Gerakan Guru Besar Dituding Ada Aktor yang Bermain, Luhut Beberkan Hal Ini

Galih Prasetyo

Senin, 12 Februari 2024 | 09:54 WIB
Gerakan Guru Besar Dituding Ada Aktor yang Bermain, Luhut Beberkan Hal Ini
Potret Luhut Binsar Pandjaitan. (Instagram/ luhut.pandjaitan)

Suara.com - Menko Marves Luhut Binsar Pandjaitan buka suara perihal gerakan moral dari sejumlah sivitas akademika dan guru yang ditujukan kepada Presiden Jokowi jelang Pemilu dan Pilpres 2024.

Luhut mengatakan bahwa apa yang disampaikan oleh para guru besar dan sivitas akademika didengarkan oleh Presiden dengan seksama. Meski kemudian, Luhut menyebut bahwa pihak Istana tahu siapa aktor intelektualnya.

"Itu kan hak demokrasi. Baguskan sudah dibuktikan. Sudah didengerin, didengerin dengan cermat," ucap Luhut seperti dilihat dari tayangan Youtube Kompas TV.

"Kita tahu juga sih siapa yang bermain-main ini. Terus saja kita tahu. Bagaimanapun tidak semua steril, bisa kita dengar, bisa kita ikutin," lanjut Luhut.

Luhut kemudian mengklaim bahwa suara di rakyat bawah tidak ada yang pusing ataupun gelisah dengan kondisi yang disampaikan para guru besar.

"Kita lihat di bawah itu rakyat tidak ada yang pusing kok. Ya sudah biarin aja. Kita dengerin, kita catat, nanti kita lihat hasil TPS. Hasil TPS itu yang membuktikan kebenaran daripada kerisauan-kerisauan itu," ujarnya.

Luhut mengatakan bahwa ia tidak menganggap bahwa masifnya gerakan petisi dari para guru besar dan sivitas akademika kepada Presiden Jokowi sebagai skenario. Namun Luhut meminta para guru besar itu bisa lebih arif.

"Saya berharap para guru besar-guru besar itu lebih arif. Dengan toganya itu, bisa lebih arif dalam suasana seperti ini, ngapain nambah-nambah masalah," sambung Luhut.

Guru Besar UI Bantah Dituding Partisan

baca juga

Ketua Dewan Guru Besar Universitas Indonesia (UI) Prof Harkristuti Harkrisnowo geram gerakan sivitas akademika yang belakangan kompak membacakan petisi yang ditujukan kepada Presiden Jokowi disebut partisan.

Harkristuti Harkrisnowo menegaskan bahwa apa yang disampaikan para guru besar di sejumlah kampus, termasuk di UI merupakan bentuk aspirasi nyata melihat kondisi perpolitikan jelang Pemilu dan Pilpres 2024.

Dijelaskan oleh Harkristuti Harkrisnowo bahwa petisi yang disampaikan hanya berfokus pada satu hal yakni jangan sampai kebenaran harus diabaikan demi kepetingan segelintir pihak dengan menumbangkan fungsi dari lembaga-lembaga penjaga demokrasi seperti Mahkamah Konstitusi.

"Kondisi ini membuat kami merasa sedih. Kenapa kok baru sekarang? concern kita sudah lama. Kita banyak juga sudah mendengar berbagai pihak yang sampaikan protes, peringatan, usulan, tapi mereka dianggap angi lalu saja," kata Prof Harkristuti seperti dikutip dari Youtube Indonesia Lawyers Club, Minggu (11/2).

Ditegaskan oleh Harkristuti, sivitas akademika merasa sangat perlu untuk kemudian menyampaikan petisi tersebut. Ia juga mengatakan bahwa tidak ada komunikasi antara guru besar yang kemudian secara serampak mengeluarkan petisi.

"Guru besar itu susah sekali diperintah. Masing-masing punya ideologi dan paradigma yang berbeda satu sama lain. Kami tidak ada komunikasi. Ini sesuatu yang muncul dari para akademisi di setiap kampus," jelasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bukan Karena Jelang Nyoblos, Bapanas Ungkap Penyebab Sebenarnya Harga Beras Terus Naik

Bukan Karena Jelang Nyoblos, Bapanas Ungkap Penyebab Sebenarnya Harga Beras Terus Naik

Bisnis | Senin, 12 Februari 2024 | 09:43 WIB

Film 'Dirty Vote' Bongkar Daftar Menteri Kabinet Jokowi Diduga Lakukan Kampanye Terselubung Untuk Tiga Paslon

Film 'Dirty Vote' Bongkar Daftar Menteri Kabinet Jokowi Diduga Lakukan Kampanye Terselubung Untuk Tiga Paslon

Your Say | Senin, 12 Februari 2024 | 09:41 WIB

Timnas AMIN Soal Film Dirty Vote: Terang Benderang Ungkap Kecurangan Pemilu

Timnas AMIN Soal Film Dirty Vote: Terang Benderang Ungkap Kecurangan Pemilu

Kotak Suara | Senin, 12 Februari 2024 | 09:36 WIB

Bivitri Susanti Bongkar Kecurangan Pemilu 2024 di Film 'Dirty Vote', Kenapa Sebelumnya Tolak Jadi Panelis Debat Capres?

Bivitri Susanti Bongkar Kecurangan Pemilu 2024 di Film 'Dirty Vote', Kenapa Sebelumnya Tolak Jadi Panelis Debat Capres?

Lifestyle | Senin, 12 Februari 2024 | 09:18 WIB

Terkini

GERD Kambuh, Dokter Tifa Pakai Kursi Roda usai Pemeriksaan di RS Polri

GERD Kambuh, Dokter Tifa Pakai Kursi Roda usai Pemeriksaan di RS Polri

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 12:41 WIB

Maraton Geledah Tiga Lokasi di Bali, KPK Amankan Barang Bukti Kasus Pemerasan WNA

Maraton Geledah Tiga Lokasi di Bali, KPK Amankan Barang Bukti Kasus Pemerasan WNA

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 12:28 WIB

Penyakit Bawaan Ditemukan Saat Pemeriksaan, Roy Suryo dan Dokter Tifa Dirawat di RS Polri

Penyakit Bawaan Ditemukan Saat Pemeriksaan, Roy Suryo dan Dokter Tifa Dirawat di RS Polri

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 12:24 WIB

KPK Dalami Dugaan Penerimaan Uang Hasil Pemerasan WNA dalam Kasus Silmy Karim

KPK Dalami Dugaan Penerimaan Uang Hasil Pemerasan WNA dalam Kasus Silmy Karim

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 11:55 WIB

Anak 5 Tahun Bongkar Dugaan Pembunuhan Ibunya di Tambora

Anak 5 Tahun Bongkar Dugaan Pembunuhan Ibunya di Tambora

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 11:36 WIB

KPK Cecar Yaqut soal Barang Bukti Kasus Korupsi Haji yang Telah Dikumpulkan Penyidik

KPK Cecar Yaqut soal Barang Bukti Kasus Korupsi Haji yang Telah Dikumpulkan Penyidik

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 10:50 WIB

Sekolah Rakyat Jadi Harapan Baru Anak Miskin, Wamensos: Presiden Jalankan Amanat Konstitusi

Sekolah Rakyat Jadi Harapan Baru Anak Miskin, Wamensos: Presiden Jalankan Amanat Konstitusi

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 06:18 WIB

Pramono Siapkan 500 Ondel-Ondel Karya Desainer Top untuk Rayakan 5 Abad Jakarta

Pramono Siapkan 500 Ondel-Ondel Karya Desainer Top untuk Rayakan 5 Abad Jakarta

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 22:55 WIB

Irma Suryani: Program MBG Bisa Jadi Mudarat Jika Salah Sasaran dan Tak Dikelola Profesional

Irma Suryani: Program MBG Bisa Jadi Mudarat Jika Salah Sasaran dan Tak Dikelola Profesional

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 22:33 WIB

Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!

Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 22:31 WIB