Tahapan Pilpres Selesai, Refly Harun Peringatkan Anies dan Cak Imin Jangan Berkhianat

Baehaqi Almutoif | Suara.com

Kamis, 25 April 2024 | 15:48 WIB
Tahapan Pilpres Selesai, Refly Harun Peringatkan Anies dan Cak Imin Jangan Berkhianat
Pakar Hukum Tata Negara Refly Harun dalam diskusi Menyelamatkan Demokrasi dari Cengkeraman Oligarki dan Dinasti Politik di Hotel Borobudur, Jakarta, Selasa (14/11/2023). [Suara.com/Fakhri]

Suara.com - Tahapan Pilpres 2024 telah selesai, dengan ditetapkan Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka sebagai Presiden dan Wakil Presiden (Wapres) terpilih. Pemerintahan Indonesia yang baru segera terbentuk.

Pakar tata negara, Refly Harun angkat bicara mengenai peluang Anies Baswedan dan Muhaimin Iskandar atau Cak Imin bergabung dengan pemerintahan. Dia menyebut bila keduanya masuk ke pemerintahan sama saja dengan pengkhiatan.

Refly Harun mengakui tidak bisa melarang Anies atau Cak Imin untuk bergabung dengan pemerintahan. Namun, dia memastikan akan menolak seandainya ada tawaran yang mengajaknya masuk.

"Secara otonom saya akan mengatakan tidak (bergabung ke pemerintahan), oke. Tetapi saya akan bilang juga sama Anies dan Muhaimin, eh anda itu sudah dibantu sudah ditolong, sudah disupport oleh banyak orang yang berharap Indonesia akan lebih baik dengan anda. Kalau Anda gabung dengan pemerintahan anda menjadi penghianat kan begitu," ujar Refly Harun saat hadir di acara Rakyat Bersuara seperti dilihat di kanal YouTube Official iNews dikutip Kamis (25/4/2024).

Menurutnya, banyak masyarakat yang ingin melihat Indonesia lebih baik rela berkorban mendukung pasangan Anies dan Cak Imin.

Beberapa lainnya juga ingin berjuang untuk pemilu jujur, adil, dan demokratis. Karena itu tidak tepat bila keduanya memilih untuk bergabung ke pemerintahan.

"Ini dengar ya Anis dan Muhaimin kalau Anda gabung dengan pemerintahan dan tidak mau menjadi oposisi, anda penghianat. Kan sederhana," katanya.

Sebelumnya, setelah Mahmakamah Konstitusi (MK) telah menolak seluruh gugatan mengenai sengketa Pilpres 2024, termasuk dari pihak Anies-Muhaimin.

KPU kemudian menetapkan pasangan Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka sebagai Presiden dan Wapres terpilih. Anies dan Cak Imin pun hadir dalam penetapan tersebut.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Cak Imin Nitip Agenda Perubahan ke Prabowo, Malah Diingatkan Perkara Ini

Cak Imin Nitip Agenda Perubahan ke Prabowo, Malah Diingatkan Perkara Ini

News | Kamis, 25 April 2024 | 15:31 WIB

Refly Harun Ultimatum Anies-Muhaimin: Pengkhianat Gabung Pemerintah Prabowo-Gibran, Harus Oposisi!

Refly Harun Ultimatum Anies-Muhaimin: Pengkhianat Gabung Pemerintah Prabowo-Gibran, Harus Oposisi!

News | Kamis, 25 April 2024 | 15:30 WIB

Tak Hadir saat Penetapan Prabowo-Gibran Sebagai Presiden Terpilih, Sikap Ganjar Dibanding-bandingkan dengan Anies

Tak Hadir saat Penetapan Prabowo-Gibran Sebagai Presiden Terpilih, Sikap Ganjar Dibanding-bandingkan dengan Anies

News | Kamis, 25 April 2024 | 15:05 WIB

Terkini

Oknum Guru di Bengkayang Ditangkap, Polisi Dalami Kasus Kekerasan Seksual Anak

Oknum Guru di Bengkayang Ditangkap, Polisi Dalami Kasus Kekerasan Seksual Anak

News | Minggu, 03 Mei 2026 | 22:29 WIB

5 Hari Pencarian, Pemancing Tenggelam di Payangan Ditemukan Meninggal

5 Hari Pencarian, Pemancing Tenggelam di Payangan Ditemukan Meninggal

News | Minggu, 03 Mei 2026 | 21:36 WIB

Prabowo Bahas Pengawasan Aliran Dana Bersama PPATK di Hambalang

Prabowo Bahas Pengawasan Aliran Dana Bersama PPATK di Hambalang

News | Minggu, 03 Mei 2026 | 21:14 WIB

Rencana Awal Berubah Jadi Pembunuhan Sekeluarga, Fakta Baru Kasus Rumbai Terungkap

Rencana Awal Berubah Jadi Pembunuhan Sekeluarga, Fakta Baru Kasus Rumbai Terungkap

News | Minggu, 03 Mei 2026 | 21:08 WIB

Pembunuhan di Rumbai Terungkap, Menantu Korban Diduga Jadi Otak Pelaku

Pembunuhan di Rumbai Terungkap, Menantu Korban Diduga Jadi Otak Pelaku

News | Minggu, 03 Mei 2026 | 21:00 WIB

PPG Unhas Diusulkan Jadi Pusat Pengembangan Standar MBG Nasional

PPG Unhas Diusulkan Jadi Pusat Pengembangan Standar MBG Nasional

News | Minggu, 03 Mei 2026 | 20:22 WIB

Langit Tangsel Memburuk, Pemkot Siapkan Sanksi Denda hingga Genjot Ekosistem Kendaraan Listrik

Langit Tangsel Memburuk, Pemkot Siapkan Sanksi Denda hingga Genjot Ekosistem Kendaraan Listrik

News | Minggu, 03 Mei 2026 | 20:11 WIB

Netanyahu Terjepit Tekanan Amerika Serikat dan Ancaman Perang Iran

Netanyahu Terjepit Tekanan Amerika Serikat dan Ancaman Perang Iran

News | Minggu, 03 Mei 2026 | 20:03 WIB

Percepat Pemulihan, Kasatgas PRR Minta Daerah Terdampak Bentuk Satgas Provinsi

Percepat Pemulihan, Kasatgas PRR Minta Daerah Terdampak Bentuk Satgas Provinsi

News | Minggu, 03 Mei 2026 | 19:57 WIB

PDIP Dorong Dialog Terbuka Tentukan Ambang Batas Parlemen di RUU Pemilu

PDIP Dorong Dialog Terbuka Tentukan Ambang Batas Parlemen di RUU Pemilu

News | Minggu, 03 Mei 2026 | 19:25 WIB