Tuding Berat Sebelah Dukung Anak Maju Pilpres, Mahasiswa Trisakti: Jokowi Lakukan Perbuatan Tercela!

Bangun Santoso, Faqih Fathurrahman

Kamis, 08 Februari 2024 | 07:30 WIB
Tuding Berat Sebelah Dukung Anak Maju Pilpres, Mahasiswa Trisakti: Jokowi Lakukan Perbuatan Tercela!
Demo mahasiswa di Jakarta kritik pemerintah Jokowi, Rabu (7/2/2024). (Suara,com/Faqih)

Suara.com - Gelombang perlawanan ke rezim Presiden Joko Widodo (Jokowi) makin terasa saja. Salah satunya dilakukan oleh sejumlah mahasiswa dari berbagai kampus di Jakarta pada Rabu (8/2/2024).

Pantauan Suara.com, saat demo mahasiswa gabungan dari Universitas Trisakti, Universitas Veteran, Universitas Nasional (Unas), dan Universitas Prof Dr Hamka (UHAMKA).

Dengan lantang satu per satu orator naik ke atas mobil komando. Cahaya dari hasil pembakaran atribut politik yang dianggap mereka sampah, makin membuat semangat perlawanan berkobar.

Meminta Jokowi untuk mundur dari kursi presiden, merupakan salah satu dari empat tuntutan mereka.

Wakil Presiden Mahasiswa Trisakti, Lamdahur Pamungkas mengatakan, aksi kali ini mereka lakukan lantaran keyakinan soal adanya kecurangan dalam Pemilu 2024.

Kecurangan tersebut secara gamblang dapat terlihat dengan cara Jokowi mendukung Prabowo Subianto-Gibrang Rakabuming Raka, yang merupakan putra sulung dari Jokowi.

"Jokowi ini sudah melakukan perbuatan tercela. Salah satunya, ia mengintervensi politik dengan mendukung salah satu paslon secara implisit yang dimana merugikan masyarakat banyak," kata Lamdahur, di Jakarta, Rabu (8/2/2024).

Lamdahur menilai, langkah yang diambil oleh Jokowi, telah mencoreng konstitusi negara. Apa yang dilakukan oleh Jokowi seakan ingin menghidupkan kembali budaya nepotisme yang telah terkubur usai reformasi.

Terlebih, reformasi Indonesia, harus diraih dengan cara pandang dan penuh prosesi yang berdarah-darah.

baca juga

"Di sini rasanya kami perlu untuk menegur secara keras, bahwasanya layak rasanya sudah dilakukan proses-proses pemakzulan Jokowi," katanya.

Aksi turun ke jalan sengaja diambil untuk menyampaikan kepada publik jika Indonesia saat ini sedang tidak baik-baik saja. Cita-cita reformasi telah patah di tangan rezim Jokowi.

Ia juga menilai, saat ini para menteri di Kabinet Indonesia Maju, sudah tidak memiliki etika. Hal itu tercermin saat sejumlah menteri secara terang-terangan mengatakan dukungan untuk Prabowo-Gibran.

"Yang di mana (tujuannya) ingin memperoleh kemenangan dengan cara melakukan korupsi, kolusi, nepotisme dan salah satunya mencoreng konstitusi dengan perubahan yang ada di Mahkamah Konstitusi," kata Lamdahur.

Lamhadur juga mendorong para anggota DPR untuk segera membahas pemakzulan Jokowi.

"Kalau dalam arti kekuasaan bapakmu dilanjutkan, tidak seperti ini caranya. Harus ada proses-proses konstitusi, proses demokrasi, dan proses etik moral yang harus diperhatikan dan dihargai secara publik," ucapnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Klaim Ucapannya Dipotong, Begini Kronologi Ahok Sebut Jokowi Nggak Bisa Kerja

Klaim Ucapannya Dipotong, Begini Kronologi Ahok Sebut Jokowi Nggak Bisa Kerja

News | Kamis, 08 Februari 2024 | 06:47 WIB

Makan Malam di Medan, Jokowi dan PSI Makin Mesra, Ada Apa di Baliknya?

Makan Malam di Medan, Jokowi dan PSI Makin Mesra, Ada Apa di Baliknya?

News | Kamis, 08 Februari 2024 | 01:11 WIB

Isyarat Keras Kaesang Serahkan Kursi Ketum PSI ke Jokowi, Syaratnya Gampang Sekali!

Isyarat Keras Kaesang Serahkan Kursi Ketum PSI ke Jokowi, Syaratnya Gampang Sekali!

News | Rabu, 07 Februari 2024 | 23:51 WIB

Sivitas Akademika Berjemaah Kritik Jokowi, Hati dan Pikiran SBY Terusik

Sivitas Akademika Berjemaah Kritik Jokowi, Hati dan Pikiran SBY Terusik

Kotak Suara | Rabu, 07 Februari 2024 | 22:33 WIB

Ahok Sebut Jokowi dan Gibran Tak Bisa Kerja, Airlangga: Ekonomi Indonesia Buktikan Keberhasilan

Ahok Sebut Jokowi dan Gibran Tak Bisa Kerja, Airlangga: Ekonomi Indonesia Buktikan Keberhasilan

News | Rabu, 07 Februari 2024 | 22:31 WIB

Heboh Isu Ahok 'Kuda Putih' Jokowi, Rocky Gerung Sempat Ungkap Ada Transaksi yang Belum Rampung

Heboh Isu Ahok 'Kuda Putih' Jokowi, Rocky Gerung Sempat Ungkap Ada Transaksi yang Belum Rampung

Kotak Suara | Rabu, 07 Februari 2024 | 22:15 WIB

Mahasiswa Trisakti Alami Intimidasi Gegara Aksi Demonstrasi Pemakzulan Jokowi

Mahasiswa Trisakti Alami Intimidasi Gegara Aksi Demonstrasi Pemakzulan Jokowi

News | Rabu, 07 Februari 2024 | 21:59 WIB

Kenapa Prabowo Sukar Beberkan Fakta Soal Penculikan Aktivis 1998? Rahayu Saraswati Bongkar Alasannya

Kenapa Prabowo Sukar Beberkan Fakta Soal Penculikan Aktivis 1998? Rahayu Saraswati Bongkar Alasannya

wawancara | Kamis, 08 Februari 2024 | 07:00 WIB

Terkini

Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako

Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 08:45 WIB

Polda Jabar Libatkan Ahli Kejiwaan untuk Dalami Kondisi Psikologis Taufik Hidayat

Polda Jabar Libatkan Ahli Kejiwaan untuk Dalami Kondisi Psikologis Taufik Hidayat

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 08:04 WIB

Realita Pahit Dunia Kerja: Antrean 2 Km di Malaysia dan Bayang-Bayang PHK di Indonesia

Realita Pahit Dunia Kerja: Antrean 2 Km di Malaysia dan Bayang-Bayang PHK di Indonesia

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 07:48 WIB

Berkat Jejak Transaksi Daring, Pelaku Penyekapan Perempuan di Bandung Ditangkap

Berkat Jejak Transaksi Daring, Pelaku Penyekapan Perempuan di Bandung Ditangkap

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 07:30 WIB

Segera Hadir, Film Sekolah Rakyat Angkat Kisah Dramatis dari Kehidupan Nyata

Segera Hadir, Film Sekolah Rakyat Angkat Kisah Dramatis dari Kehidupan Nyata

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 22:12 WIB

SDA Terus Dicuri, Prabowo: TNI AL dan Bea Cukai Sudah Dikerahkan, Masih Saja Bocor!

SDA Terus Dicuri, Prabowo: TNI AL dan Bea Cukai Sudah Dikerahkan, Masih Saja Bocor!

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 21:17 WIB

Rugi Terus, Prabowo Bakal Tutup 800 Perusahaan Pelat Merah untuk Berhemat

Rugi Terus, Prabowo Bakal Tutup 800 Perusahaan Pelat Merah untuk Berhemat

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 21:08 WIB

Jakarta Darurat Kabel Semrawut: Pelajar Tewas, Perda Mangkrak, Legislator Tuntut Sanksi Operator

Jakarta Darurat Kabel Semrawut: Pelajar Tewas, Perda Mangkrak, Legislator Tuntut Sanksi Operator

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 21:07 WIB

UU Peradilan Militer Jadi Tameng Impunitas TNI! Aktivis Desak Reformasi Total

UU Peradilan Militer Jadi Tameng Impunitas TNI! Aktivis Desak Reformasi Total

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 20:57 WIB

Kapolri Buka Suara Usai Roy Suryo dan dr Tifa Tak Ditahan: Itu Kewenangan Kejaksaan

Kapolri Buka Suara Usai Roy Suryo dan dr Tifa Tak Ditahan: Itu Kewenangan Kejaksaan

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 20:47 WIB