Apa Itu Bandwagon Effect yang Membuat 02 Menang di TPS Butet Kertaredjasa?

Wakos Reza Gautama

Rabu, 28 Februari 2024 | 11:25 WIB
Apa Itu Bandwagon Effect yang Membuat 02 Menang di TPS Butet Kertaredjasa?
Ilustrasi Direktur Eksekutif Indikator Politik Indonesia, Burhanuddin Muhtadi. Burhanuddin Muhtadi menjelaskan fenomena yang terjadi di TPS Butet Kertaredjasa. [Suara.com/Ria Rizki Nirmala Sari]

Suara.com - Beberapa hari lalu ramai diperbincangkan mengenai pemungutan suara ulang (PSU) di tempat pemungutan suara (TPS) seniman Butet Kertaredjasa

PSU ini terjadi tepatnya di TPS 32 Pakuncen, Wirobrajan, Kota Yogyakarta, pada Sabtu, 24 Februari 2024. Dalam PSU itu, sesuatu yang unik terjadi.

Pada pemungutan suara sebelumnya, paslon 03 Ganjar Pranowo-Mahfud MD meraih suara terbanyak. Namun saat dilakukan PSU hasilnya berbeda.

Baca Juga:

Cak Imin Tiba-tiba Minta Maaf atas Keseluruhan Kesalahan, Ada Apa?

Harta Berlimpah Dedi Mulyadi yang Heran Orang Ribut Beras Mahal, Punya Duit Rp7,8 M

Justru paslon 02 Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka yang menjadi pemenang. Hal ini menjadi ramai dan Butet pun jadi sasaran olok-olok netizen. 

Mengapa ini bisa terjadi? Pengamat Politik Burhanuddin Muhtadi memberikan penjelasan mengenai fenomena ini. Menurutnya ini terjadi karena faktor Bandwagon effect.

Bandwagon effect adalah sebuah istilah yang digunakan untuk menggambarkan fenomena psikologi dimana seseorang cenderung mengikuti tren, gaya, sikap, dan lain sebagainya karena melihat banyak orang turut melakukan hal yang sama. Singkatnya, bandwagon effect adalah fenomena ‘ikut-ikutan’.

baca juga

"Warga di situ ingin ikut bagian dari pemenang. Pada saat PSU dilakukan hasil quick count dan sirekap KPU sdh memperlihatkan 02 unggul. Pada 14 Feb belum jelas siapa yang unggul. Juga bisa juga pemilih 03 tidak antusias datang pada saat PSU," ujar Burhanuddin di akun X.

Ainun Nadjib lalu menanggapi penjelasan Burhanuddin ini. "Berarti pengkondisian psikologis massa melalui hasil survey yang konsisten menjanjikan itu efektif ya prof," ujarnya.

Burhanuddin menjawab bahwa ada perbedaan antara survei dan quick count. Ia mengatakan, survei pra pemilu random parameter.

Sementara quick count kata dia, parameternya fixed karena tinggal melaporkan hasil rekapitulasi suara. Selain itu Burhanuddin mengatakan tingkat awareness survei juga beda. Banyak masyarakat yang tidak tahu. Beda dengan quick count.

"Hasil survei juga beda-beda. Kalau survei pra pemilu punya bandwagon effect besar harusnya Ganjar yang unggul lha wong lebih dari setahun elektabilitasnya paling tinggi. Prabowo unggul khan relatif baru setelah November," ujar Burhanuddin Muhtadi.

Menurut dia, awareness publik terhadap hasil survei pra pemilu jauh lebih rendah di kisaran 8-12%. Itu pun menurutnya, banyak yang gak percaya karena efek partisan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bawaslu Sebut Ada Daya Paksa Sebabkan PSU Kuala Lumpur Lewati Batas Waktu

Bawaslu Sebut Ada Daya Paksa Sebabkan PSU Kuala Lumpur Lewati Batas Waktu

Kotak Suara | Rabu, 28 Februari 2024 | 07:58 WIB

Usut Dugaan Pelanggaran Pemilu Di Kuala Lumpur, Polisi Fokus Penambahan Jumlah Pemilih

Usut Dugaan Pelanggaran Pemilu Di Kuala Lumpur, Polisi Fokus Penambahan Jumlah Pemilih

News | Selasa, 27 Februari 2024 | 20:15 WIB

KPU: PSU Di Kuala Lumpur Masuk Kategori Luar Biasa!

KPU: PSU Di Kuala Lumpur Masuk Kategori Luar Biasa!

Kotak Suara | Selasa, 27 Februari 2024 | 18:14 WIB

Pemungutan Suara Ulang Di Kuala Lumpur Akan Digelar 2 Hari, Ini Jadwalnya

Pemungutan Suara Ulang Di Kuala Lumpur Akan Digelar 2 Hari, Ini Jadwalnya

Kotak Suara | Selasa, 27 Februari 2024 | 17:58 WIB

KPU: 1.113 TPS Di 430 Kecamatan Sudah Lakukan PSU, PSL Dan PSS

KPU: 1.113 TPS Di 430 Kecamatan Sudah Lakukan PSU, PSL Dan PSS

Kotak Suara | Selasa, 27 Februari 2024 | 17:33 WIB

Terkini

A Stone Sat Still, Buku Anak yang Mengajarkan Empati Lewat Sebuah Batu

A Stone Sat Still, Buku Anak yang Mengajarkan Empati Lewat Sebuah Batu

Your Say | Rabu, 05 Agustus 2026 | 10:30 WIB

Indonesia Kecam Serangan Israel ke Gaza yang Ancam Gencatan Senjata

Indonesia Kecam Serangan Israel ke Gaza yang Ancam Gencatan Senjata

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 10:28 WIB

Kubu Febrie Ajukan Praperadilan, Klaim untuk Menjernihkan Proses Hukum

Kubu Febrie Ajukan Praperadilan, Klaim untuk Menjernihkan Proses Hukum

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 10:25 WIB

Ciri-Ciri Orang yang Memiliki Weton Tulang Wangi, Kenali Sifat dan Aura Menurut Kepercayaan Jawa

Ciri-Ciri Orang yang Memiliki Weton Tulang Wangi, Kenali Sifat dan Aura Menurut Kepercayaan Jawa

Lifestyle | Rabu, 05 Agustus 2026 | 10:25 WIB

Link Daftar Upacara 17 Agustus Istana Merdeka 2026 Tak Bisa Diakses? Ini Solusinya

Link Daftar Upacara 17 Agustus Istana Merdeka 2026 Tak Bisa Diakses? Ini Solusinya

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 10:24 WIB

Pria Bersenjata Senapan Serbu Teror Area Klub Golf Donald Trump di California

Pria Bersenjata Senapan Serbu Teror Area Klub Golf Donald Trump di California

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 10:17 WIB

Head to Head Ter Stegen vs Maarten Paes: Siapa Lebih Layak Jadi Kiper Nomor 1 Ajax?

Head to Head Ter Stegen vs Maarten Paes: Siapa Lebih Layak Jadi Kiper Nomor 1 Ajax?

Bola | Rabu, 05 Agustus 2026 | 10:16 WIB

Purbaya Janji Tambah Dana SAL ke Bank Jika Rp 400 Triliun Masih Kurang

Purbaya Janji Tambah Dana SAL ke Bank Jika Rp 400 Triliun Masih Kurang

Bisnis | Rabu, 05 Agustus 2026 | 10:16 WIB

Dari Desa Wisata Menuju Lestari, Cara Kemiren Belajar Mencintai Lingkungan

Dari Desa Wisata Menuju Lestari, Cara Kemiren Belajar Mencintai Lingkungan

Your Say | Rabu, 05 Agustus 2026 | 10:11 WIB

5 Sepatu Lari Kiprun Terbaik: Nyaman Dipakai Jogging, Tempo Run hingga Maraton

5 Sepatu Lari Kiprun Terbaik: Nyaman Dipakai Jogging, Tempo Run hingga Maraton

Lifestyle | Rabu, 05 Agustus 2026 | 10:10 WIB

×