Muncul Nama Kaesang Pangarep di Bursa Pilkada Sleman, Pengamat: Nilai Jualnya Masih Kurang

Galih Priatmojo | Suara.com

Rabu, 06 Maret 2024 | 16:34 WIB
Muncul Nama Kaesang Pangarep di Bursa Pilkada Sleman, Pengamat: Nilai Jualnya Masih Kurang
Kaesang Pangarep dan Erina Gudono kompak pakai kemeja putih. (Suara.com/Adie Prasetyo Nugraha)

Suara.com - Hajatan politik bakal kembali digelar di  beberapa daerah tingkat II di DIDY yang rencananya bakal dilaksanakan bulan Oktober 2024 mendatang. Beberapa Kabupaten yang menggelar Pilkada adalah Kabupaten Sleman dan Gunungkidul. 

Sejumlah nama bakal calon bupati pun mulai muncul belakangan ini. Selain incumbent juga muncul nama-nama baru yang bakal meramaikan bursa pencalonan pemimpin di Sleman dan Gunungkidul. 

Lembaga Survei Indonesia (LSI) baru-baru ini telah mengeluarkan hasil survei mereka berkaitan siapa yang bakal maju dalam Pilkada 2024 mendatang di Sleman. Selain petahana Kustini Sri Purnomo ternyata muncul nama putera kedua Presiden Joko Widodo, Kaesang Pengarep. Di samping itu juga ada nama Harda Kiswaya dan juga Yuni Astuti.

Kustini Sri Purnomo adalah bupati yang kini masih menjabat dan dia adalah istri dari bupati Sleman sebelumnya, Sri Purnomo. Selain Kaesang yang kini menjabat Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI), juga muncul mantan Sekda Sleman, Harda Kiswaya. Nama lain yang muncul adalah politisi Yuni Astuti. 

Yuni Astuti awalnya adalah anggota DPR RI dari Fraksi PAN, kemudian mengundurkan diri dan pindah menjadi ketua Dewan Pengurus Wilayah (DPW) Partai Perindo DIY hingga akhirnya bergabung ke Partai Gerindra beberapa saat sebelum pelaksanaan Pemilihan Anggota Legislatif 2024 kemarin. 

Dalam survei yang dikeluarkan oleh LSI akhir Desember 2023 yang lalu, Kustini Sri Purnomo masih menduduki pooling paling atas yaitu sebanyak 43,9 %, kemudian Kaesang Pengarep sebanyak 15,0% dan Harda Kiswaya 10,4% disusul oleh Yuni Astuti 3,4% dan lainnya 1,6%. Dan yang tidak tahu atau tidak jawab ada 25,7 %.

Di Kabupaten Gunungkidul, juga muncul nama baru yang sebelumnya memang belum pernah berhembus. Selain Bupati Sunaryanta, dalam survei LSI tersebut muncul nama Ketua DPRD Gunungkidul sekaligus ketua DPC PDIP Gunungkidul Endah Surbekti Kuntariningsih. Lalu ada nama baru yaitu Sumanto yang merupakan Badan Pemenangan Pemilu DPC Partai Gerindra Gunungkidul.

Nama lain yang ada adalah mantan rektor UNY yang sebelumnya juga turut berkontestasi yaitu Sutrisna Wibawa. Juga ada Wakil Bupati Gunungkidul, Heri Susanto yang dikabarkan bakal pecah kongsi dengan Bupati Sunaryanta dalam Pilkada 2024 mendatang. 

Dalam Survei LSI tersebut, nama Sunaryanta masih menduduki pooling tertinggi dengan mengumpulkan angka 56,1%, kemudian Endah Surbekti Kuntariningsih sebanyak 7,3 %,, Sumanto 3,9%, Sutrisna Wibawa 2,4 % dan Heri Susanto sebesar 0,8%. Sementara nama lainnya ada sebanyak 0,3 % dan yang tidak tahu atau tidak jawab ada 29,1%.

Pengamat Politik dari Universitas Muhammadiyah Yogyakarta, Zully Qodir menyoroti masuknya nama Kaesang Pangarep dalam bursa Pilkada di Sleman. 

"Tapi ini agak terlalu cepat ya memunculkan nama Kaesang jadi calon Bupati Sleman," ujar Zully Qodir.

Terlebih ada nama petahana Kustini Sri Purnomo yang tidak dipungkiri masih memiliki kharisma kuat. 

Nama Kustini yang kini masih menjabat Bupati Sleman itu tentu lebih populer daripada Kaesang. Zully Qodir menduga memunculkan nama Kaesang dalam Pilkada di Slemam ini jangan-jangan hanya test on the water atau cek ombak bagaimana respon warga Sleman terhadap nama-nama yang dimunculkan, salah satu Kaesang Pengarep. 

Dilihat dari sisi nilai tawar atau nilai jual, nama Kaesang memang belum begitu kuat. kecuali Kaesang adalah anaknya presiden Jokowi. Tetapi semua orang tahu bahwa  Jokowi tahun depan tidak lagi menjadi presiden. 

Hanya saja, Zully mengakui jika Sleman agak berbeda dengan kondisi politik di Gunungkidul. Di mana Sleman ini jauh lebih kompetitif dan jauh lebih terbuka terhadap pemilihan kepala daerah. Karena di Sleman bagaimanapun lokasi-lokasi kampus jauh lebih banyak dan dosen ataupun warga yang tinggal di daerah Sleman jauh lebih banyak daripada di Gunungkidul.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Saat Kaesang Geram dengan Praktik Nepotisme: Malu Dong, Bikin Hancur Indonesia

Saat Kaesang Geram dengan Praktik Nepotisme: Malu Dong, Bikin Hancur Indonesia

News | Rabu, 06 Maret 2024 | 07:59 WIB

Kaesang Pangarep: Masih Zaman Minta Proyek Sama Orang Tua di Pemerintahan? Ndeso!

Kaesang Pangarep: Masih Zaman Minta Proyek Sama Orang Tua di Pemerintahan? Ndeso!

News | Rabu, 06 Maret 2024 | 07:40 WIB

Disebut Berjasa Bikin Suara PSI Melejit di Pemilu 2024, Kaesang Dielu-elukan Kader: Layak Dapat 4 Persen

Disebut Berjasa Bikin Suara PSI Melejit di Pemilu 2024, Kaesang Dielu-elukan Kader: Layak Dapat 4 Persen

Kotak Suara | Senin, 04 Maret 2024 | 15:05 WIB

Terkini

Mojtaba Khamenei Klaim Kemenangan Iran Atas Amerika Serikat, Siapkan Strategi Baru di Selat Hormuz

Mojtaba Khamenei Klaim Kemenangan Iran Atas Amerika Serikat, Siapkan Strategi Baru di Selat Hormuz

News | Jum'at, 10 April 2026 | 08:35 WIB

Imbas Konflik Timur Tengah: Harga Plastik di Jakarta Melonjak 40 Persen, Penjual Makanan Menjerit!

Imbas Konflik Timur Tengah: Harga Plastik di Jakarta Melonjak 40 Persen, Penjual Makanan Menjerit!

News | Jum'at, 10 April 2026 | 08:23 WIB

Selat Hormuz Ditutup Lagi Akibat Israel Serang Lebanon, Iran Murka Gencatan Senjata AS Dilanggar

Selat Hormuz Ditutup Lagi Akibat Israel Serang Lebanon, Iran Murka Gencatan Senjata AS Dilanggar

News | Jum'at, 10 April 2026 | 08:17 WIB

Anak Urus Anak: KPI Bongkar Fakta Pahit di Balik Maraknya Pernikahan Dini di Indonesia

Anak Urus Anak: KPI Bongkar Fakta Pahit di Balik Maraknya Pernikahan Dini di Indonesia

News | Jum'at, 10 April 2026 | 08:06 WIB

Sekutu Mulai Pecah Kongsi? Inggris Kecam Trump dan Tuntut Gencatan Senjata di Lebanon

Sekutu Mulai Pecah Kongsi? Inggris Kecam Trump dan Tuntut Gencatan Senjata di Lebanon

News | Jum'at, 10 April 2026 | 08:04 WIB

TNI AL Latih UMKM Pesisir Olah Hasil Laut dan Kedelai, Dorong Kemandirian Ekonomi

TNI AL Latih UMKM Pesisir Olah Hasil Laut dan Kedelai, Dorong Kemandirian Ekonomi

News | Jum'at, 10 April 2026 | 07:54 WIB

Awan Gelap Gencatan Senjata Perang AS - Iran

Awan Gelap Gencatan Senjata Perang AS - Iran

News | Jum'at, 10 April 2026 | 07:53 WIB

KPI Konsolidasikan Gerakan Perempuan Jelang Kongres VI, Soroti Kepemimpinan dan Keadilan Iklim

KPI Konsolidasikan Gerakan Perempuan Jelang Kongres VI, Soroti Kepemimpinan dan Keadilan Iklim

News | Jum'at, 10 April 2026 | 07:46 WIB

Korupsi Petral Bikin Harga Premium Melejit, Kejagung Gandeng BPKP Hitung Total Kerugian Negara!

Korupsi Petral Bikin Harga Premium Melejit, Kejagung Gandeng BPKP Hitung Total Kerugian Negara!

News | Jum'at, 10 April 2026 | 07:45 WIB

Nuklir Iran Panas Lagi, Ambisi Pengayaan Uranium Teheran Tak Akan Bisa Dihentikan Amerika Serikat

Nuklir Iran Panas Lagi, Ambisi Pengayaan Uranium Teheran Tak Akan Bisa Dihentikan Amerika Serikat

News | Jum'at, 10 April 2026 | 07:27 WIB