Menurut Penelitian Produk Tembakau Alternatif Bukan Pintu Masuk untuk Merokok

Iman Firmansyah

Minggu, 03 Maret 2024 | 06:00 WIB
Menurut Penelitian Produk Tembakau Alternatif Bukan Pintu Masuk untuk Merokok
Ilustrasi vape (Freepik/Racool_studio)

Suara.com - Riset Queen Mary University of London menunjukkan produk tembakau alternatif, seperti rokok elektronik atau vape dan produk tembakau yang dipanaskan bukan pintu masuk untuk memulai kebiasaan merokok. Para peneliti juga mencatat tidak ada tanda-tanda bahwa pemanfaatan produk tembakau alternatif mendorong perilaku merokok.

Direktur Unit Penelitian Kesehatan dan Gaya Hidup Queen Mary University of London, Profesor Peter Hajek, mengatakan, hasil riset Effects of reduced-risk nicotine-delivery products on smoking prevalence and cigarette sales: an observational study (September, 2023) menemukan bahwa produk tembakau alternatif bukan pintu masuk untuk memulai kebiasaan merokok.

"Riset ini mengurangi kekhawatiran bahwa akses terhadap produk tembakau alternatif mendorong perilaku merokok. Tidak ada tanda-tandanya," ujar Prof. Peter, yang juga peneliti riset tersebut.

Menurutnya, produk tembakau alternatif tidak memulai kebiasaan merokok. Sebaliknya, tingkat perokok malah turun signifikan dan lebih cepat.

Riset yang dipublikasikan di Jurnal Public Health Research ini membandingkan tingkat merokok dan penggunaan produk tembakau alternatif antara tahun 2004 dan 2019 di negara-negara termasuk Inggris, Amerika Serikat, dan Australia.

Hasilnya, tingkat merokok turun lebih cepat di Inggris dan Amerika Serikat berkat pemanfaatan produk tembakau alternatif dibandingkan di Australia, di mana produk tersebut dikontrol dengan ketat.

Rekan peneliti, Direktur Kelompok Penelitian Tembakau dan Alkohol University College London, Profesor Lion Shahab, mengatakan analisis komprehensif dalam riset tersebut memberikan jaminan bahwa negara-negara yang telah mengadopsi sikap lebih progresif pada produk tembakau alternatif tidak melihat dampak buruk terhadap tingkat merokok.

"Produk tembakau alternatif merupakan salah satu opsi untuk beralih dari kebiasaan merokok. Maka, penting untuk mengoptimalkan inovasi teknologi yang diterapkan pada produk ini untuk menekan angka merokok," tambahnya.

Berbagai penelitian menemukan penggunaan produk tembakau alternatif telah terbukti memiliki paparan risiko yang lebih rendah dibandingkan rokok. Karena itu, produk tersebut direkomendasikan bagi perokok dewasa yang ingin beralih dari kebiasaannya.

baca juga

Pada kesempatan berbeda, senada, Ketua Asosiasi Konsumen Vape Indonesia (AKVINDO) Paido Siahaan menjelaskan produk tembakau alternatif tidak diperuntukkan bagi seseorang yang ingin mulai merokok. Tetapi, produk tersebut dapat membantu perokok dewasa beralih dari kebiasaannya.

"Produk tembakau alternatif menerapkan pendekatan untuk mengurangi risiko kesehatan akibat konsumsi tembakau (tobacco harm reduction). Untuk itu, potensi produk tersebut dapat dimanfaatkan pemerintah dalam menekan prevalensi merokok di Indonesia," ujarnya, Senin (4/3/2024).

Selain memberikan edukasi komprehensif ke masyarakat, Paido juga berharap pemerintah dapat mendukung agar produk tembakau alternatif dapat diakses oleh perokok dewasa secara aman dan bertanggung jawab.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

MK Tolak Uji Formil UU Kesehatan, Bara JP Siap Kawal Program Pemerintah Reformasi Sistem Kesehatan RI

MK Tolak Uji Formil UU Kesehatan, Bara JP Siap Kawal Program Pemerintah Reformasi Sistem Kesehatan RI

News | Minggu, 03 Maret 2024 | 21:08 WIB

Mudah Dibuat, Ini 3 Ramuan Alami Pereda Asam Urat

Mudah Dibuat, Ini 3 Ramuan Alami Pereda Asam Urat

Your Say | Minggu, 03 Maret 2024 | 13:14 WIB

MK Tolak Uji Formil UU Kesehatan, Ketua IDI Soroti Masalah Etik Kedokteran

MK Tolak Uji Formil UU Kesehatan, Ketua IDI Soroti Masalah Etik Kedokteran

Health | Minggu, 03 Maret 2024 | 08:06 WIB

Kerja Sama Dua Perusahaan Kembangkan Ekosistem Layanan Kesehatan AI

Kerja Sama Dua Perusahaan Kembangkan Ekosistem Layanan Kesehatan AI

Press Release | Minggu, 03 Maret 2024 | 02:00 WIB

Luncurkan Produk Terbaru, Skincare Ini Siap Jadi Senjata Andalan Kecantikan dan Kesehatan Kulit

Luncurkan Produk Terbaru, Skincare Ini Siap Jadi Senjata Andalan Kecantikan dan Kesehatan Kulit

Press Release | Sabtu, 02 Maret 2024 | 07:05 WIB

Inovasi Stem Cell Sudah Marak di RI, Amankah?

Inovasi Stem Cell Sudah Marak di RI, Amankah?

Bisnis | Jum'at, 01 Maret 2024 | 06:51 WIB

Terkini

Tablig Akbar di Monas, Ribuan Jemaah Panjatkan Doa untuk Indonesia

Tablig Akbar di Monas, Ribuan Jemaah Panjatkan Doa untuk Indonesia

Foto | Selasa, 13 Oktober 2026 | 06:00 WIB

Bidik Potensi Ekonomi Banyumas, Bank BSN Resmikan KC Purwokerto

Bidik Potensi Ekonomi Banyumas, Bank BSN Resmikan KC Purwokerto

Foto | Selasa, 13 Oktober 2026 | 05:00 WIB

Rudy Susmanto dan Gerindra Bogor Rapatkan Barisan Kawal Program Prabowo hingga 2029

Rudy Susmanto dan Gerindra Bogor Rapatkan Barisan Kawal Program Prabowo hingga 2029

Bogor | Senin, 12 Oktober 2026 | 23:42 WIB

Menhut Bidik 6 Perusahaan Lagi soal Karhutla, Siapa yang Terancam Kehilangan Izin Usaha?

Menhut Bidik 6 Perusahaan Lagi soal Karhutla, Siapa yang Terancam Kehilangan Izin Usaha?

Kalbar | Senin, 12 Oktober 2026 | 23:35 WIB

Nilai Kinerja Positif, Gerindra Beri Lampu Hijau Rudy Susmanto Lanjut Periode Kedua

Nilai Kinerja Positif, Gerindra Beri Lampu Hijau Rudy Susmanto Lanjut Periode Kedua

Jabar | Senin, 12 Oktober 2026 | 23:35 WIB

Misteri Mayat Membusuk di Podomoro Tenjo, Sempat Titip Kucing ke Tetangga Sebelum Meninggal

Misteri Mayat Membusuk di Podomoro Tenjo, Sempat Titip Kucing ke Tetangga Sebelum Meninggal

Bogor | Senin, 12 Oktober 2026 | 23:16 WIB

Asap Tebal Hambat Pemadaman Karhutla, 3 Helikopter Malaysia Masih Menunggu Respons RI

Asap Tebal Hambat Pemadaman Karhutla, 3 Helikopter Malaysia Masih Menunggu Respons RI

Sumsel | Senin, 12 Oktober 2026 | 23:14 WIB

Hilang 10 Hari, Siswi SMK Asal Tasikmalaya Ditemukan di Apartemen Tangerang

Hilang 10 Hari, Siswi SMK Asal Tasikmalaya Ditemukan di Apartemen Tangerang

Jabar | Senin, 12 Oktober 2026 | 23:03 WIB

Pemkab Bogor Targetkan Utang Proyek Rp44 M Cair Akhir Oktober

Pemkab Bogor Targetkan Utang Proyek Rp44 M Cair Akhir Oktober

Bogor | Senin, 12 Oktober 2026 | 22:55 WIB

Kronologi Bus Persib U-18 Diserang di Batang, Kaca Pecah hingga Official Dikeroyok

Kronologi Bus Persib U-18 Diserang di Batang, Kaca Pecah hingga Official Dikeroyok

Jabar | Senin, 12 Oktober 2026 | 22:48 WIB

×