Komunitas Muslim di AS Tolak Undangan Buka Puasa Bersama Presiden Joe Biden

Chandra Iswinarno | Suara.com

Rabu, 03 April 2024 | 10:40 WIB
Komunitas Muslim di AS Tolak Undangan Buka Puasa Bersama Presiden Joe Biden
Gedung Putih di Washington DC, Amerika Serikat. ANTARA/Xinhua/Liu Jie/am.

Suara.com - Kebijakan Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden dalam Perang Israel-Gaza menuai kecaman dari berbagai komunitas muslim di negeri Paman Sam. Hal itu tergambar dalam penolakan yang dilakukan komunitas Muslim AS atas undangan jamuan buka puasa bersama di Gedung Putih pada Selasa (2/4/2024).

Dilansir dari Alarabiya, meski mendapat penolakan dari mayoritas komunitas muslim, namun Joe Biden diagendakan bertemu dengan pemimpin muslim dan sejumlah pejabat senior muslim di pemerintahannya.

"Presiden Biden akan mengadakan pertemuan dengan para pemimpin komunitas Muslim untuk membahas isu-isu penting bagi komunitas," kata Sekretaris Pers Gedung Putih Karine Jean-Pierre kepada wartawan, Selasa (2/4/2024).

Ia menjelaskan bahwa para pemimpin ini lebih suka mengadakan pertemuan daripada makan malam.

Tentunya hal tersebut sangat kontras bila dibandingkan pada Mei tahun lalu. Saat itu, Biden menjadi tuan rumah resepsi perayaan Idul Fitri.

Dalam resepsi tersebut, mayoritas peserta bersorak untuk Biden di Gedung Putih ketika dia mengatakan kepada orang banyak, 'Ini rumah Anda.'

Kekinian Anggota Kongres Muslim yang menghadiri acara resepsi Idul Fitri tahun lalu tersebut,

Anggota Kongres Muslim yang menghadiri acara tersebut termasuk Ilhan Omar dan Rashida Tlaib, warga Amerika keturunan Palestina, saat ini menjadi pengkritik keras kebijakan Biden di Gaza.

Sementara itu, kelompok advokasi Muslim Amerika, Emgage Action, menyatakan menolak undangan makan malam tersebut. Mereka beralasan akibat 'bantuan militer tanpa syarat yang terus menerus dari Biden kepada Israel,' menyebabkan 'bencana kemanusiaan yang sangat besar.'

Selain itu, banyak warga Muslim, Arab, dan aktivis antiperang marah atas dukungan Pemerintah Biden terhadap Israel dan serangan militernya di Gaza yang telah menewaskan puluhan ribu orang dan menyebabkan krisis kelaparan di wilayah pesisir sempit yang berpenduduk sekitar 2,3 juta orang.

Untuk diketahui, Israel merupakan penerima bantuan luar negeri terbesar dari AS. Selain itu, AS juga memveto beberapa suara di PBB yang menyerukan gencatan senjata dalam serangan Gaza yang dimulai setelah serangan kelompok milisi Palestina Hamas terhadap Israel pada 7 Oktober.

Sementara itu, Kelompok Muslim dan antiperang merencanakan protes buka puasa di Lafayette Park dekat Gedung Putih.

Mereka mengatakan akan membagikan kurma dan botol air untuk berbuka puasa saat matahari terbenam.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Lima WN Asal Australia, Polandia, dan Inggris Tewas dalam Serangan Udara Israel di Gaza

Lima WN Asal Australia, Polandia, dan Inggris Tewas dalam Serangan Udara Israel di Gaza

News | Selasa, 02 April 2024 | 17:03 WIB

Israel Bungkam Media Al Jazeera Usai Serang Relawan dan Jurnalis di Palestina

Israel Bungkam Media Al Jazeera Usai Serang Relawan dan Jurnalis di Palestina

News | Selasa, 02 April 2024 | 11:09 WIB

Kritik Pernyataan Menlu Inggris di X, Jubir Pemerintah Israel Akhirnya Mundur

Kritik Pernyataan Menlu Inggris di X, Jubir Pemerintah Israel Akhirnya Mundur

News | Senin, 01 April 2024 | 09:55 WIB

Terkini

Warga Jakarta Catat! CFD Rasuna Said Rehat Sejenak, Bakal Comeback Lebih Kece di Juni 2026

Warga Jakarta Catat! CFD Rasuna Said Rehat Sejenak, Bakal Comeback Lebih Kece di Juni 2026

News | Sabtu, 16 Mei 2026 | 21:50 WIB

Tito Karnavian Dampingi Prabowo Luncurkan Operasional 1.061 KDKMP di Jawa Timur

Tito Karnavian Dampingi Prabowo Luncurkan Operasional 1.061 KDKMP di Jawa Timur

News | Sabtu, 16 Mei 2026 | 20:59 WIB

Kepala BPKP Gemetar Lapor Korupsi di Lingkaran Presiden, Prabowo: Mau Orang Saya, Tidak Ada Urusan!

Kepala BPKP Gemetar Lapor Korupsi di Lingkaran Presiden, Prabowo: Mau Orang Saya, Tidak Ada Urusan!

News | Sabtu, 16 Mei 2026 | 19:25 WIB

Ketua RW Sebut Bukan Warga Lokal, Siapa Belasan Orang yang Keroyok Dico hingga Tewas di Grogol?

Ketua RW Sebut Bukan Warga Lokal, Siapa Belasan Orang yang Keroyok Dico hingga Tewas di Grogol?

News | Sabtu, 16 Mei 2026 | 18:36 WIB

Pernyataan Prabowo Bikin Riuh, Sebut 'Mbak Titiek' Pusing Gara-gara Dolar

Pernyataan Prabowo Bikin Riuh, Sebut 'Mbak Titiek' Pusing Gara-gara Dolar

News | Sabtu, 16 Mei 2026 | 17:50 WIB

Prabowo: Selama Purbaya Bisa Senyum, Tak Perlu Khawatir Soal Dolar

Prabowo: Selama Purbaya Bisa Senyum, Tak Perlu Khawatir Soal Dolar

News | Sabtu, 16 Mei 2026 | 16:40 WIB

AS Takut Disadap? Rombongan Trump Buang Semua Barang China Sebelum Naik Air Force One

AS Takut Disadap? Rombongan Trump Buang Semua Barang China Sebelum Naik Air Force One

News | Sabtu, 16 Mei 2026 | 16:38 WIB

Usai Temui JK, Anies Baswedan Beri Komentar Santai Terkait Putusan MK Soal IKN

Usai Temui JK, Anies Baswedan Beri Komentar Santai Terkait Putusan MK Soal IKN

News | Sabtu, 16 Mei 2026 | 16:30 WIB

Ray Rangkuti: DPN Dinilai Perkuat Dominasi Militer di Ruang Sipil

Ray Rangkuti: DPN Dinilai Perkuat Dominasi Militer di Ruang Sipil

News | Sabtu, 16 Mei 2026 | 16:29 WIB

Prabowo Akui Program MBG Banyak Masalah, Sebut Ada Pimpinan Tidak Kuat jika Berurusan dengan Uang

Prabowo Akui Program MBG Banyak Masalah, Sebut Ada Pimpinan Tidak Kuat jika Berurusan dengan Uang

News | Sabtu, 16 Mei 2026 | 16:07 WIB