Tuding Jokowi Biang Kerok Kecurangan Pemilu 2024, Din Syamsuddin: Layak Dimakzulkan!

Agung Sandy Lesmana | Faqih Fathurrahman | Suara.com

Selasa, 19 Maret 2024 | 19:30 WIB
Tuding Jokowi Biang Kerok Kecurangan Pemilu 2024, Din Syamsuddin: Layak Dimakzulkan!
Ilustrasi--Tuding Jokowi Biang Kerok Kecurangan Pemilu 2024, Din Syamsuddin: Layak Dimakzulkan!

Suara.com - Mantan Ketua Umum PP Muhammadiyah, Din Syamsuddin mendesak Presiden Joko Widodo alias Jokowi untuk mundur dari jabatannya. Din menganggap Jokowi telah menjadi dalang dalam kecurangan Pemilu 2024.

Seruan itu disampaikan Din Syamsuddin saat berorasi di tengah demonstran di depan Gedung DPR RI. 

“Pilpres 2024 telah berlangsung secara curang dan kejam. Ini lah merampas hak hak rakyat,” kata Din.

Kemudian, lanjut Din, Jokowi juga telah dianggap melanggar konstitusi dengan membagikan bantuan sosial menjelang Pilpres 2024.

Eks Ketum PP Muhammadiyah Din Syamsuddin saat ikut demo tolak Pemilu curang di depan gedung DPR RI. (Suara.com/Faqih)
Eks Ketum PP Muhammadiyah Din Syamsuddin saat ikut demo tolak Pemilu curang di depan gedung DPR RI. (Suara.com/Faqih)

Din menuding penyaluran bansos tersebut bentuk andil Jokowi demi membantu putra sulungnya Gibran Rakabuming Raka sebagai Cawapres mendampingi Prabowo Subianto.

“Pembagian bansos melanggar hak konstitusi, oleh karena itu, apa yang terjadi dan tadi dikatakan, bukan hanya Pemilu curang, brutal, kejam, penuh dengan penipuan dan manipulasi, tapi ini semua adalah kejahatan terhadap rakyat,” kata Din.

Calon Presiden dan Calon Wakil Presiden nomor urut 2, Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka. (tangkap layar)
Calon Presiden dan Calon Wakil Presiden nomor urut 2, Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka. (tangkap layar)

“Kejahatan terhadap kedaulatan rakyat. maka kehidupan bernegara telah luntur, roboh, rusak, dirusakan yang melakukan itu (adalah) presiden Jokowi,” tambah Din.

Dia juga menganggap jika Jokowi layak dilengserkan dari jabatan presiden lantaran menjadi biang kerok kecurangan di Pilpres 2024. 

“Sumber masalah adalah presiden, maka layak dimakzulkan,” pungkasnya.

Diketahui, Din Syamsuddin sempat mendeklarasikan dukungan untuk pasangan Capres-Capres, Anies Baswedan dan Muhaimin Iskandar alias Cak Imin (AMIN). Pasangan nomor urut satu itu diusung oleh Koalisi Perubahan yang beranggotakan NasDem, PKS, PKB dan Partai Ummat.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Fachrul Razi Minta Jokowi Mundur Ikuti Langkah Soeharto, Setelah Itu Diganti Maruf Amin

Fachrul Razi Minta Jokowi Mundur Ikuti Langkah Soeharto, Setelah Itu Diganti Maruf Amin

News | Selasa, 19 Maret 2024 | 17:53 WIB

Menko Polhukam Tegaskan Hasil Pemilu 2024 Diumumkan 20 Maret

Menko Polhukam Tegaskan Hasil Pemilu 2024 Diumumkan 20 Maret

Kotak Suara | Selasa, 19 Maret 2024 | 17:42 WIB

Demo di Depan Gedung DPR, Eks Menag Fachrul Razi Kecewa Jokowi Komandoi Pemilu Curang

Demo di Depan Gedung DPR, Eks Menag Fachrul Razi Kecewa Jokowi Komandoi Pemilu Curang

Kotak Suara | Selasa, 19 Maret 2024 | 17:19 WIB

H-1 Batas Waktu Penetapan Hasil Pemilu 2024, KPU Papua dan Papua Pegunungan Baru ke Jakarta Malam Nanti

H-1 Batas Waktu Penetapan Hasil Pemilu 2024, KPU Papua dan Papua Pegunungan Baru ke Jakarta Malam Nanti

Kotak Suara | Selasa, 19 Maret 2024 | 17:07 WIB

Terkini

Bayar atau Babak Belur: Mengapa Premanisme Tanah Abang Tak Pernah Benar-Benar Hilang?

Bayar atau Babak Belur: Mengapa Premanisme Tanah Abang Tak Pernah Benar-Benar Hilang?

News | Rabu, 15 April 2026 | 07:00 WIB

Izin ke Amerika Serikat, Negara Tetangga Ingin Beli Lebih Banyak Minyak dari Rusia

Izin ke Amerika Serikat, Negara Tetangga Ingin Beli Lebih Banyak Minyak dari Rusia

News | Rabu, 15 April 2026 | 06:50 WIB

AS dan Iran Dikabarkan Akan Kembali ke Meja Perundingan di Pakistan Akhir Pekan Ini

AS dan Iran Dikabarkan Akan Kembali ke Meja Perundingan di Pakistan Akhir Pekan Ini

News | Rabu, 15 April 2026 | 06:47 WIB

Untuk Pertama Kalinya, Lebanon dan Israel Bahas Gencatan Senjata Langsung di Washington

Untuk Pertama Kalinya, Lebanon dan Israel Bahas Gencatan Senjata Langsung di Washington

News | Rabu, 15 April 2026 | 06:42 WIB

Vladimir Putin Ingin Prabowo Subianto Kembali Berkunjung pada Mei dan Juli 2026

Vladimir Putin Ingin Prabowo Subianto Kembali Berkunjung pada Mei dan Juli 2026

News | Rabu, 15 April 2026 | 06:33 WIB

Spanyol Kecam Komentar Donald Trump terhadap Paus Leo XIV

Spanyol Kecam Komentar Donald Trump terhadap Paus Leo XIV

News | Rabu, 15 April 2026 | 06:30 WIB

Survei Cyrus Network: 70 Persen Masyarakat Puas Kinerja Menteri Kabinet Merah Putih

Survei Cyrus Network: 70 Persen Masyarakat Puas Kinerja Menteri Kabinet Merah Putih

News | Rabu, 15 April 2026 | 00:14 WIB

Survei Cyrus: 65,4 Persen Publik Dukung MBG

Survei Cyrus: 65,4 Persen Publik Dukung MBG

News | Selasa, 14 April 2026 | 23:49 WIB

Lolos dari Bandara Soetta, Sabu 4,8 Kg Kiriman dari Iran Disergap di Pamulang!

Lolos dari Bandara Soetta, Sabu 4,8 Kg Kiriman dari Iran Disergap di Pamulang!

News | Selasa, 14 April 2026 | 22:14 WIB

Mendagri Tito Bahas Persiapan Program Perumahan di Wilayah Perbatasan

Mendagri Tito Bahas Persiapan Program Perumahan di Wilayah Perbatasan

News | Selasa, 14 April 2026 | 21:51 WIB