Dua Catatan Penting Menurut Analis Soal Rencana Prabowo Bentuk Presidential Club

Bangun Santoso | Suara.com

Senin, 06 Mei 2024 | 13:01 WIB
Dua Catatan Penting Menurut Analis Soal Rencana Prabowo Bentuk Presidential Club
Presiden Terpilih Periode 2024-2029, Prabowo Subianto memberikan pernyataan usai menggelar pertemuan dengan Ketua Umum Partai NasDem, Surya Paloh di Kertanegara, Jakarta, Kamis (25/4/2024). [Suara.com/Alfian Winanto]

Suara.com - Pengamat politik sekaligus Direktur Eksekutif Indo Barometer M. Qodari memberikan dua catatan, untuk ide presidential club yang diinisiasi presiden terpilih Prabowo Subianto.

"Ada dua hal penting dan menarik dari pembentukan presidential club atau klub silaturahmi presiden dan mantan presiden, yang dinilai positif dan bermanfaat bagi persatuan bangsa sehingga perlu didukung dan diterapkan," katanya dalam keterangan tertulis, Senin (6/5/2024).

Catatan pertama, Prabowo akan mendapatkan masukan dan dukungan untuk pembangunan bangsa Indonesia kedepan, setelah resmi dilantik menjadi presiden pada Oktober 2024.

Baca Juga: Soal Presidential Club, Dahnil Pastikan Prabowo Akan Duduk Bersama SBY, Jokowi Dan Megawati

“Prabowo membutuhkan masukan-masukan sekaligus dukungan politik dari para tokoh-tokoh, yang pernah jadi presiden Republik Indonesia,” ujarnya.

Menurut dia, dengan forum tersebut Prabowo dapat terbantu untuk memetakan persoalan bangsa dan mendapatkan masukan serta solusi dari presiden-presiden terdahulu. Lanjut dia, masukan mereka secara teknokratis tentu membantu Prabowo untuk menavigasi persoalan serta melihat dan mencari peluang-peluang solusi. Berbagai persoalan itu diantaranya, pengangguran, investasi, kesehatan, pendidikan hingga infrastruktur.

Catatan kedua, presidential club dapat menjadi tambahan dukungan baik secara politik di parlemen, maupun dukungan dari publik untuk Prabowo memimpin Indonesia ke depan.

Baca Juga: Prabowo Bakal Bentuk Presidential Club, Mardani Ali Sera: Ide Ini Menarik

“Tentunya diharapkan bisa mendapatkan tambahan dukungan politik dari para mantan presiden. Contohnya itu bisa didapat dari Pak SBY di parlemen, maupun dukungan dari publik yang sangat kuat dari Pak Jokowi,” ungkapnya.

Selain itu, bonus dari komunitas itu juga bisa menjadi pembawa pesan untuk tetap menjaga persatuan dan kesatuan bagi masyarakat. Dimana kata dia, para pemimpinnya menjadi cermin keteladanan untuk tetap rukun walaupun berbeda pilihan politik.

Meskipun pembentukan presidential club ini bagus bagi persatuan bangsa, Qodari menilai hal ini dikembalikan kepada pribadi masing-masing mantan presiden. Ia mencontohkan sikap dari Presiden ke-5 Megawati Soekarnoputri apakah nantinya akan ikut bergabung atau tidak dengan club tersebut kembali kepada pribadi Megawati sendiri.

“Jadi secara garis besar, saya melihat manfaatnya dan pesan politiknya juga sangat-sangat bagus dan saya kira sangat layak untuk bisa dilaksanakan,” katanya. (Sumber: Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

PAN Siapkan Eko Patrio, Zulhas Ajak Raffi Ahmad Masuk Kabinet: Menpora atau Menparekraf?

PAN Siapkan Eko Patrio, Zulhas Ajak Raffi Ahmad Masuk Kabinet: Menpora atau Menparekraf?

News | Senin, 06 Mei 2024 | 12:04 WIB

PKS soal Luhut Minta Prabowo Tak Ajak Orang 'Toxic': Semoga Berhati-hati

PKS soal Luhut Minta Prabowo Tak Ajak Orang 'Toxic': Semoga Berhati-hati

News | Senin, 06 Mei 2024 | 12:00 WIB

Gibran Pasang Muka Datar Sindir Paslon Lain Soal Foto Wapres Terpilih

Gibran Pasang Muka Datar Sindir Paslon Lain Soal Foto Wapres Terpilih

News | Senin, 06 Mei 2024 | 11:44 WIB

Habiburokhman Singgung Sosok Sok Jadi Pahlawan di Pilpres 2024 Demi Minta Jabatan, Siapa Dia?

Habiburokhman Singgung Sosok Sok Jadi Pahlawan di Pilpres 2024 Demi Minta Jabatan, Siapa Dia?

Kotak Suara | Senin, 06 Mei 2024 | 11:31 WIB

Apa Itu Presidential Club yang Diusulkan Prabowo? Inilah Kumpul-kumpul Para Presiden 2 Hari Sekali

Apa Itu Presidential Club yang Diusulkan Prabowo? Inilah Kumpul-kumpul Para Presiden 2 Hari Sekali

Lifestyle | Senin, 06 Mei 2024 | 10:41 WIB

PAN Siapkan Eko Patrio Jadi Menteri Prabowo-Gibran, Saleh Daulay: Bisa Saja Kan?

PAN Siapkan Eko Patrio Jadi Menteri Prabowo-Gibran, Saleh Daulay: Bisa Saja Kan?

Kotak Suara | Senin, 06 Mei 2024 | 09:43 WIB

Muhaimin: PKB Masuk Koalisi Prabowo atau Tidak Kita Lihat di 20 Oktober

Muhaimin: PKB Masuk Koalisi Prabowo atau Tidak Kita Lihat di 20 Oktober

News | Senin, 06 Mei 2024 | 07:20 WIB

Terkini

Kisah Difabel Tuli Perdana Dengar Suara Takbiran: Dulu Duniaku Sangat Sunyi

Kisah Difabel Tuli Perdana Dengar Suara Takbiran: Dulu Duniaku Sangat Sunyi

News | Senin, 23 Maret 2026 | 19:17 WIB

Viral Keluhan Ban Mobil Dikempeskan di Monas, Kadishub DKI: Jangan Parkir di Badan Jalan!

Viral Keluhan Ban Mobil Dikempeskan di Monas, Kadishub DKI: Jangan Parkir di Badan Jalan!

News | Senin, 23 Maret 2026 | 19:13 WIB

Hampir 100 Persen Pengungsi Bencana di Sumatera Tak Lagi di Tenda

Hampir 100 Persen Pengungsi Bencana di Sumatera Tak Lagi di Tenda

News | Senin, 23 Maret 2026 | 19:02 WIB

Kritik KPK, Sahroni Usul Tahanan Rumah Harus Bayar Mahal: Biar Negara Gak Rugi-Rugi Banget

Kritik KPK, Sahroni Usul Tahanan Rumah Harus Bayar Mahal: Biar Negara Gak Rugi-Rugi Banget

News | Senin, 23 Maret 2026 | 19:02 WIB

Mudik Siswa Sekolah Rakyat, Naila Akhirnya Punya Rumah Baru Layak Huni

Mudik Siswa Sekolah Rakyat, Naila Akhirnya Punya Rumah Baru Layak Huni

News | Senin, 23 Maret 2026 | 19:00 WIB

Tentara Amerika Gali Kuburannya Sendiri Jika Serang Pulau Kharg

Tentara Amerika Gali Kuburannya Sendiri Jika Serang Pulau Kharg

News | Senin, 23 Maret 2026 | 18:55 WIB

Dukung Wacana WFH ASN demi Hemat Energi, Komisi II DPR: Tapi Jangan Disalahgunakan untuk Liburan

Dukung Wacana WFH ASN demi Hemat Energi, Komisi II DPR: Tapi Jangan Disalahgunakan untuk Liburan

News | Senin, 23 Maret 2026 | 18:54 WIB

Lebaran Perdana Warga Kampung Nelayan Sejahtera, Kini Tanpa Rasa Cemas

Lebaran Perdana Warga Kampung Nelayan Sejahtera, Kini Tanpa Rasa Cemas

News | Senin, 23 Maret 2026 | 18:52 WIB

Eks Menag Yaqut Jadi Tahanan Rumah, Mantan Penyidik: KPK Tak Boleh Beri Perlakuan Istimewa

Eks Menag Yaqut Jadi Tahanan Rumah, Mantan Penyidik: KPK Tak Boleh Beri Perlakuan Istimewa

News | Senin, 23 Maret 2026 | 18:48 WIB

Turap Longsor di Kramat Jati, 50 Personel Gabungan Dikerahkan

Turap Longsor di Kramat Jati, 50 Personel Gabungan Dikerahkan

News | Senin, 23 Maret 2026 | 18:42 WIB