Lutfi Sebut Prabowo Pemimpin Tangguh karena Mau Mendengar Oposisi

Denada S Putri | Suara.com

Senin, 15 Januari 2024 | 20:31 WIB
Lutfi Sebut Prabowo Pemimpin Tangguh karena Mau Mendengar Oposisi
Muhammad Lutfi. [Ist]

Suara.com - Muhammad Lutfi kembali membuat konten soal Prabowo Subianto. Kali ini ia membahas soal calon presiden (Capres) nomor urut 2 tersebut yang setuju dengan gagasan dari pihak oposisi.

Yah, hal itu terjadi ketika Prabowo melakukan debat bersama capres lainnya. Mantan Menteri Perdagangan (Mendag) itu seolah mengajak pengikutnya untuk berduksi terkait Prabowo yang sering melontarkan kalimat setuju kepada oposisinya.

"Kalau calon pemimpin bilang “Saya sependapat” atau “Saya kok banyak setuju dengan anda” kepada opisisi. Apakah artinya dia kurang gagasan?."

"Menurut kamu mana leader yang lebih hebat? Dia yang lebih banyak mendengar daripada berbicara atau dia yang lebih banyak berbicara daripada mendengar?," tanya Lutfi di awal video, disadur Senin (15/01/2024).

Menurut Lutfi, banyak masyarakat yang menganggap pemimpin yang tangguh adalah orang yang keras memegang ide dan gagasannya. Namun baginya, pemimpin yang tangguh tidak seperti itu.

"Mungkin kamu pikir pemimpin yang tangguh itu adalah pemimpin yang keras memegang ide dan gagasannya. Tapi sebenarnya, pemimpin yang tangguh adalah pemimpin yang mau mendengarkan aspirasi dari sekitarnya," jelasnya.

Ia menegaskan, warganet sudah sering mendengarkan opini, visi maupun misi dari Prabowo. Untuk pria yang lahir pada 16 Agustus 1969 itu, sifat Prabowo bukti dari patriotisme dan jiwa kepemimpinan.

"Kita sudah sudah berulang kali dengar opini, visi, misi Pak Prabowo. Saat Pak Prabowo setuju dengan opini oposisinya, menurut saya, ini adalah bukti dan sifat patriotisme dan kepemimpinan yang benar," terangnya.

Ia melanjutkan, butuh kekuatan besar buat bisa tetap rendah hati. Baginya itu seperti yang Prabowo lakukan.

Ia mengungkapkan, bagi Prabowo, tak ada kubu tertentu melawan kubu lainnya. Semuanya, hanya melawan masalah-masalah di Indonesia.

"Butuh kekuatan yang besar untuk bisa tetap rendah hati dan mendengarkan semua ide dari semua pihak. Ingat, bagi kita dan bagi Pak Prabowo, ini bukan tentang kubu kita versus kubu mereka. Ini adalah tentang kita versus masalah-masalah di Indonesia," bebernya.

Ia menyatakan, setuju dengan ide oposisi bisa saja membuat Indonesia lebih sejahtera. Ia bahkan memberikan peringatan kepada orang yang memberikan banyak janji.

Namun, ia tak merincikan siapa orang tersebut. Ia cuma memberikan pribahasa soal hal itu.

"Bahkan, ide oposisi pun harus diterima jika itu berarti Indonesia bisa menjadi lebih sejahtera. Justru harus hati-hati dengan yang ibarat kata ‘tong kosong nyaring bunyinya’."

"Siapapun yang terpilih, saya percaya ini semua yang membantu Indonesia menjadi negara yang lebih baik kedepannya," lugasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Hasto Sebut Satu atau Dua Putaran Pilpres Tergantung Rakyat, Ketum Golkar: Makanya Harus Sering Disapa

Hasto Sebut Satu atau Dua Putaran Pilpres Tergantung Rakyat, Ketum Golkar: Makanya Harus Sering Disapa

Kotak Suara | Senin, 15 Januari 2024 | 20:12 WIB

Rajin Kampanye di Jatim, Cak Imin Khawatir Lihat Khofifah Gabung TKN Prabowo-Gibran?

Rajin Kampanye di Jatim, Cak Imin Khawatir Lihat Khofifah Gabung TKN Prabowo-Gibran?

Kotak Suara | Senin, 15 Januari 2024 | 20:10 WIB

Elektabilitas Anies Baswedan dan Ganjar Merosot, Gara-gara Kompak Serang Prabowo Subianto?

Elektabilitas Anies Baswedan dan Ganjar Merosot, Gara-gara Kompak Serang Prabowo Subianto?

Kotak Suara | Senin, 15 Januari 2024 | 19:44 WIB

Terkini

JakartaKelantan Sepakat Perkuat Kerja Sama, Penerbangan Langsung Dimulai 16 Juni

JakartaKelantan Sepakat Perkuat Kerja Sama, Penerbangan Langsung Dimulai 16 Juni

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 18:33 WIB

Jaksa Tuntut Nadiem Bayar Uang Pengganti Rp 5,6 Triliun

Jaksa Tuntut Nadiem Bayar Uang Pengganti Rp 5,6 Triliun

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 18:29 WIB

Bongkar Modus Birokrat 'Kickback' Perizinan, Prabowo Mau Efisiensi Izin 2 Tahun jadi 2 Minggu

Bongkar Modus Birokrat 'Kickback' Perizinan, Prabowo Mau Efisiensi Izin 2 Tahun jadi 2 Minggu

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 18:25 WIB

Selain Dituntut 18 Tahun, Nadiem Dibebani Denda Rp 1 Miliar dan Uang Pengganti Rp 5,6 Triliun!

Selain Dituntut 18 Tahun, Nadiem Dibebani Denda Rp 1 Miliar dan Uang Pengganti Rp 5,6 Triliun!

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 18:17 WIB

Selain 18 Tahun Bui, Nadiem Dituntut Bayar Rp4,8 T: Tak Bayar Tambah 9 Tahun

Selain 18 Tahun Bui, Nadiem Dituntut Bayar Rp4,8 T: Tak Bayar Tambah 9 Tahun

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 18:17 WIB

Komisioner Komnas HAM Desak Penyelesaian Hukum Kasus Kekerasan Seksual Mei 1998

Komisioner Komnas HAM Desak Penyelesaian Hukum Kasus Kekerasan Seksual Mei 1998

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 18:10 WIB

Prabowo Murka! Bunga Pinjaman Orang Miskin 24 Persen, Pengusaha Besar Cuma 9 Persen

Prabowo Murka! Bunga Pinjaman Orang Miskin 24 Persen, Pengusaha Besar Cuma 9 Persen

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 18:09 WIB

Geger! Bau Menyengat di Pinang Ranti Ternyata Jasad Lansia Sebatang Kara

Geger! Bau Menyengat di Pinang Ranti Ternyata Jasad Lansia Sebatang Kara

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 18:07 WIB

Jaksa Tuntut Nadiem Makarim 18 Tahun Penjara di Kasus Korupsi Chromebook!

Jaksa Tuntut Nadiem Makarim 18 Tahun Penjara di Kasus Korupsi Chromebook!

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 18:04 WIB

Menhub Absen Karena Sakit, DPR Tunda Rapat Bahas Rentetan Kecelakaan Kereta Api Bekasi Timur

Menhub Absen Karena Sakit, DPR Tunda Rapat Bahas Rentetan Kecelakaan Kereta Api Bekasi Timur

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 18:02 WIB