Nusron Wahid Minta Maaf Kepada Warga Tionghoa, Begini Ceritanya

Chandra Iswinarno | Yaumal Asri Adi Hutasuhut | Suara.com

Kamis, 08 Februari 2024 | 16:25 WIB
Nusron Wahid Minta Maaf Kepada Warga Tionghoa, Begini Ceritanya
Sekretaris Tim Kampanye Nasional (TKN) Prabowo-Gibran, Nusron Wahid. [Suara.com/Yaumal]

Suara.com - Sekretaris TKN Prabowo-Gibran, Nusron Wahid menyampaikan permohonan maaf kepada Warga Jakarta dan Tionghoa, lantaran pada Minggu (10/2/2024) mendatang akan menggelar kampanye akbar di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK).

Pernyataan tersebut disampaikan dalam konferensi pers yang digelar di Media Center TKN Prabowo-Gibran pada Kamis (8/2/2024).

"Kami ingin menyampaikan permohonan maaf yang setulus-tulusnya kepada Warga Jakarta dan sekitarnya, lebih-lebih kepada Warga, mohon maaf, Keturunan Tionghoa yang kebetulan pada hari itu adalah Hari Sinchia atau hari perayaan Tahun baru Imlek," katanya.

Baca juga:

Ia mengemukakan, kampanye akbar yang akan dilaksanakan pada hari Minggu nantinya berpotensi membuat lalu lintas terganggu dan hilir mudik orang, terutama bagi Warga Jakarta dan Tionghoa yang pada saat bersamaan merayakan Tahun Baru Imlek.

"Tanpa mengurangi rasa hormat kami, kami mengadakan pesta rakyat untuk Indonesia maju itu dalam rangka menyampaikan gagasan-gagasan," ujarnya.

Nusron juga memberikan gambaran jalannya acara tersebut tak bisa dilepaskan dengan beberapa ornamen Imlek yang termasuk di dalamnya.

Barongsai Biru

"Nanti juga ada. Pagi harinya juga akan ada, semacam ada barongsai juga, tapi barongsainya tidak warna merah, tapi warnanya biru," ucapnya.

Agenda kampanye akbar yang dikemas dalam kegiatan pesta rakyat itu rencananya digelar mulai jam 14.00 WIB hingga jam 18.00 WIB. Namun, gate atau pintu Senayan sudah mulai dibuka mulai pukul 12.30 WIB sudah mulai dibuka.

Nusron sendiri menegaskan bahwa Pesta Rakyat untuk Indonesia Maju tersebut terbuka untuk umum, sehingga tidak pelu menggunakan tiket.

"Semua masyarakat pun bisa masuk namanya juga pesta rakyat untuk Indonesia maju."

Nusron menambahkan, nantinya ada foodcourt untuk mengakomodir pedagang-pedagang di GBK.

"Nanti teman-teman bisa ikut makan di sana secara terbatas dan kapasitas terbatas. Ada yang gratis ada juga yang berbayar namanya juga Pesta Rakyat," ujarnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

TKN Klaim 500 Ribu Orang Daftar Ikut Kampanye Akbar Prabowo-Gibran di GBK

TKN Klaim 500 Ribu Orang Daftar Ikut Kampanye Akbar Prabowo-Gibran di GBK

Kotak Suara | Kamis, 08 Februari 2024 | 16:18 WIB

Ada D'Masiv hingga Nasida Ria, Timnas Siapkan 92 Ribu Kursi Buat Rakyat di Kumpul Akbar AMIN

Ada D'Masiv hingga Nasida Ria, Timnas Siapkan 92 Ribu Kursi Buat Rakyat di Kumpul Akbar AMIN

Kotak Suara | Kamis, 08 Februari 2024 | 15:30 WIB

Anies: Kampanye Akbar di JIS Dikelola oleh Rakyat, Bukan Panitia yang Disewa

Anies: Kampanye Akbar di JIS Dikelola oleh Rakyat, Bukan Panitia yang Disewa

Kotak Suara | Kamis, 08 Februari 2024 | 14:42 WIB

Terkini

Ganjar: Sudah Saatnya Kodifikasi Hukum Pemilu Dilakukan

Ganjar: Sudah Saatnya Kodifikasi Hukum Pemilu Dilakukan

News | Selasa, 28 April 2026 | 15:21 WIB

KPK Usul Pembatasan Uang Tunai di Pemilu, Ganjar Pranowo: Bagus, Tapi Pertimbangkan Daerah Remot

KPK Usul Pembatasan Uang Tunai di Pemilu, Ganjar Pranowo: Bagus, Tapi Pertimbangkan Daerah Remot

News | Selasa, 28 April 2026 | 15:17 WIB

Kisah Nuryati Korban Kecelakaan Kereta Bekasi, Kehabisan Oksigen Usai Gagal Dievakuasi Lewat Jendela

Kisah Nuryati Korban Kecelakaan Kereta Bekasi, Kehabisan Oksigen Usai Gagal Dievakuasi Lewat Jendela

News | Selasa, 28 April 2026 | 15:15 WIB

Korban Kecelakaan KRL Vs KA Argo Bromo Bertambah, AHY: 15 Jiwa Meninggal dan 88 Orang Luka-Luka

Korban Kecelakaan KRL Vs KA Argo Bromo Bertambah, AHY: 15 Jiwa Meninggal dan 88 Orang Luka-Luka

News | Selasa, 28 April 2026 | 15:07 WIB

Pakar UGM Soroti Efek Domino Tabrakan Kereta Bekasi: Pelanggaran di Perlintasan Jadi Pemicu Maut!

Pakar UGM Soroti Efek Domino Tabrakan Kereta Bekasi: Pelanggaran di Perlintasan Jadi Pemicu Maut!

News | Selasa, 28 April 2026 | 15:04 WIB

Jadi Kepala Bakom RI, Qodari Tegaskan Komunikasi Harus Agresif Tak Hanya Proaktif

Jadi Kepala Bakom RI, Qodari Tegaskan Komunikasi Harus Agresif Tak Hanya Proaktif

News | Selasa, 28 April 2026 | 14:59 WIB

15 Warga Tewas di Puncak Papua, DPR Desak Investigasi Independen dan Transparan

15 Warga Tewas di Puncak Papua, DPR Desak Investigasi Independen dan Transparan

News | Selasa, 28 April 2026 | 14:59 WIB

Presiden Soroti Jalur Kereta Tanpa Palang, Menhub Janji Segera Pasang Pintu Perlintasan Baru

Presiden Soroti Jalur Kereta Tanpa Palang, Menhub Janji Segera Pasang Pintu Perlintasan Baru

News | Selasa, 28 April 2026 | 14:55 WIB

Tim Advokasi Tolak Hadiri Sidang Kasus Andrie Yunus di Pengadilan Militer, Anggap Hanya Skenario

Tim Advokasi Tolak Hadiri Sidang Kasus Andrie Yunus di Pengadilan Militer, Anggap Hanya Skenario

News | Selasa, 28 April 2026 | 14:28 WIB

Patah Tulang hingga Luka Memar, 17 Korban Kecelakaan KRL Masih Jalani Rawat Inap di RSUD Bekasi

Patah Tulang hingga Luka Memar, 17 Korban Kecelakaan KRL Masih Jalani Rawat Inap di RSUD Bekasi

News | Selasa, 28 April 2026 | 14:20 WIB