Banyak Kampus Sampaikan Seruan Moral, Alam Ganjar Sebut Demokrasi Saat ini Dikebiri

Galih Priatmojo

Selasa, 06 Februari 2024 | 19:46 WIB
Banyak Kampus Sampaikan Seruan Moral, Alam Ganjar Sebut Demokrasi Saat ini Dikebiri
Alam Ganjar menyampaikan paparannya dalam Sarasehan dan Mimbar Demokrasi di Yogyakarta, Selasa (06/02/2024). [Kontributor/Putu Ayu Palupi]

Suara.com - Putera capres nomor urut 3, Alam Ganjar ikut bersuara terkait maraknya kampus-kampus di Indonesia yang menyampaikan seruan moral kepada pemerintahan Joko Widodo (jokowi). Aksi para akademisi yang mempertanyakan netralitas para pejabat negara dalam pemilu mendatang dikarenakan demokrasi di Indonesia sudah dikebiri.

"Beberapa kampus sudah menyampaikan seruan moral. Demokrasi yang adalah kebebasan untuk menyampaikan pendapatnya dan merupakan kekuatan tertinggi demokrasi di tangan rakyat, tapi kemudian kemudian dikebiri saat ini," papar Alam Ganjar dalam Sarasehan dan Mimbar Demokrasi di Yogyakarta, Selasa (06/02/2024).

Menurut Alam Ganjar, laporan cawapres nomor urut 3, Mahfud MD yang menyatakan sejumlah kampus diintimidasi untuk tidak menyampaikan seruan moral membuat demokrasi Indonesia tercederai. Karenanya anak muda yang menjadi bagian terbanyak dari negara ini harus menyampaikan suaranya demi mengembalikan marwah demokrasi.

"Demokrasi adalah bagaimana mewujudkan suara rakyat adalah suara Tuhan. Yang dituankan adalah rakyat,” ungkapnya.

Sementara Direktur Lembaga Nasional Strategis, Syarief Aryfaid, menyatakan, jika presiden, dan para menteri yang ingin terlibat langsung dalam proses kampanye pemilu 2024, maka mereka harusnya dengan bijaksana mengundurkan diri demi kepentingan persatuan dan kesatuan bangsa. Sebab Presiden Republik Indonesia sebagai kepala negara dan kepala pemerintahan, harus bersikap bijaksana dan tetap memegang teguh pada sumpah jabatan yang pernah diucapkan atas nama Tuhan.

"Sumpah jabatan presiden itu berbunyi demi Allah, saya bersumpah, akan memenuhi kewajiban sebagai Presiden RI dengan sebaik-baiknya dan seadil-adilnya, memegang teguh UUD 45 dan menjalankan segala undang-undang dan peraturan-peraturan dengan selurus-lurusnya serta berbakti kepada nusa dan bangsa," tandasnya.

Syarif menambahkan, pemilu sejatinya adalah proses untuk melahirkan pemimpin bangsa yang demokratis. Maka ia harus diselenggarakan dengan cara-cara yang demokratis dan patuh pada aturan hukum dan etika sosial kemasyarakatan. 

Oleh sebab itu pemerintah, dalam hal ini presiden beserta seluruh aparatur negara harus memposisikan diri sebagai institusi yang netral  untuk menjaga marwah Demokrasi dan pemilu yang berkualitas. Presiden harus menjaga persatuan bangsa, dan tidak memicu terjadinya perpecahan dan polarisasi sesama anak bangsa, dalam proses pelaksanaan pemilu 2024.

"Presiden selaku kepala negara dan kepala pemerintahan, agar bersikap dan bertindak netral dan tidak memihak. Karena sejati presiden masih menjabat sebagai presiden seluruh rakyat Indonesia, dan bukan presiden sekelompok atau golongan tertentu" ungkapnya.

baca juga

Kontributor : Putu Ayu Palupi

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Mahfud MD Sebut Ada Operasi Tekan Rektor, Habiburokhman: Hanya Omon-omon

Mahfud MD Sebut Ada Operasi Tekan Rektor, Habiburokhman: Hanya Omon-omon

Kotak Suara | Selasa, 06 Februari 2024 | 19:43 WIB

Beredar Video Surat Suara Ganjar-Mahfud Tercoblos di Malaysia, TKN Lapor Bawaslu

Beredar Video Surat Suara Ganjar-Mahfud Tercoblos di Malaysia, TKN Lapor Bawaslu

News | Selasa, 06 Februari 2024 | 19:38 WIB

UI, UGM dan UIN Ramai-ramai Buat Petisi untuk Jokowi, Untirta Malah Sebut Demokrasi Berkualitas

UI, UGM dan UIN Ramai-ramai Buat Petisi untuk Jokowi, Untirta Malah Sebut Demokrasi Berkualitas

News | Selasa, 06 Februari 2024 | 18:42 WIB

Terkini

6 Perbedaan Night Cream dan Sleeping Mask, Apakah Harus Dipakai Dua-duanya?

6 Perbedaan Night Cream dan Sleeping Mask, Apakah Harus Dipakai Dua-duanya?

Lifestyle | Jum'at, 25 September 2026 | 23:39 WIB

Day Trading Bukan Sekadar Kejar Cuan, Risiko Justru Jadi Kunci

Day Trading Bukan Sekadar Kejar Cuan, Risiko Justru Jadi Kunci

Bisnis | Jum'at, 25 September 2026 | 23:30 WIB

Dituduh Huni 'Rumah Khusus' di Lapas Cibinong, Pengacara Ferdy Sambo Buka Suara

Dituduh Huni 'Rumah Khusus' di Lapas Cibinong, Pengacara Ferdy Sambo Buka Suara

Bogor | Jum'at, 25 September 2026 | 23:14 WIB

DPRD Banten Soroti Tukin Kepala Sekolah SMA dan SMK Rp14,5 Juta, Minta Dievaluasi

DPRD Banten Soroti Tukin Kepala Sekolah SMA dan SMK Rp14,5 Juta, Minta Dievaluasi

Banten | Jum'at, 25 September 2026 | 22:55 WIB

Ponaryo Astaman Prediksi FIFA ASEAN Cup 2026 Bakal Berlangsung Ketat

Ponaryo Astaman Prediksi FIFA ASEAN Cup 2026 Bakal Berlangsung Ketat

Jabar | Jum'at, 25 September 2026 | 22:35 WIB

Ferdy Sambo Buka Suara soal Sel Mewah di Lapas Cibinong

Ferdy Sambo Buka Suara soal Sel Mewah di Lapas Cibinong

News | Jum'at, 25 September 2026 | 22:33 WIB

Finex Perluas Pembayaran Lokal, QRIS Jadi Andalan Trader

Finex Perluas Pembayaran Lokal, QRIS Jadi Andalan Trader

Bisnis | Jum'at, 25 September 2026 | 22:30 WIB

Bukan Cuma Alat Bayar, BRIZZI Keychain Pestapora 2026 Wajib Masuk Wishlist Koleksi!

Bukan Cuma Alat Bayar, BRIZZI Keychain Pestapora 2026 Wajib Masuk Wishlist Koleksi!

Bri | Jum'at, 25 September 2026 | 22:27 WIB

Pakar Hukum Desak Pembebasan Bersyarat Mas Bechi Dicabut

Pakar Hukum Desak Pembebasan Bersyarat Mas Bechi Dicabut

News | Jum'at, 25 September 2026 | 22:25 WIB

Menang 2-0 atas Singapura, Ranking FIFA Timnas Indonesia Meroket

Menang 2-0 atas Singapura, Ranking FIFA Timnas Indonesia Meroket

Bola | Jum'at, 25 September 2026 | 22:13 WIB

×