Ditanya Soal Peluang Jadi Menhan Jika Prabowo Subianto Presiden, AHY: Saya Enggak Berandai-andai

Galih Priatmojo | Hiskia Andika Weadcaksana | Suara.com

Sabtu, 20 Januari 2024 | 14:17 WIB
Ditanya Soal Peluang Jadi Menhan Jika Prabowo Subianto Presiden, AHY: Saya Enggak Berandai-andai
Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY). [Suarajogja.id/Hiskia Andika Weadcaksana]

Suara.com - Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menanggapi soal peluang ditunjuk sebagai Menteri Pertahanan (Menhan) RI jika seandainya Prabowo Subianto terpilih menjadi presiden. AHY menegaskan ia tidak berandai-andai hingga ke sana.

"Saya enggak berandai-andai ke sana (jadi Menhan)," kata AHY ditemui usai safari politik di GOR Stadion Kridosono Yogyakarta, Jumat (19/1/2024).

AHY menuturkan ia bersama Partai Demokrat masih ingin berfokus pada Pilpres dan Pileg 2024. Termasuk untuk memenangkan paslon nomor 2 Prabowo-Gibran yang didukungnya dalam Pilpres kali ini.

"Saya yang jelas bersama Partai Demokrat ingin fokus untuk menyukseskan pilpres, memenangkan pilpres sekaligus juga menyukseskan pemilihan anggota legislatif Partai Demokrat," ujarnya.

Ditegaskan AHY, fokusnya adalah mengembalikan Partai Demokrat ke dalam pemerintahan nasional. Hal itu diyakini bisa terwujud jika Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka menang dalam Pilpres 2024.

"Dan apapun itu yang jelas Demokrat ingin kalau Pak Prabowo menang, Koalisi Indonesia Maju menang, maka Demokrat bisa kembali ke pemerintahan nasional," terangnya.

Kemudian langkah selanjutnya termasuk pemilihan menteri-menteri dalam kabinet pemerintah itu merupakan hak prerogatif presiden.

"Saya berhenti di situ, karena selebihnya kami ingin menjalankan peran dengan baik dan kita tahu untuk penentuan itu semua adalah menjadi hak prerogatif presiden," tandasnya.

Sebelumnya AHY dalam pidato politiknya di Hotel Sheraton Yogyakarta banyak menyinggung soal pertahanan negara. Termasuk bersyukur kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang telah melanjutkan pengadaan alutsista dan modernisasi kekuatan untuk pertahanan RI.

AHY menyampaikan Demokrat sejak awal memang sudah berkomitmen untuk membangun kekuatan pertahanan RI. Dalam hal ini melanjutkan pekerjaan yang sudah digagas sejak era Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).

Partai Demokrat akan terus berkomitmen untuk mendorong transformasi dan modernisasi pertahanan, keamanan dan diplomasi Indonesia. Hal itu dinilai akan lebih mudah diwujudkan jika Prabowo Subianto terpilih menjadi presiden.

Menurutnya Prabowo yang merupakan mantan prajurit TNI dan kini bertugas sebagai Menteri Pertahanan akan lebih memahami kehidupan prajurit. Serta tidak diragukan untuk menguasai persoalan pertahanan keamanan serta persoalan geopolitik dan upaya menjaga perdamaian hingga keamanan internasional.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Nyanyian "Ojo Dibandingke" Pasha Ungu Iringi Sapaan Prabowo ke Relawan di Kalimantan Barat

Nyanyian "Ojo Dibandingke" Pasha Ungu Iringi Sapaan Prabowo ke Relawan di Kalimantan Barat

Kotak Suara | Sabtu, 20 Januari 2024 | 14:08 WIB

Survei Poltracking: Prabowo-Gibran Nyaris Kuasai Semua Wilayah di Indonesia, Kecuali Daerah Ini

Survei Poltracking: Prabowo-Gibran Nyaris Kuasai Semua Wilayah di Indonesia, Kecuali Daerah Ini

Kotak Suara | Sabtu, 20 Januari 2024 | 14:05 WIB

PWI DIY Bersama BUMN Tutup Acara UKW, 27 Wartawan Dinyatakan Kompeten

PWI DIY Bersama BUMN Tutup Acara UKW, 27 Wartawan Dinyatakan Kompeten

News | Sabtu, 20 Januari 2024 | 12:46 WIB

Terkini

Bantah Pemerintah Larang Nobar Film Pesta Babi, Menko Yusril: Silakan Tonton dan Debat!

Bantah Pemerintah Larang Nobar Film Pesta Babi, Menko Yusril: Silakan Tonton dan Debat!

News | Kamis, 14 Mei 2026 | 17:39 WIB

Italia Murka Israel Serang Pasukan Perdamaian PBB yang Tewaskan Tentara Indonesia

Italia Murka Israel Serang Pasukan Perdamaian PBB yang Tewaskan Tentara Indonesia

News | Kamis, 14 Mei 2026 | 17:37 WIB

Tolak SPPG di Dalam Kampus, UMY Usul Fokus Jadi Mitra Kajian Program MBG

Tolak SPPG di Dalam Kampus, UMY Usul Fokus Jadi Mitra Kajian Program MBG

News | Kamis, 14 Mei 2026 | 16:56 WIB

'Kode Merah' di Balik Room VIP: Bareskrim Bongkar Modus Narkoba di B-Fashion dan The Seven Jakbar

'Kode Merah' di Balik Room VIP: Bareskrim Bongkar Modus Narkoba di B-Fashion dan The Seven Jakbar

News | Kamis, 14 Mei 2026 | 16:48 WIB

SMAN 1 Pontianak Tolak Ikut Lomba Ulang, Sampaikan Salam: Sampai Jumpa di LCC Tahun Depan!

SMAN 1 Pontianak Tolak Ikut Lomba Ulang, Sampaikan Salam: Sampai Jumpa di LCC Tahun Depan!

News | Kamis, 14 Mei 2026 | 16:35 WIB

Israel Jadi Negara Paling Tidak Disukai di Dunia Menurut Survei Global 2026

Israel Jadi Negara Paling Tidak Disukai di Dunia Menurut Survei Global 2026

News | Kamis, 14 Mei 2026 | 15:52 WIB

Sadis! Hanya Demi Motor, Pemuda di Karawang Nekat Habisi Nyawa Adik Kelas di Bantaran Citarum

Sadis! Hanya Demi Motor, Pemuda di Karawang Nekat Habisi Nyawa Adik Kelas di Bantaran Citarum

News | Kamis, 14 Mei 2026 | 15:52 WIB

Mahfud MD Ungkap Isi Obrolan dengan Jokowi di Kondangan Soimah: Gak Ada Bahas Politik

Mahfud MD Ungkap Isi Obrolan dengan Jokowi di Kondangan Soimah: Gak Ada Bahas Politik

News | Kamis, 14 Mei 2026 | 15:44 WIB

Dharma Pongrekun Gugat UU Kesehatan ke MK: Soroti Ancaman Denda Rp500 Juta dan Kontrol Global

Dharma Pongrekun Gugat UU Kesehatan ke MK: Soroti Ancaman Denda Rp500 Juta dan Kontrol Global

News | Kamis, 14 Mei 2026 | 15:31 WIB

Siswa SMK Karawang Terancam Hukuman Mati Usai Rencanakan Pembunuhan Adik Kelas

Siswa SMK Karawang Terancam Hukuman Mati Usai Rencanakan Pembunuhan Adik Kelas

News | Kamis, 14 Mei 2026 | 15:23 WIB