Masuk Bui, Pengasuh di Singapura Tampar dan Dorong Bayi karena Tolak Minum Susu

Eliza Gusmeri

Jum'at, 19 April 2024 | 12:36 WIB
Masuk Bui, Pengasuh di Singapura Tampar dan Dorong Bayi karena Tolak Minum Susu
Ilustrasi bayi bersama mainannya (Pexels/Lukas)

Suara.com - Penyiksaan terhadap balita di tempat penitipan anak juga terjadi di Singapura. Seorang balita berumur 13 bulan ditampar pengasuhnya karena menolak minum susu.

Akibar kejadian menampar bayi itu, si pengasuh dijatuhi hukuman penjara selama sembilan bulan.

Melansir mustsharenews, insiden itu terungkap setelah ayah bayi melihat tanda merah di wajahnya dan meminta tempat penitipan anak untuk menyelidiki masalah tersebut.

Pengasuh 40 tahun itu mengaku bersalah atas tuduhan memperlakukan bayi dengan buruk di pengadilan.

Menurut laporan, ia bertanggung jawab atas bayi-bayi berusia antara dua hingga 18 bulan di penitipan itu.

Baca juga:

Sekarang Lebih Gampang Menemukan Lokasi Toilet Bidet di Singapura, Berikut Caranya

Gunung Ruang Meletus, Puluhan Penerbangan di Malaysia dan Singapura Dibatalkan

Pada 15 Maret 2023, ketika mencoba memberi susu kepada bayi perempuan berusia 13 bulan, bayi itu menolak, kemudian ia menamparnya.

Tidak hanya menampar, tapi dia juga mendorong bayi tersebut ke posisi merangkak sambil menangis. Dia kemudian mencoba menyembunyikan tanda-tanda tersebut dengan kompres es sebelum pulang.

Ayah bayi yang datang menjemput anaknya di penitipan bayi tidak puas dengan penjelasan bahwa bayinya jatuh dari tempat tidurnya. Dia meminta rekaman CCTV dan akhirnya mengetahui apa yang sebenarnya terjadi.

Pihak sekolah akhirnya memberhentikan si pengasuh tersebut dari pekerjaannya setelah kejadian itu dan setelah sang ayah melaporkannya ke polisi, ia ditangkap pada Desember 2023.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sekarang Lebih Gampang Menemukan Lokasi Toilet Bidet di Singapura, Berikut Caranya

Sekarang Lebih Gampang Menemukan Lokasi Toilet Bidet di Singapura, Berikut Caranya

News | Kamis, 18 April 2024 | 21:12 WIB

Viral Pria di Pasuruan Dikunci di Dalam Minimarket, Kok Bisa?

Viral Pria di Pasuruan Dikunci di Dalam Minimarket, Kok Bisa?

News | Kamis, 18 April 2024 | 15:29 WIB

Sempat Iba, Terungkap Alasan Pria Dikurung di Minimarket karena Mencuri Susu Bayi di Pasuruan

Sempat Iba, Terungkap Alasan Pria Dikurung di Minimarket karena Mencuri Susu Bayi di Pasuruan

News | Kamis, 18 April 2024 | 10:31 WIB

Selfie Bareng Rafathar, Baby Lily Diduga Pakai Bando Lebih Mahal Dari UMR Jakarta

Selfie Bareng Rafathar, Baby Lily Diduga Pakai Bando Lebih Mahal Dari UMR Jakarta

Lifestyle | Kamis, 18 April 2024 | 10:18 WIB

210 Ribu Pengunjung Diperkirakan Hadiri Pameran UMKM Indonesia di Singapura

210 Ribu Pengunjung Diperkirakan Hadiri Pameran UMKM Indonesia di Singapura

Bisnis | Kamis, 18 April 2024 | 10:14 WIB

Terkini

PAM Jaya Siapkan Ribuan Toren Gratis, Warga Jakarta Diminta Tak Tunggu Kemarau Datang

PAM Jaya Siapkan Ribuan Toren Gratis, Warga Jakarta Diminta Tak Tunggu Kemarau Datang

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 22:08 WIB

Kerry Dibebani Rp13,4 Triliun, Pengacara Sebut Hakim Pakai Analisis LSM yang Tak Berwenang

Kerry Dibebani Rp13,4 Triliun, Pengacara Sebut Hakim Pakai Analisis LSM yang Tak Berwenang

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 21:58 WIB

Putusan Banding Dianggap Janggal, Kerry Riza Ajukan Kasasi ke MA

Putusan Banding Dianggap Janggal, Kerry Riza Ajukan Kasasi ke MA

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 21:53 WIB

Kepercayaan Polri Tembus 82,4 Persen, Habiburokhman: Jangan Puas Diri, Terus Berbenah

Kepercayaan Polri Tembus 82,4 Persen, Habiburokhman: Jangan Puas Diri, Terus Berbenah

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 21:26 WIB

Prabowo Tanya Akademisi: Kenapa 81 Tahun RI Tidak Bisa Bikin Mobil Buatan Sendiri?

Prabowo Tanya Akademisi: Kenapa 81 Tahun RI Tidak Bisa Bikin Mobil Buatan Sendiri?

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 21:12 WIB

Sikat Parkir Liar di Cawang, 250 Personel Gabungan Derek Mobil yang Nekat Bandel!

Sikat Parkir Liar di Cawang, 250 Personel Gabungan Derek Mobil yang Nekat Bandel!

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 21:12 WIB

Perempuan Didorong Jadi Aktor Utama Ekonomi Restoratif, Tak Lagi Sekadar Penerima Manfaat

Perempuan Didorong Jadi Aktor Utama Ekonomi Restoratif, Tak Lagi Sekadar Penerima Manfaat

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 20:50 WIB

Terkuak! Ini Pemicu Longsor Petamburan: Dari Abrasi Kali BKB hingga Bangunan di Sempadan

Terkuak! Ini Pemicu Longsor Petamburan: Dari Abrasi Kali BKB hingga Bangunan di Sempadan

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 20:16 WIB

Sekjen Partai Buruh Ferri Nuzarli Mundur! 1,3 Juta Anggota ORI Kompak Tinggalkan Partai

Sekjen Partai Buruh Ferri Nuzarli Mundur! 1,3 Juta Anggota ORI Kompak Tinggalkan Partai

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 20:13 WIB

Prabowo Singgung Kegaduhan Usai Pemilu, Istana Langsung Klarifikasi

Prabowo Singgung Kegaduhan Usai Pemilu, Istana Langsung Klarifikasi

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 20:05 WIB

×