Keponakan Sebut Bocoran Susunan Menteri cuma Spekulasi: Hak Prerogatif soal Kabinet Ada di Prabowo

Agung Sandy Lesmana, Novian Ardiansyah

Kamis, 28 Maret 2024 | 15:19 WIB
Keponakan Sebut Bocoran Susunan Menteri cuma Spekulasi: Hak Prerogatif soal Kabinet Ada di Prabowo
Capres Prabowo saat tiba di acara bukber TKN di Jakarta. (Suara.com/Novian)

Suara.com - Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Rahayu Saraswati Djojohadikusumo menanggapi santai soal bocoran susunan kabinet Prabowo-Gibran yang beredar. Menurutnya, hal itu bukan bocoran, melainkan spekulasi.

"Sekali lagi, bahwa apa yang dianggap selama ini sebagai 'bocoran' sebenarnya seperti yang selalu kita lihat dalam proses-proses transisi pemerintahan adalah hal yang wajar dan lumrah, tetapi mungkin bukan tepat disebut sebagai bocoran melainkan sebagai spekulasi," kata Sara panggilan akrab keponakan Prabowo ini saat dihubungi, Kamis (28/3/2024).

Sara berujar susunan kabinet yang selama ini beredar tidak berbeda dari isu yang selalu keluar menjelang perombakan kabinet atau reshuffle

Juru bicara TKN Prabowo-Gibran, Rahayu Saraswati Djojohadikusumo saat menghadiri kegiatan pengecekan kesehatan gratis yang diadakan oleh TKN Prabowo-Gibran di Jalan Kemanggisan Ilir Raya, Kemanggisan, Palmerah, Jakarta Barat, Rabu (3/1/2024). (Suara.com/Faqih)
Juru bicara TKN Prabowo-Gibran, Rahayu Saraswati Djojohadikusumo saat menghadiri kegiatan pengecekan kesehatan gratis yang diadakan oleh TKN Prabowo-Gibran di Jalan Kemanggisan Ilir Raya, Kemanggisan, Palmerah, Jakarta Barat, Rabu (3/1/2024). (Suara.com/Faqih)

Putri Hashim Djojohadikusumo menganggap mencuatnya spekulasi atas daftar menteri pemerintahan Prabowo mendatang sebagau bentuk antusiasme masyarakat.

"Atau minimal upaya satu orang untuk mencoba berspekulasi sambil memicu obrolan orang tentang kabinet pemerintahan Prabowo-Gibran ke depan," kata Sara.

Gerindra sendiri menanggapi santai munculnya beragam spekulasi terkait kabinet. Sara menegaskan bahwa nantinya perihal susunan menteri menjadi wewenang dan hak prerogatif Prabowo begitu resmi dilantik menjadi Presiden ke-8 RI.

"Dan itu hal biasa dan kita anggap dengan santai saja. Karena tentunya hak prerogatif ada di Pak Prabowo soal kabinetnya. Kita pun belum tahu bentuk kabinet akan seperti apa, apakah akan ada tambahan-tambahan posisi-posisi atau tidak," kata Sara.

Belum Dibahas

Sejumlah kementerian mengalami perubahan nomenklatur dalam daftar bocoran susunan kabinet Prabowo-Gibran. Menanggapi hal tersebut, Juru Bicara Koalisi Indonesia Maju (KIM), Cheryl Tanzil mempertanyakan sumber pihak yang membuat nama daftar menteri-menteri.

Beredar lagi susunan Kabinet Prabowo-Gibran di media sosial. (ist)
Beredar lagi susunan Kabinet Prabowo-Gibran di media sosial. (ist)

Menurutnya, bocoran tersebut tidak bisa terkonfirmasi kebenarannya. 

"Judulnya saja bocoran. Bisa iya bisa tidak. Sumbernya juga belum jelas kan?" kata Cheryl dihubungi, Kamis.

Diketahui, salah satu nomenklatur baru bocoran susunan kabinet Prabowo-Gibran yang beredar di media sosial ialah kementerian koordinator bidang pangan, gizi, dan pembangunan manusia. Sebelumnya, pada saat ini kementerian tersebut dikenal sebagai Kementerian Koordinator bisnag Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK). Ada juga perubahan nomenklatur kementerian kesehatan menjadi kementerian kesehatan dan badan gizi.

Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan berubah menjadi Kementerian Lingkungan Hidup. Sementara kehutanan bergabung menjadi Kementerian Tata Ruang dan Kehutanan. 

Terkait hal itu, Cheryl menegaskan sejauh ini belum ada pembahasan lanjut di Koalisi Indonesia Maju terkait susunan kabinet. Terlebih menyoal perubahan nomenklatur dan jumlah pos kementerian.

"Ini belum sampai pada pembicaraan formal. Kalau aspirasi-aspirasi dari para pihak mungkin sudah ada. Tapi belum diformalkan. Nomenklatur juga belum ada pembahasan," kata Cheryl.

Sebelumnya, Sekretaris Jenderal Partai Gerindra Ahmad Muzani ikut berkomentar terkait beredarnya poster susunan menteri kabinet Prabowo-Gibran di media sosial.  

Ia mengaku tidak mengetahui pasti ihwal kebenaran poster tersebut, termasuk apakah nama-nama di dalamnya ikut dibicarakan dalam pembahasan kabinet antara Prabowo dengan Gibran atau tidak.

"Saya tidak tahu, tidak mendengar apa yang dibicarakan. Kalau kemudian pertanyaannya apakah yang beredar itu sesuatu yang dibicarakan di dalam, saya tidak bisa mengkonfirmasi iya, tapi juga saya tidak bisa mengkonfirmasi tidak," kata Muzani kepada wartawan di Jakarta, dikutip Rabu (27/3/2024).

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Otto Sebut Gugatan Kubu Anies-Ganjar Penggiringan Opini: Rakyat Cinta Prabowo-Gibran!

Otto Sebut Gugatan Kubu Anies-Ganjar Penggiringan Opini: Rakyat Cinta Prabowo-Gibran!

Kotak Suara | Kamis, 28 Maret 2024 | 15:14 WIB

Beredar Pos Menteri Prabowo-Gibran Bertambah, Jubir: Judulnya Saja Bocoran, Bisa Iya, Bisa Tidak

Beredar Pos Menteri Prabowo-Gibran Bertambah, Jubir: Judulnya Saja Bocoran, Bisa Iya, Bisa Tidak

News | Kamis, 28 Maret 2024 | 12:26 WIB

Totalnya 45 Lawyer, Ini Deretan Pengacara Kondang 'Back Up' Prabowo-Gibran

Totalnya 45 Lawyer, Ini Deretan Pengacara Kondang 'Back Up' Prabowo-Gibran

News | Kamis, 28 Maret 2024 | 10:38 WIB

Cek Fakta: MK Diskualifikasi Prabowo-Gibran, Pilpres Diulang

Cek Fakta: MK Diskualifikasi Prabowo-Gibran, Pilpres Diulang

News | Kamis, 28 Maret 2024 | 10:34 WIB

Terkini

Peneliti UGM Pastikan Api di Rumah Sleman Bukan dari Gas Alam, Lalu Apa Pemantiknya?

Peneliti UGM Pastikan Api di Rumah Sleman Bukan dari Gas Alam, Lalu Apa Pemantiknya?

News | Sabtu, 13 Juni 2026 | 16:35 WIB

Turun ke Posko dan SMAN 3 Semarang, Ahmad Luthfi Pastikan SPMB Jateng Berjalan Lancar

Turun ke Posko dan SMAN 3 Semarang, Ahmad Luthfi Pastikan SPMB Jateng Berjalan Lancar

News | Sabtu, 13 Juni 2026 | 16:05 WIB

Siapa ANH? Pria yang Ditetapkan Sebagai Tersangka karena Bawa Bom Molotov saat Demo 12 Juni

Siapa ANH? Pria yang Ditetapkan Sebagai Tersangka karena Bawa Bom Molotov saat Demo 12 Juni

News | Sabtu, 13 Juni 2026 | 15:51 WIB

Peneliti UGM Tamatkan Misteri Rumah Api di Sleman: Bukan Dipicu Gas Alam atau Medan Elektromagnetik

Peneliti UGM Tamatkan Misteri Rumah Api di Sleman: Bukan Dipicu Gas Alam atau Medan Elektromagnetik

News | Sabtu, 13 Juni 2026 | 15:16 WIB

BGN Tegaskan Tuduhan Pembagian Dana MBG kepada Presiden adalah Hoaks

BGN Tegaskan Tuduhan Pembagian Dana MBG kepada Presiden adalah Hoaks

News | Sabtu, 13 Juni 2026 | 14:58 WIB

Saran Connie Bakrie ke Prabowo: Suruh Teddy Libur Dulu, Saatnya Dengar Orang-orang Berpengalaman

Saran Connie Bakrie ke Prabowo: Suruh Teddy Libur Dulu, Saatnya Dengar Orang-orang Berpengalaman

News | Sabtu, 13 Juni 2026 | 14:15 WIB

Peringatan Fernando Emas: Waspada Reformasi 1998 Jilid II

Peringatan Fernando Emas: Waspada Reformasi 1998 Jilid II

News | Sabtu, 13 Juni 2026 | 13:30 WIB

DPR Khawatir Stok Pertalite Jebol Akibat Migrasi Pengguna Pertamax

DPR Khawatir Stok Pertalite Jebol Akibat Migrasi Pengguna Pertamax

News | Sabtu, 13 Juni 2026 | 13:05 WIB

Connie Bakrie Sebut IKN Sekarang Kalah Tenar Sama Program MBG Rp1 Triliun Per Hari

Connie Bakrie Sebut IKN Sekarang Kalah Tenar Sama Program MBG Rp1 Triliun Per Hari

News | Sabtu, 13 Juni 2026 | 12:06 WIB

Tunjangan Guru Naik, Komisi X DPR Beri Jempol Tapi Kasih Catatan Penting Ini

Tunjangan Guru Naik, Komisi X DPR Beri Jempol Tapi Kasih Catatan Penting Ini

News | Sabtu, 13 Juni 2026 | 11:51 WIB