PB SEMMI Sesalkan Aksi Mahasiswa Aceh Usir Paksa Rohingnya: Kedepankan Emosi, Bukan Keilmuan

Bangun Santoso, Faqih Fathurrahman

Jum'at, 29 Desember 2023 | 14:06 WIB
PB SEMMI Sesalkan Aksi Mahasiswa Aceh Usir Paksa Rohingnya: Kedepankan Emosi, Bukan Keilmuan
Viral massa mahasiswa di Aceh usir pengungsi Rohingya. (Foto: bidik layar video X)

Suara.com - Pengurus Besar Serikat Mahasiswa Muslimin Indonesia (PB SEMMI) angkat bicara terkait aksi massa mahasiswa Aceh yang mengusir pengungsi Rohingya. Aksi Ulah sekelompok mahasiswa membuat pengungsi yang mayoritas perempuan dan anak-anak menjerit histeris ketakutan.

Ketua Bidang Hukum dan Hak Asasi Manusia, PB SEMMI Gurun Arisastra pun menyayangkan aksi tersebut. Seharusnya, sebagai mahasiwa dapat mengedepankan nilai-nilai kemanusiaan.

"Saya sayangkan pengusiran terhadap pengungsi Rohingya dilakukan oleh teman-teman mahasiswa tidak dengan mengedepankan prinsip kemanusiaan justru melawan nilai-nilai kemanusiaan,” kata Gurun saat dihubungi Suara.com, Jumat (29/12/2023).

Gurun menilai, mahasiswa Aceh dapat mengusir para pengungsi Rohingya lantaran hanya mengedepankan emosi, bukan dilakukan dengan prinsip keilmuan dan mengedepankan kemanusiaan.

"Kalangan intelektual selesaikan masalah dengan intelektual yang mengedepankan kemanusiaan, jika ingin menolak pengungsi Rohingya kan bisa bersurat kepada pemerintah pusat lalu konferensi pers,” jelasnya.

Gurun mengatakan sebagai negara yang memiliki landasan filosofis Pancasila, maka seluruh element masyarakat melaksanakan kehidupan berbangsa dan bernegara dengan menjunjung tinggi kemanusiaan yang adil dan beradab terhadap bangsa sendiri maupun bangsa lain.

"Sekalipun berbeda bangsa dan bahasa, pengungsi Rohingya adalah manusia, semestinya kita junjung tinggi kemanusiaan yang adil dan beradab. Bukan hanya terhadap bangsa sendiri namun juga kepada bangsa lain,” ungkap Gurun.

Gurun berpendapat jika tindakan negara menampung atau melindungi pengungsi Rohingya telah sejalan dengan prinsip-prinsip kemanusiaan yang terkandung dalam Pancasila dan UUD 1945.

"Itu sesuai dengan prinsip ideologi bangsa atau norma dasar negara yakni Pancasila dan UUD 1945 maka boleh-boleh saja, sah-sah saja. Saya melihat tidak ada yang salah negara kita menampung mereka, artinya sudah sesuai dengan prinsip atau norma dasar negara,” imbuhnya.

baca juga

Sebelumnya, Sebuah video beredar di media sosial, memperlihatkan sekelompok pengungsi Rohingya yang mayoritas perempuan dan anak-anak menangis ketakutan. Peristiwa itu terjadi disebut setelah massa mahasiswa membubarkan paksa mereka.

Dalam video yang beredar di media sosial X itu, sekelompok mahasiswa dengan mengenakan khas baju almamater berteriak-teriak di sebuah tempat untuk membubarkan pengungsi Rohingya.

Dalam sebuah unggahan salah satu akun di X menyebutkan, massa mahasiswa di Banda Aceh itu memaksa agar pengungsi Rohingya bubar.

Aksi mereka sampai membuat perempuan dan anak-anak yang duduk menyampar di lantai menangis ketakutan.

Terlihat seorang perempuan Rohingya sembari menggendong bayi tampak hanya bisa menangis. Anak-anak juga terdengar menangis di tengah teriakan massa mahasiswa yang datang.

Di sisi lain, ada beberapa orang pria mengenakan seragam polisi tampak mencoba menenangkan massa mahasiswa.

Sementara dari informasi yang diperoleh Suara.com, aksi pengusiran oleh mahasiswa terhadap pengungsi Rohingya itu terjadi di tempat penampungan sementara di gedung Meuseuraya Aceh (BMA).

Aksi itu bermula saat sejumlah kelompok massa mahasiswa dari beberapa universitas di Aceh menggelar aksi demonstrasi di depan gedung BMA pada Rabu (27/12/2023). Dalam orasinya mahasiswa meminta para pengungsi Rohingya keluar.

Hanya saja, saat koordinator aksi mahasiswa tengah bernegosiasi dengan petugas yang berjaga, massa yang berada di belakang tiba-tiba berlari dan merangsek masuk ke bagian basement gedung pengungsi Rohingya berada.

Bahkan, mahasiswa tampak menarik paksa dan melakukan tindakan kekerasan seperti melempar dengan botol air mineral ke arah wanita dan anak-anak hingga menendang barang-barang di sekitar.

Pengungsi Rohingya yang mayoritas perempuan dan anak-anak hanya bisa menangis ketakutan. Sebagian dari mereka terlihat meminta ampun.

Sementara petugas gabungan dari kepolisian dan Satpol PP tak mampu membendung massa yang jumlahnya disebut mencapai ratusan orang.

Setelah kurang lebih 30 menit berada di dalam basement, massa mahasiswa akhirnya berhasil 'mengusir' pengungsi Rohingya keluar.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Turunkan Tim ke Banda Aceh, Komnas HAM Sesalkan Aksi Mahasiswa Usir Pengungsi Rohingya

Turunkan Tim ke Banda Aceh, Komnas HAM Sesalkan Aksi Mahasiswa Usir Pengungsi Rohingya

News | Jum'at, 29 Desember 2023 | 11:07 WIB

Indonesia Waspada Jadi Tujuan Perdagangan Manusia Berkedok Etnis Rohingya

Indonesia Waspada Jadi Tujuan Perdagangan Manusia Berkedok Etnis Rohingya

Bisnis | Jum'at, 29 Desember 2023 | 10:53 WIB

Profil Teuku Wariza: Disorot  Al-Jazeera, Diduga Korlap Pengusiran Pengungsi Rohingnya

Profil Teuku Wariza: Disorot Al-Jazeera, Diduga Korlap Pengusiran Pengungsi Rohingnya

Lifestyle | Jum'at, 29 Desember 2023 | 07:47 WIB

UNHCR: Indonesia Bukan Negara Penerima Terbanyak Pengungsi Rohingya

UNHCR: Indonesia Bukan Negara Penerima Terbanyak Pengungsi Rohingya

News | Kamis, 28 Desember 2023 | 20:16 WIB

Ketua BEM UI Nonaktif Minta Pemerintah Hadir untuk Mencegah Konflik Horizontal Terkait Pengungsi Rohingya

Ketua BEM UI Nonaktif Minta Pemerintah Hadir untuk Mencegah Konflik Horizontal Terkait Pengungsi Rohingya

News | Kamis, 28 Desember 2023 | 19:07 WIB

Pindahkan Pengungsi Rohingya yang Terusir, Mahfud MD Ungkit Bantuan Tsunami Aceh: Masak Sekarang Gak Mau Nolong?

Pindahkan Pengungsi Rohingya yang Terusir, Mahfud MD Ungkit Bantuan Tsunami Aceh: Masak Sekarang Gak Mau Nolong?

Kotak Suara | Kamis, 28 Desember 2023 | 18:56 WIB

Yakin Mahasiswa Pengusir Pengungsi Rohingya Terorganisir, Akademisi Duga Ada Unsur Politik

Yakin Mahasiswa Pengusir Pengungsi Rohingya Terorganisir, Akademisi Duga Ada Unsur Politik

News | Kamis, 28 Desember 2023 | 18:39 WIB

Alasan Pengusiran Pengungsi Rohingya dari BMA Aceh, Mahasiswa Ungkap Hal Ini

Alasan Pengusiran Pengungsi Rohingya dari BMA Aceh, Mahasiswa Ungkap Hal Ini

News | Kamis, 28 Desember 2023 | 18:05 WIB

Terkini

Dugaan Pencatutan Nama Presiden Bayangi Muktamar NU, Klaim Transaksi Suara Capai Rp400 Miliar

Dugaan Pencatutan Nama Presiden Bayangi Muktamar NU, Klaim Transaksi Suara Capai Rp400 Miliar

Jatim | Senin, 28 September 2026 | 09:07 WIB

Peluang Emas Buat UMKM: Jangan Batasi Pasar 'Modest Fashion' Cuma di Segmen Muslim!

Peluang Emas Buat UMKM: Jangan Batasi Pasar 'Modest Fashion' Cuma di Segmen Muslim!

Your Say | Senin, 28 September 2026 | 09:05 WIB

Grace Natalie Buka Suara soal Rumor Jokowi Jadi Ketua Dewan Pembina PSI

Grace Natalie Buka Suara soal Rumor Jokowi Jadi Ketua Dewan Pembina PSI

News | Senin, 28 September 2026 | 09:02 WIB

BI Pertahankan BI-Rate 5,75 Persen di Tengah Tekanan Global

BI Pertahankan BI-Rate 5,75 Persen di Tengah Tekanan Global

Bisnis | Senin, 28 September 2026 | 09:00 WIB

WNI Terjebak di Hotel saat Banjir Besar di Bangkok

WNI Terjebak di Hotel saat Banjir Besar di Bangkok

News | Senin, 28 September 2026 | 08:51 WIB

OKX Ungkap Cadangan Kripto US$27,4 Miliar, Klaim Lindungi 690 Ribu Pengguna

OKX Ungkap Cadangan Kripto US$27,4 Miliar, Klaim Lindungi 690 Ribu Pengguna

Bisnis | Senin, 28 September 2026 | 08:51 WIB

5 Tips Memilih Sandal Outdoor yang Bagus dan Awet untuk Temani Petualangan

5 Tips Memilih Sandal Outdoor yang Bagus dan Awet untuk Temani Petualangan

Lifestyle | Senin, 28 September 2026 | 08:49 WIB

7 Penyebab Cushion Menggumpal di Cuping Hidung dan Garis Senyum serta Solusinya

7 Penyebab Cushion Menggumpal di Cuping Hidung dan Garis Senyum serta Solusinya

Lifestyle | Senin, 28 September 2026 | 08:46 WIB

Banjir Bangkok Meluas, 50 Distrik Ditetapkan Sebagai Zona Bencana Nasional

Banjir Bangkok Meluas, 50 Distrik Ditetapkan Sebagai Zona Bencana Nasional

News | Senin, 28 September 2026 | 08:33 WIB

Harga Logam Mulia Diprediksi Fluktuatif, Simak Rentang Proyeksi Harga Emas

Harga Logam Mulia Diprediksi Fluktuatif, Simak Rentang Proyeksi Harga Emas

Bisnis | Senin, 28 September 2026 | 08:29 WIB

×