Kurikulum Merdeka Diganti Kurikulum Nasional Tahun 2024? Ini Penjelasannya

M Nurhadi | Suara.com

Kamis, 07 Maret 2024 | 11:45 WIB
Kurikulum Merdeka Diganti Kurikulum Nasional Tahun 2024? Ini Penjelasannya
Ilustrasi siswa menikmati jaringan internet di sekolah. [ANTARA]

Suara.com - Anindito Aditomo, selaku Kepala Badan Standar, Kurikulum, dan Asesmen Pendidikan (BSKAP) di Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) menyinggung rencana penetapan Kurikulum Merdeka sebagai kurikulum nasional pada tahun ini.

Hingga saat ini, hanya sekitar 27 persen sekolah atau satuan pendidikan yang belum menerapkan kurikulum tersebut.

Anindito menjelaskan, "Kami akan menetapkan Kurikulum Merdeka sebagai kurikulum nasional pada tahun 2024, namun hal ini bukan hal baru bagi sebagian besar sekolah."

Dia menambahkan bahwa sekitar 27 persen sekolah masih perlu bantuan intensif agar dapat menerapkan kurikulum tersebut.

Hal ini disampaikan setelah sebelumnya ramai di media sosial terkait potensi diluncurkannya Kurikulum Nasional sebagai pengganti Kurikulum Merdeka bulan depan. 

Menurut dia, ada dampak positif dari penerapan Kurikulum Merdeka selama tiga tahun terakhir, terutama dalam peningkatan literasi dan numerasi siswa.

Dalam jangka panjang, kata dia, ada dampak positif terhadap literasi dan numerasi siswa di sekolah yang menerapkan Kurikulum Merdeka.

"Ini terlihat semakin pesat dan tinggi, terutama jika dibandingkan dengan sekolah yang masih menggunakan Kurikulum 2013," ujarnya.

Sebagai catatan, Kurikulum Merdeka Belajar merupakan hasil evaluasi dari kurikulum sebelumnya, yaitu Kurikulum 2013. Kurikulum ini resmi diluncurkan oleh Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbudristek) Nadiem Makarim pada Februari 2022.

Pada saat peluncuran, Nadiem mengungkapkan bahwa Kurikulum Merdeka dirancang untuk mengatasi tantangan pendidikan selama pandemi Covid-19. Ia juga menegaskan bahwa kurikulum ini akan mengubah pola pembelajaran menjadi lebih fleksibel.

Kurikulum ini memiliki beberapa keunggulan, termasuk penghapusan program peminatan bagi siswa SMA. Siswa SMA kini dapat memilih mata pelajaran sesuai dengan minat dan aspirasi mereka selama dua tahun terakhir sekolah.

Selain itu, kebebasan dalam memilih juga diberikan kepada guru dan sekolah. Nadiem menyatakan bahwa guru akan memiliki kewenangan untuk menyesuaikan fase kurikulum sesuai dengan tingkat pencapaian dan perkembangan murid-murid.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kurikulum Merdeka dan Tantangan Masa Depan

Kurikulum Merdeka dan Tantangan Masa Depan

Your Say | Kamis, 07 Maret 2024 | 09:39 WIB

Mengenal Kisah Asnawir, Kepala Sekolah SMP Muhammadiyah 2 Kalimantan Utara yang Dapat Julukan Duta PMM

Mengenal Kisah Asnawir, Kepala Sekolah SMP Muhammadiyah 2 Kalimantan Utara yang Dapat Julukan Duta PMM

News | Rabu, 06 Maret 2024 | 08:00 WIB

Kemendikbud Tak Setuju Anak Vincent Rompies dan Geng Dikeluarkan Dari Sekolah, Kenapa?

Kemendikbud Tak Setuju Anak Vincent Rompies dan Geng Dikeluarkan Dari Sekolah, Kenapa?

Lifestyle | Rabu, 28 Februari 2024 | 08:30 WIB

5 Program Kampus Merdeka yang Bisa Kembangkan Kemampuan Mahasiswa, Kamu Pilih Mana?

5 Program Kampus Merdeka yang Bisa Kembangkan Kemampuan Mahasiswa, Kamu Pilih Mana?

Your Say | Senin, 22 Januari 2024 | 18:43 WIB

Anies Pernah Bangun Daycare Level Dunia di Kemendikbud, Kini Tinggal Cerita Usai Digusur

Anies Pernah Bangun Daycare Level Dunia di Kemendikbud, Kini Tinggal Cerita Usai Digusur

Kotak Suara | Kamis, 18 Januari 2024 | 18:28 WIB

Kurikulum Merdeka Dukung Anak Kenali Minat dan Bakat Sejak Dini

Kurikulum Merdeka Dukung Anak Kenali Minat dan Bakat Sejak Dini

News | Kamis, 23 November 2023 | 17:07 WIB

Terkini

Pramono Sebut Kelenteng Tian Fu Gong Bisa Jadi Ikon Wisata Religi Jakarta

Pramono Sebut Kelenteng Tian Fu Gong Bisa Jadi Ikon Wisata Religi Jakarta

News | Minggu, 17 Mei 2026 | 22:27 WIB

Bidik Kursi Ketum BM PAN, Riyan Hidayat Tegaskan Tegak Lurus ke Zulhas dan Dukung Program Prabowo

Bidik Kursi Ketum BM PAN, Riyan Hidayat Tegaskan Tegak Lurus ke Zulhas dan Dukung Program Prabowo

News | Minggu, 17 Mei 2026 | 22:05 WIB

Tensi Perang Dagang AS-Tiongkok Mereda, Stabilitas Dolar dan Pasar Saham Mulai Kalem

Tensi Perang Dagang AS-Tiongkok Mereda, Stabilitas Dolar dan Pasar Saham Mulai Kalem

News | Minggu, 17 Mei 2026 | 21:27 WIB

Skandal LCC 4 Pilar MPR RI 2026: Anatomi Ketidakadilan di Atas Panggung Konstitusi

Skandal LCC 4 Pilar MPR RI 2026: Anatomi Ketidakadilan di Atas Panggung Konstitusi

News | Minggu, 17 Mei 2026 | 21:15 WIB

Gubernur John Tabo Polisikan Penyebar Voice Note Tuduhan Provokasi Konflik di Wamena

Gubernur John Tabo Polisikan Penyebar Voice Note Tuduhan Provokasi Konflik di Wamena

News | Minggu, 17 Mei 2026 | 20:15 WIB

Pernyataan Orang Desa Tak Pakai Dolar Menyesatkan, FKBI Ingatkan Prabowo RI Ketergantungan Impor

Pernyataan Orang Desa Tak Pakai Dolar Menyesatkan, FKBI Ingatkan Prabowo RI Ketergantungan Impor

News | Minggu, 17 Mei 2026 | 19:15 WIB

Wamenaker Antisipasi Gelombang PHK Dampak Konflik Timur Tengah

Wamenaker Antisipasi Gelombang PHK Dampak Konflik Timur Tengah

News | Minggu, 17 Mei 2026 | 18:10 WIB

BMKG Peringatkan Hujan Lebat dan Angin Kencang Ancam Sejumlah Wilayah Aceh

BMKG Peringatkan Hujan Lebat dan Angin Kencang Ancam Sejumlah Wilayah Aceh

News | Minggu, 17 Mei 2026 | 18:04 WIB

Cegah Perang Suku Pecah Lagi, 300 Pasukan Brimob Dikirim ke Wamena

Cegah Perang Suku Pecah Lagi, 300 Pasukan Brimob Dikirim ke Wamena

News | Minggu, 17 Mei 2026 | 17:59 WIB

Prabowo: Keamanan dan Ketertiban Negara Sangat Ditentukan oleh Pangan

Prabowo: Keamanan dan Ketertiban Negara Sangat Ditentukan oleh Pangan

News | Minggu, 17 Mei 2026 | 17:05 WIB