AS Hentikan Pengiriman Suplai Militer Israel Akibat Tekanan Politik

M Nurhadi | Suara.com

Senin, 06 Mei 2024 | 12:20 WIB
AS Hentikan Pengiriman Suplai Militer Israel Akibat Tekanan Politik
Viral Tentara Israel Ngaku Menemukan Jadwal Hamas Jaga Para Sandera, Padahal Cuma Kalender Arab (X/@IDF)

Suara.com - AS dilaporkan sedang menahan pengiriman amunisi ke Israel, seiring gelombang protes dari mahasiswa AS untuk mendesak pemerintah AS melakukan lebih banyak upaya untuk menghentikan serangan Israel ke Gaza.

Berdasarkan laporan dari media Axios yang mengutip dua sumber Israel, keputusan untuk menunda pengiriman amunisi itu membuat pejabat pemerintah Israel merasa khawatir. Hal ini merupakan kejadian pertama sejak 7 Oktober dimana Washington mencegah pengiriman senjata ke Israel.

Meskipun demikian, Gedung Putih menolak memberikan komentar terkait laporan ini. Sementara itu, pihak Israel membantah dan menyatakan bahwa pengiriman senjata dari AS tetap berlangsung.

Sementara Foxnews menyebut, keputusan ini muncul di tengah protes dari mahasiswa dan warga AS terkait Israel yang dihadapi oleh pemerintahan Presiden Joe Biden. Pihak yang menentang Israel dan mendukung Palestina meminta Washington untuk terus mendesak Israel agar menghentikan serangan ke Gaza, yang telah menewaskan 40 ribu warga sipil.

Biden telah menetapkan batasan bahwa AS tidak akan mendukung serangan lebih lanjut Israel ke wilayah paling Selatan Gaza, Rafah, yang menampung 1 juta pengungsi.

Pekan lalu, Menteri Luar Negeri AS Antony Blinken melakukan kunjungan ke Israel dan melakukan pembicaraan dengan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu. Beberapa sumber melaporkan bahwa diskusi itu sangat tegang saat keduanya membicarakan kemungkinan operasi Israel di Rafah.

Blinken menyatakan kepada Netanyahu dalam pertemuan mereka bahwa "operasi militer besar-besaran" di Rafah akan secara terbuka ditentang oleh AS dan akan berdampak negatif pada hubungan AS-Israel.

Penasihat Keamanan Nasional Gedung Putih Jake Sullivan juga menambahkan bahwa cara Israel melakukan operasi di Rafah akan memengaruhi kebijakan AS terhadap konflik Gaza.

Operasi Rafah yang dilakukan Israel dengan alasan membasmi teroris dianggap sebagai embel-embel dari genosida karena penyerangan Israel terhadap warga sipil di Rafah. 

Joe Biden dan pejabat Barat lainnya bahwa tindakan tersebut akan mengakibatkan lebih banyak kematian warga sipil dan memperburuk krisis kemanusiaan yang sudah semakin mengerikan.

Namun demikian, Netanyahu telah merilis beberapa pernyataan dalam beberapa hari terakhir yang menunjukkan rencana untuk melakukan invasi ke Rafah. Ia juga dengan tegas menyatakan bahwa hal tersebut akan dilakukan meskipun tidak ada dukungan dari sekutu lainnya.

Pemerintahan Biden mengatakan mungkin ada konsekuensi bagi Israel jika mereka melanjutkan operasi tersebut tanpa rencana yang kredibel untuk melindungi warga sipil.

Biden juga menghadapi kritik dari warga Amerika yang menentang dukungannya terhadap Israel, yang terbaru terlihat dalam protes yang meletus di kampus-kampus di seluruh negeri.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ahmad Azzam, Siswa SMA Labschool Jakarta Tembus 6 Universitas Top AS

Ahmad Azzam, Siswa SMA Labschool Jakarta Tembus 6 Universitas Top AS

News | Senin, 06 Mei 2024 | 09:12 WIB

Mampu Membawa Nuklir, Ini Profil Rudal Balistik Jericho II Milik Israel

Mampu Membawa Nuklir, Ini Profil Rudal Balistik Jericho II Milik Israel

Your Say | Minggu, 05 Mei 2024 | 20:18 WIB

Huawei Diam-diam Sponsori Penelitian di AS, Padahal Sudah Diblokir Amerika

Huawei Diam-diam Sponsori Penelitian di AS, Padahal Sudah Diblokir Amerika

Tekno | Minggu, 05 Mei 2024 | 15:23 WIB

Mesir Jadi Penengah, Israel Beri Hamas Waktu Sepekan Untuk Setujui Kesepakatan Gencatan Senjata

Mesir Jadi Penengah, Israel Beri Hamas Waktu Sepekan Untuk Setujui Kesepakatan Gencatan Senjata

News | Sabtu, 04 Mei 2024 | 14:01 WIB

IKN Peroleh Dana Hibah Pembangunan Smart Forest City dari Lembaga Independen Amerika Serikat

IKN Peroleh Dana Hibah Pembangunan Smart Forest City dari Lembaga Independen Amerika Serikat

Bisnis | Sabtu, 04 Mei 2024 | 13:10 WIB

Serangan Israel Rusak 85 Persen Sekolah di Jalur Gaza

Serangan Israel Rusak 85 Persen Sekolah di Jalur Gaza

News | Jum'at, 03 Mei 2024 | 21:41 WIB

Terkini

Sidak BGN di Cimahi: Ada Dapur MBG yang Beroperasi Tanpa Pengawas Gizi

Sidak BGN di Cimahi: Ada Dapur MBG yang Beroperasi Tanpa Pengawas Gizi

News | Kamis, 09 April 2026 | 11:08 WIB

Misi Artemis II Hadapi Ujian Mematikan: Detik-Detik Menembus 'Neraka' Atmosfer Bumi

Misi Artemis II Hadapi Ujian Mematikan: Detik-Detik Menembus 'Neraka' Atmosfer Bumi

News | Kamis, 09 April 2026 | 10:56 WIB

CELIOS: Ambisi Biofuel Bisa Korbankan Kedaulatan Pangan di Papua

CELIOS: Ambisi Biofuel Bisa Korbankan Kedaulatan Pangan di Papua

News | Kamis, 09 April 2026 | 10:55 WIB

Iran Bocorkan Rute Alternatif Selat Hormuz Anti Ranjau Laut

Iran Bocorkan Rute Alternatif Selat Hormuz Anti Ranjau Laut

News | Kamis, 09 April 2026 | 10:52 WIB

Sadis! Dokter di Hawaii Dorong Istri dari Tebing, Kesaksian Anak Jadi Kunci

Sadis! Dokter di Hawaii Dorong Istri dari Tebing, Kesaksian Anak Jadi Kunci

News | Kamis, 09 April 2026 | 10:46 WIB

Selat Hormuz vs Malaka: Mana yang Lebih Penting untuk Ekonomi Dunia?

Selat Hormuz vs Malaka: Mana yang Lebih Penting untuk Ekonomi Dunia?

News | Kamis, 09 April 2026 | 10:45 WIB

Program Vokasi Nasional 2026 Resmi Bergulir, 10 Ribu Peserta Tahap I Mulai Pelatihan

Program Vokasi Nasional 2026 Resmi Bergulir, 10 Ribu Peserta Tahap I Mulai Pelatihan

News | Kamis, 09 April 2026 | 10:43 WIB

Donald Trump Pertimbangkan Amerika Serikat Keluar dari NATO

Donald Trump Pertimbangkan Amerika Serikat Keluar dari NATO

News | Kamis, 09 April 2026 | 10:39 WIB

Update Kondisi Medis Andrie Yunus, RSCM: Mata Bakal Ditutup 6 Bulan Demi Pemulihan Intensif

Update Kondisi Medis Andrie Yunus, RSCM: Mata Bakal Ditutup 6 Bulan Demi Pemulihan Intensif

News | Kamis, 09 April 2026 | 10:34 WIB

Trump Sebut China Jadi Sosok Penting di Balik Keputusan Iran Setuju Gencatan Senjata

Trump Sebut China Jadi Sosok Penting di Balik Keputusan Iran Setuju Gencatan Senjata

News | Kamis, 09 April 2026 | 10:32 WIB