Bahu Jalan di Masjid Istiqlal dan Gereja Katedral Diusulkan Jadi Kantong Parkir, Ini Alasannya

Erick Tanjung, Faqih Fathurrahman

Senin, 13 Mei 2024 | 16:31 WIB
Bahu Jalan di Masjid Istiqlal dan Gereja Katedral Diusulkan Jadi Kantong Parkir, Ini Alasannya
Kawasan Masjid Istiqlal, Jakarta Pusat. [Suara.com/Alfian Winanto]

Suara.com - Kasat Lantas Jakarta Pusat, Kompol Gomos Simamora mengusulkan agar bahu jalan di kawasan Masjid Istiqlal bisa dijadikan lahan parkir ketika acara besar keagamaan.

Hal itu menyusul kurangnya ketersediaan kantong parkir di dalam area Masjid Istiqlal. Terutama, jika sedang ada dua ibadah bersamaan di Masjid Istiqlal dan Gereja Katerdral.

Selama ini, Masjid Istiqlal dan Gereja Katedral sudah memiliki kantong parkir. Namun jika sedang ada acara keagamaan besar seperti Natal dan Lebaran, kantong parkir tersebut tidak bisa menampung jumlah kendaraan para jamaah.

Diketahui, dua rumah ibadah tersebut bersebelahan, hanya terpisah oleh jalan raya. Oleh karena itu, Gomos mengusulkan jika bahu jalan yang ada di sekitar Masjid Istiqlal dan Gereja Katerdral bisa disulap menjadi kantong parkir.

“Saran saja apabila ada acara-acara besar ibadah kami akan berkoordinasi, mungkin dilegalkan saja untuk parkir di sekitar masjid maupun gereja, sehingga jamaahnya juga tenang,” kata Gomos ditemui di pelataran Masjid Istiqlal, Senin (13/5/2024).

Menurut Gomos, jika kondisi parkir ini tidak dibereskan secepatnya maka para jamaah yang ingin mengikuti rangkaian ibadah tidak nyaman.

“Kalau kami tidak legalkan untuk tempat-tempat parkir di saat-saat acara keagamaan mereka akan pindah ke tempat lain,” ujarnya.

Lantaran, jemaah pastinya ketakutan soal kendaraannya yang terparkir di bahu jalan secara ilegal. Ketakutan itu bisa berupa tilang dari pihak kepolisian maupun derek dari pihak Dinas Perhubungan.

“Nanti isunya lain. Orang beragama dilakukan penindakan, orang beragama dilakukan penderekan,” ucapnya.

baca juga

Ia mengharapkan adanya aturan atau kebijakan tentang pelegalan bahu jalan yang bisa dijadikan kantong oarkir.

“Jadi peraturan atau mungkin ada kebijakan lah ya untuk melegalkan di hari hari tertentu,” tandasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Viral Tarif Parkir Liar di Masjid Istiqlal Rp150 Ribu, Jukir Raih Rp45 Juta Per Hari?

Viral Tarif Parkir Liar di Masjid Istiqlal Rp150 Ribu, Jukir Raih Rp45 Juta Per Hari?

Lifestyle | Senin, 13 Mei 2024 | 14:04 WIB

Publik Soroti Biaya Parkir di sekitar Masjid Istiqlal Jakarta Capai Rp150 Ribu: Mau Ibadah Mahal Amat!

Publik Soroti Biaya Parkir di sekitar Masjid Istiqlal Jakarta Capai Rp150 Ribu: Mau Ibadah Mahal Amat!

News | Minggu, 12 Mei 2024 | 19:36 WIB

Viral Komplotan Preman Minta Uang Parkir Rp 150 Ribu Di Kawasan Masjid Istiqlal, Polisi: Video Lama

Viral Komplotan Preman Minta Uang Parkir Rp 150 Ribu Di Kawasan Masjid Istiqlal, Polisi: Video Lama

News | Minggu, 12 Mei 2024 | 17:59 WIB

Terkini

Nur Alam Masuk PSI Meski Berstatus Bebas Bersyarat, KPK Ingatkan Parpol Utamakan Rekam Jejak Kader

Nur Alam Masuk PSI Meski Berstatus Bebas Bersyarat, KPK Ingatkan Parpol Utamakan Rekam Jejak Kader

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 13:30 WIB

Kondisi Selat Hormuz Terkini Setelah AS - Iran Damai

Kondisi Selat Hormuz Terkini Setelah AS - Iran Damai

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 13:18 WIB

Jangan Salahkan Rakyat! Ekonom Sebut Tata Kelola Pemerintah Jadi Biang Kerok Daya Beli Lesu

Jangan Salahkan Rakyat! Ekonom Sebut Tata Kelola Pemerintah Jadi Biang Kerok Daya Beli Lesu

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 13:13 WIB

PDIP Tegaskan Jadi Penyeimbang Pemerintah: Bukan Abu-abu, Tapi Teman yang Jujur

PDIP Tegaskan Jadi Penyeimbang Pemerintah: Bukan Abu-abu, Tapi Teman yang Jujur

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 13:07 WIB

Kabel Menjuntai Renggut Nyawa Siswi SMAN 6 Jakarta, Pramono Turun Tangan

Kabel Menjuntai Renggut Nyawa Siswi SMAN 6 Jakarta, Pramono Turun Tangan

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 13:06 WIB

Ketua DPR Iran ke AS: Jangan Minta Hal Berlebihan, Kami Tak Ragu Menghancurkan

Ketua DPR Iran ke AS: Jangan Minta Hal Berlebihan, Kami Tak Ragu Menghancurkan

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 12:56 WIB

Giliran Kelompok Tani Geruduk Patung Kuda, Suarakan Pengaruh MBG Hingga Reforma Agraria

Giliran Kelompok Tani Geruduk Patung Kuda, Suarakan Pengaruh MBG Hingga Reforma Agraria

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 12:42 WIB

Alasan KPK Belum Periksa Anggota Pansus Haji Diduga Terima 1 Juta Dolar AS

Alasan KPK Belum Periksa Anggota Pansus Haji Diduga Terima 1 Juta Dolar AS

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 12:33 WIB

Pagar Masih dari Bambu, Gibran Janjikan Revitalisasi Sekolah untuk Wilayah 3T

Pagar Masih dari Bambu, Gibran Janjikan Revitalisasi Sekolah untuk Wilayah 3T

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 12:22 WIB

Jakarta Ramai Unjuk Rasa, Pramono Ingatkan Massa Peserta Aksi: Jangan Sentuh Fasilitas Umum

Jakarta Ramai Unjuk Rasa, Pramono Ingatkan Massa Peserta Aksi: Jangan Sentuh Fasilitas Umum

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 12:15 WIB