Sempat Dicurigai Mata-mata dari China, Merpati Ditahan 8 Bulan Dibebaskan Polisi India

Eliza Gusmeri | Suara.com

Kamis, 08 Februari 2024 | 15:17 WIB
Sempat Dicurigai Mata-mata dari China, Merpati Ditahan 8 Bulan Dibebaskan Polisi India
Ilustrasi burung merpati. (Shutterstock)

Suara.com - Seekor burung merpati sempat membuat geger publik karena dicurigai sebagai mata-mata dari China di India. Merpati ini sempat ditahan delapan bulan merpati idan akhirnya dibebaskan dari India.

Kecurigaan terhadap merpati ini, dimulai pada bulan Mei 2023 ketika ia ditemukan di dekat sebuah pelabuhan di Mumbai dengan dua cincin di kakinya dan pesan yang tidak terbaca di sayapnya.

Petugas yang curiga kemudian menangkapnya dan mengirimkannya ke rumah sakit hewan.

Penyelidikan selama delapan bulan akhirnya mengungkapkan bahwa merpati tersebut bukanlah mata-mata China, melainkan burung balap perairan terbuka yang berasal dari Taiwan.

Baca juga: 

Pilihan Politik Beda, Anak Nekat Aniaya Orang Tua di Palembang Usai Debat Capres

Burung ini diduga telah terbang melintasi laut dan mendarat di India. Setelah mendapatkan izin dari polisi, merpati tersebut dilepaskan ke alam liar oleh PETA India pada hari Rabu (31/1/2024).

Ini bukan kali pertama seekor burung dicurigai sebagai mata-mata di India. Pada 2020, seekor merpati milik seorang nelayan Pakistan di Kashmir dilepaskan setelah penyelidikan menunjukkan bahwa burung tersebut tidak bersalah.

Pada tahun 2016, seekor merpati lain juga ditahan setelah ditemukan dengan catatan yang mengancam Perdana Menteri India Narendra Modi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

China dan Rusia Sepakati Kerja Sama Penggunaan AI di Teknologi Militer

China dan Rusia Sepakati Kerja Sama Penggunaan AI di Teknologi Militer

Tekno | Rabu, 07 Februari 2024 | 20:28 WIB

4 Series Dokumenter Kriminal India Selain The Indrani Mukerjea Story

4 Series Dokumenter Kriminal India Selain The Indrani Mukerjea Story

Your Say | Rabu, 07 Februari 2024 | 20:09 WIB

5 Rekomendasi Film India yang Dibintangi Sanjay Mishra, Terbaru Ada Bhakshak

5 Rekomendasi Film India yang Dibintangi Sanjay Mishra, Terbaru Ada Bhakshak

Your Say | Rabu, 07 Februari 2024 | 20:15 WIB

3 Drama China Terbaru Fan Chengcheng, Sudah Nonton?

3 Drama China Terbaru Fan Chengcheng, Sudah Nonton?

Your Say | Rabu, 07 Februari 2024 | 18:38 WIB

3 Drama China Xu Ruohan, Beragam Genre dan Peran

3 Drama China Xu Ruohan, Beragam Genre dan Peran

Your Say | Rabu, 07 Februari 2024 | 15:01 WIB

Terkini

Iran Hancurkan Infrastuktur Cloud AWS di Bahrain! Google, Microsoft dan Apple  Target Selanjutnya

Iran Hancurkan Infrastuktur Cloud AWS di Bahrain! Google, Microsoft dan Apple Target Selanjutnya

News | Kamis, 02 April 2026 | 14:25 WIB

KPK Bantah Minta CCTV Rumah Ono Surono Dimatikan Saat Penggeledahan

KPK Bantah Minta CCTV Rumah Ono Surono Dimatikan Saat Penggeledahan

News | Kamis, 02 April 2026 | 14:14 WIB

Rismon Bandingkan Diri dengan Einstein: 'Ilmuwan Saja Bisa Revisi, Kenapa Saya Dicap Pembelot?'

Rismon Bandingkan Diri dengan Einstein: 'Ilmuwan Saja Bisa Revisi, Kenapa Saya Dicap Pembelot?'

News | Kamis, 02 April 2026 | 14:12 WIB

Update Kebakaran SPBE Cimuning Bekasi: 17 Orang Luka-luka, Satu Kritis dengan Luka Bakar Serius

Update Kebakaran SPBE Cimuning Bekasi: 17 Orang Luka-luka, Satu Kritis dengan Luka Bakar Serius

News | Kamis, 02 April 2026 | 14:12 WIB

BMKG Catat 93 Aktivitas Gempa Susulan di Sulut-Malut, Skala M 2,8 hingga 5,8

BMKG Catat 93 Aktivitas Gempa Susulan di Sulut-Malut, Skala M 2,8 hingga 5,8

News | Kamis, 02 April 2026 | 14:02 WIB

Kasus Pelecehan Syekh AM: Komisi III DPR Gelar Rapat Tertutup, Khawatir Pelaku Kabur ke Mesir

Kasus Pelecehan Syekh AM: Komisi III DPR Gelar Rapat Tertutup, Khawatir Pelaku Kabur ke Mesir

News | Kamis, 02 April 2026 | 13:59 WIB

Gempa M 7,6 Guncang Bitung, Kepala BNPB Langsung Terbang ke Sulawesi Utara Siang Ini

Gempa M 7,6 Guncang Bitung, Kepala BNPB Langsung Terbang ke Sulawesi Utara Siang Ini

News | Kamis, 02 April 2026 | 13:55 WIB

BRIN Kembangkan Teknologi Nuklir untuk Bersihkan Air dari Logam Berat

BRIN Kembangkan Teknologi Nuklir untuk Bersihkan Air dari Logam Berat

News | Kamis, 02 April 2026 | 13:50 WIB

Jadi Kurir Sabu 1 Kg di Pasar Senen, Pria di Jakpus Terancam Penjara Usai Diupah Rp20 Juta

Jadi Kurir Sabu 1 Kg di Pasar Senen, Pria di Jakpus Terancam Penjara Usai Diupah Rp20 Juta

News | Kamis, 02 April 2026 | 13:48 WIB

Presiden Iran Sebut Amerika Serikat Ciptakan Musuh Palsu Demi Kendali Pasar Strategis Global

Presiden Iran Sebut Amerika Serikat Ciptakan Musuh Palsu Demi Kendali Pasar Strategis Global

News | Kamis, 02 April 2026 | 13:46 WIB