi kesehatan IMCX saat ini menjadi andalan nasabah Sequis. Terbukti dari nilai klaim dan manfaat kesehatan yang telah dibayarkan Sequis melalui produk ini sebesar Rp67,447 miliar hingga Oktober 2023 (year to date) untuk  lebih dari 6000  kasus.

Produk asuransi kesehatan IMCX menyediakan manfaat rawat inap, rawat jalan, manfaat khusus, dan manfaat tambahan yang melindungi Tertanggung dari risiko penyakit dan kematian. Terdapat perlindungan terhadap penyakit kritis dengan nilai proteksi hingga Rp90 miliar. Nilai ini akan secara otomatis diperbarui dengan jumlah yang sama setiap tahun.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tingkatkan Keterjangkauan Pangan di Tengah El Nino, ID FOOD Salurkan Bantuan Sembako ke Wilayah Indonesia Timur

Tingkatkan Keterjangkauan Pangan di Tengah El Nino, ID FOOD Salurkan Bantuan Sembako ke Wilayah Indonesia Timur

Bisnis | Selasa, 14 November 2023 | 06:31 WIB

Siapa Penerima BLT El Nino Rp 400 Ribu? Ini Syarat  dan Ketentuannnya

Siapa Penerima BLT El Nino Rp 400 Ribu? Ini Syarat dan Ketentuannnya

News | Kamis, 09 November 2023 | 19:19 WIB

El Nino Hadirkan Cuaca Tidak Menentu, Ini Daftar Check List Persiapan Jalan untuk Mobil Kesayangan

El Nino Hadirkan Cuaca Tidak Menentu, Ini Daftar Check List Persiapan Jalan untuk Mobil Kesayangan

Otomotif | Selasa, 07 November 2023 | 11:14 WIB

Kemarau Panjang Melanda Indonesia, Garda Oto Bagikan Tips Jaga Tiga Komponen Penting Mobil

Kemarau Panjang Melanda Indonesia, Garda Oto Bagikan Tips Jaga Tiga Komponen Penting Mobil

Otomotif | Sabtu, 04 November 2023 | 10:05 WIB

Ancaman El Nino, Tantangan Amankan Pasokan Pangan

Ancaman El Nino, Tantangan Amankan Pasokan Pangan

Bisnis | Rabu, 01 November 2023 | 11:11 WIB

Bantuan BLT El Nino untuk Siapa? Ini Cara Cek Bansos Rp 400 Ribu Siap Masuk Kantong

Bantuan BLT El Nino untuk Siapa? Ini Cara Cek Bansos Rp 400 Ribu Siap Masuk Kantong

Lifestyle | Senin, 30 Oktober 2023 | 17:35 WIB

Terkini

413 Siswa, Guru, dan Karyawan SMK Negeri di Yogyakarta Keluhkan Mual-Diare Usai Santap MBG

413 Siswa, Guru, dan Karyawan SMK Negeri di Yogyakarta Keluhkan Mual-Diare Usai Santap MBG

News | Jum'at, 18 September 2026 | 20:25 WIB

BRI Tawarkan KPR Sejahtera dengan DP 1% dan Bunga Tetap Hingga 20 Tahun

BRI Tawarkan KPR Sejahtera dengan DP 1% dan Bunga Tetap Hingga 20 Tahun

Riau | Jum'at, 18 September 2026 | 20:22 WIB

Pelaku Pelecehan di Palmerah Sudah Beraksi Berulang Kali! Korban Banyak Anak di Bawah Umur

Pelaku Pelecehan di Palmerah Sudah Beraksi Berulang Kali! Korban Banyak Anak di Bawah Umur

News | Jum'at, 18 September 2026 | 20:21 WIB

BRI Salurkan KPP Rp12 Triliun Kepada 83.210 Debitur Hingga September 2026

BRI Salurkan KPP Rp12 Triliun Kepada 83.210 Debitur Hingga September 2026

Kaltim | Jum'at, 18 September 2026 | 20:19 WIB

BRI Salurkan KPP Rp427,5 Miliar untuk Perkuat Akses Pembiayaan Perumahan

BRI Salurkan KPP Rp427,5 Miliar untuk Perkuat Akses Pembiayaan Perumahan

Sumsel | Jum'at, 18 September 2026 | 20:15 WIB

5 Zodiak yang Dikenal Paling Pedas saat Memberikan Kritik dan Saran, Tajam Tanpa Basa-basi

5 Zodiak yang Dikenal Paling Pedas saat Memberikan Kritik dan Saran, Tajam Tanpa Basa-basi

Lifestyle | Jum'at, 18 September 2026 | 20:10 WIB

Menkeu Suahasil Puji Kinerja Bea Cukai Usai Sita 1,1 Miliar Batang Rokok Ilegal

Menkeu Suahasil Puji Kinerja Bea Cukai Usai Sita 1,1 Miliar Batang Rokok Ilegal

Video | Jum'at, 18 September 2026 | 20:10 WIB

Warga Jateng Wajib Tahu! Pemprov Bebaskan Denda Pajak dan Pajak Progresif, Ini Jadwalnya

Warga Jateng Wajib Tahu! Pemprov Bebaskan Denda Pajak dan Pajak Progresif, Ini Jadwalnya

Jawa Tengah | Jum'at, 18 September 2026 | 20:06 WIB

Telur Rebus Tahan Berapa Lama di Kulkas? Begini Cara Menyimpannya agar Awet

Telur Rebus Tahan Berapa Lama di Kulkas? Begini Cara Menyimpannya agar Awet

Lifestyle | Jum'at, 18 September 2026 | 20:05 WIB

Terdampak Debu Proyek! Warga Cilincing Desak KCN Beri Kompensasi Bukan Sekadar Vacuum Cleaner

Terdampak Debu Proyek! Warga Cilincing Desak KCN Beri Kompensasi Bukan Sekadar Vacuum Cleaner

News | Jum'at, 18 September 2026 | 20:04 WIB

×