Menyala! Cak Imin Ungkit Berita Lawas PBNU Soroti Kinerja Presiden, Slepet Siapa?

Eko Faizin Suara.Com
Kamis, 21 Maret 2024 | 17:58 WIB
Menyala! Cak Imin Ungkit Berita Lawas PBNU Soroti Kinerja Presiden, Slepet Siapa?
Calon Wakil Presiden (Cawapres) nomor urut satu, Muhaimin Iskandar menyampaikan pemaparan saat Debat Capres-Cawapres keempat di JCC Senayan, Jakarta, Minggu (21/1/2024). [Suara.com/Alfian Winanto]

Suara.com - Cawapres nomor urut 01, Muhaimin Iskandar atau Cak Imin kembali menjadi sorotan usai mengunggah pemberitaan lawas terkait sikap Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) terhadap kinerja pemerintah pusat.

Lewat akun X @cakimiNOW, Cak Imin membagikan berita yang ditulis di laman nu.or.id berjudul: PBNU Minta Pemerintah Lebih Serius Tangani Banjir dan Longsor. Namun, tak lama Ketua Umum PKB itu membalas sendiri di kolom komentarnya.

"2008 ternyata," cuit Cak Imin, Kamis (21/3/2024).

Rupanya, setelah dibuka pemberitaan soal PBNU yang menyoroti pemerintah pusat soal longsor dan banjir dibuat pada 3 Januari 2008 silam. Kala itu, Ketua Umum PBNU masih dijabat almarhum KH Hasyim Muzadi.

Dalam narasinya, PBNU meminta pemerintah pusat lebih serius menangani bencana longsor dan banjir. Hasyim Muzadi mengatakan Presiden harus segera memanggil kepala daerah yang terkena bencana guna mencari jalan keluar musibah di tanah air.

Hasyim juga menilai kinerja pemerintah belum maksimal dalam mengantisipasi dan menangani korban bencana di Indonesia, terutama longsor dan banjir di Jawa Tengah dan Jawa Timur.

Presiden juga diharapkan mampu menemukan solusi tepat dalam mengantisipasi bencana dan menangani para korbannya. 

"Sejak dulu telah saya katakan, bencana banjir bisa datang sewaktu-waktu. Nah, Presiden perlu memanggil para kepala daerah untuk mencari jalan keluar dan bicara soal urunan anggaran untuk menangani bencana," ujar Hasyim Muzadi dalam pemberitaan tersebut. 

Dia menyatakan, kepala daerah yang terkena bencana saat ini masih takut mengeluarkan anggaran untuk menangani bencana, karena belum adanya jaminan bebas dari penyidikan KPK.

"Jadi, kalau harus menggunakan anggaran daerah, harus ada jaminan dari Presiden mereka tidak ditangkap KPK. Dan pertemuan dengan para kepala daerah juga untuk membahas masalah itu," terang Hasyim Muzadi kala itu.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Warna Helm Motor Favorit Ungkap Karakter Pasangan Ideal, Tipe Mana Idamanmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kim Seon-ho atau Cha Eun-woo? Cari Tahu Aktor Korea yang Paling Cocok Jadi Pasanganmu!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tes Kepintaran GTA Kamu Sebelum Grand Theft Auto 6 Rilis!
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis: Kamu Tipe Red Flag, Green Flag, Yellow Flag atau Beige Flag?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apa Kabar Kamu Hari Ini? Cek Pesan Drakor untuk Hatimu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tablet Apa yang Paling Cocok sama Gaya Hidup Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Film Makoto Shinkai Mana yang Menggambarkan Kisah Cintamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Jadi Superhero, Kamu Paling Mirip Siapa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Destinasi Liburan Mana yang Paling Cocok dengan Karakter Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Merek Sepatu Apa yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Karakter Utama di Drama Can This Love be Translated?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI