Belum Ada Capres Tembus 40 Persen Suara, Forum Rektor PTMA Prediksi Pilpres Dua Putaran

Galih Priatmojo | Suara.com

Sabtu, 03 Februari 2024 | 13:43 WIB
Belum Ada Capres Tembus 40 Persen Suara, Forum Rektor PTMA Prediksi Pilpres Dua Putaran
Ilustrasi tiga Bacapres dan Bacawapres di Pilpres 2024. Debat Capres Perdana Bertema Penegakkan Hukum, HAM Dan Korupsi (Suara.com/Ema)

Suara.com - Pemilihan presiden (pilpres) mendatang diprediksi akan berlangsung dalam dua putaran. Berdasarkan survei yang dilakukan Forum Rektor Perguruan Tinggi Muhammadiyah Aisyiyah (PTMA), belum ada paslon capres-cawapres, baik 01, 02 maupun 03 yang bisa menembus angka 40 persen suara.

"Dari hasil survei yang dilakukan forum rektor, belum ada paslon capres-cawapres yang bisa menembus angka 40 persen [suara]. Ini menguatkan beberapa hasil survei yang lain juga. Pemilu 2024 mungkin tidak satu putaran, tetapi dua putaran,” papar Ketua Forum Rektor PTMA, Gunawan Budiyanto disela pertemuan dengan rektor-rektor PTMA se-Indonesia di Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY), Jumat (02/02/2024).

Menurut Rektor UMY tersebut, pilpres kali ini pun tidak berlangsung dengan baik karena muncul sejumlah persoalan. Sebut saja kebocoran data pemilih, perusakan baliho dan lainnya.

Kecurangan di Pemilu 2024 dikhawatirkan dapat menyebabkan perpecahan bangsa. Karena itulah 

Forum Rektor PTMA se-Indonesia mencoba ikut mengawal pelaksanaan Pemilu secara ketat.

“Bersama Bawaslu, PTMA bekerja sama mengawasi pemilu agar kecurangan tidak terjadi," tandasnya. 

Gunawan menambahkan, PTMA akan menerjunkan mahasiswa untuk terjun selama pelaksanaan Pemilu. Mulai dari pemantauan penyelenggaraan pencoblosan hingga pengawasan penghitungan suara.

"Mahasiswa diterjunkan untuk memantau hingga tingkat TPS dan melakukan perhitungan cepat, meski bukan menjadi indikator utama,” paparnya.

Forum Rektor PTMA juga akan melakukan quick count atau hitung cepat serta exit poll atau survei pada pemilih usai mencoblos dalam pemilu nanti. Hal itu dilakukan untuk mengantisipasi terjadinya kecurangan. 

"Quick count dan exit poll kita lakukan hingga penghitungan suara selesai," ujarnya.

Sementara Ketua Bawaslu RI,, Rahmat Bagja menyambut baik kerja sama dengan 174 PTM yang berinisiatif menurunkan mahasiswanya memantau pelaksanaan pemilu. Hal itu merupakan peran positif PT dalam mengawal Pemilu.

"Kita akan segera berkoordinasi tentang sistem kerja mahasiswa pemantau ini. Apakah mereka akan kita beri ID atau bagaimana, kemudian melalui program apa mereka bisa diturunkan memantau, ini segera kita bahas," imbuhnya.

Kontributor : Putu Ayu Palupi

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Jelang Pemilu 2024, Rektor IPB Imbau Hindari Polarisasi Hingga Informasi Berita Bohong

Jelang Pemilu 2024, Rektor IPB Imbau Hindari Polarisasi Hingga Informasi Berita Bohong

Kotak Suara | Sabtu, 03 Februari 2024 | 13:32 WIB

Tetap Digelar! Anies Baswedan Pastikan Kampanye Akbar di JIS Penuh Kejutan

Tetap Digelar! Anies Baswedan Pastikan Kampanye Akbar di JIS Penuh Kejutan

Kotak Suara | Sabtu, 03 Februari 2024 | 13:25 WIB

Luhut Binsar: Saya Pribadi Memilih Pak Prabowo

Luhut Binsar: Saya Pribadi Memilih Pak Prabowo

News | Sabtu, 03 Februari 2024 | 12:47 WIB

Terkini

Tak Ada di Rutan KPK, Gus Yaqut Jadi Tahanan Rumah

Tak Ada di Rutan KPK, Gus Yaqut Jadi Tahanan Rumah

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 22:25 WIB

Open House Anies Baswedan: Momen Sampaikan Aspirasi Hingga Karya Lukis

Open House Anies Baswedan: Momen Sampaikan Aspirasi Hingga Karya Lukis

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 22:21 WIB

Prabowo Minta Kasus Andrie Yunus Diusut Tuntas, Anies Baswedan: Aparat Harus Wujudkan

Prabowo Minta Kasus Andrie Yunus Diusut Tuntas, Anies Baswedan: Aparat Harus Wujudkan

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 22:15 WIB

4 Prajurit TNI Jadi Tersangka Kasus Andrie Yunus, Anies Baswedan: Selidiki Sampai Pemberi Perintah!

4 Prajurit TNI Jadi Tersangka Kasus Andrie Yunus, Anies Baswedan: Selidiki Sampai Pemberi Perintah!

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 22:08 WIB

Tak Hadir Open House Anies Baswedan, Tom Lembong Sudah Kirim Pesan Ucapan Lebaran

Tak Hadir Open House Anies Baswedan, Tom Lembong Sudah Kirim Pesan Ucapan Lebaran

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 22:02 WIB

Ngeri! Iran Tembakkan Rudal Balistik Sejauh 2500 Mil Serang Pangkalan AS-Inggris

Ngeri! Iran Tembakkan Rudal Balistik Sejauh 2500 Mil Serang Pangkalan AS-Inggris

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 22:00 WIB

Jangan Salah Paham! Begini Aturan Main Skema WFH 1 Hari Seminggu yang Sedang Digodok Pemerintah

Jangan Salah Paham! Begini Aturan Main Skema WFH 1 Hari Seminggu yang Sedang Digodok Pemerintah

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 21:55 WIB

Pemerintah Godok Skema WFH untuk ASN, Ini Alasannya

Pemerintah Godok Skema WFH untuk ASN, Ini Alasannya

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 21:49 WIB

Iran Tolak Gencatan Senjata, Menlu Abbas Araghchi: Apa Jaminannya AS-Israel Tak Lagi Menyerang?

Iran Tolak Gencatan Senjata, Menlu Abbas Araghchi: Apa Jaminannya AS-Israel Tak Lagi Menyerang?

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 21:30 WIB

Sempat Ribut dengan Trump, Presiden Kolombia Dituduh AS Terima Dana dari Kartel Narkoba

Sempat Ribut dengan Trump, Presiden Kolombia Dituduh AS Terima Dana dari Kartel Narkoba

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 21:15 WIB