Luhut Binsar Pandjaitan

Galih Prasetyo

Selasa, 14 Mei 2024 | 10:33 WIB
Luhut Binsar Pandjaitan
Luhut Binsar Pandjaitan [lemhannas.go.id]

Suara.com - Berikit ini adalah profil dari Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves), Luhut Binsar Pandjaitan.

Luhut Binsar Pandjaitan beberapa hari terakhir jadi sorotan publik. Menko Marves itu mengeluarkan pernyataan perihal orang toxic untuk tidak dibawa oleh Prabowo Subianto di kabinetnya.

Pernyataan ini disampaikan Luhut saat berikan sambutan acara Jakarta Futures Forum di Hotel JW Marriot, Jakarta, Jumat (3/5/2024), terkait kerja sama Indonesia dengan India.

Menurut Luhut, orang toxic yang ia maksud jika masuk ke kabinet Prabowo-Gibran akan merugikan Indonesia.

"Saya katakan (buat Prabowo) jangan membawa orang-orang toxic ke dalam pemerintahan Anda, karena itu akan sangat merugikan kita (Indonesia)," kata Luhut.

Profil

Nama lengkap: Luhut Binsar Pandjaitan

Tanggal lahir: 28 September 1947

Tempat lahir: Tapanuli Utara, Sumatera Utara

baca juga

Istri: Devi Simatupang

Pekerjaan: Birokrat/Purnawiraan militer

Pendidikan

  1. SD Yayasan Cendana
  2. SMP Yayasan Cendana
  3. SMAN 1 Pekanbaru
  4. SMAK 1 PENABUR Bandung
  5. Masters in Public Administration, George Washington University, Washington DC, Amerika Serikat.
    National Defense University, Amerika Serikat.
  6. Akademi Angkatan Bersenjata Republik Indonesia (AKABRI), Penerima penghargaan Adhi Makayasa untuk lulusan terbaik AKABRI bagian Darat (1970).
  7. Kursus Dasar Kecabangan Infanteri (SUSSARCABIF), Lulus Terbaik (1971).
  8. Kursus Komando, Lulusan Terbaik, Meraih Penghargaan Sangkur Perak Komando (1971).
  9. Kursus Lintas Udara, Lulusan Terbaik, Meraih Penghargaan Trophy Payung Emas (1971).
  10. Kursus Lanjutan Perwira/SUSLAPA I (1976).
  11. Kursus Lanjutan Perwira/SUSLAPA II (1978).
  12. Sekolah Staf Komando Angkatan Darat (SESKOAD).
  13. Sekolah Staf Dan Komando ABRI (SESKO ABRI)
  14. Lembaga Ketahanan Nasional (LEMHANNAS).

Pangkat militer

  • Letnan Dua Inf (1970)
  • Letnan Satu Inf (1973)
  • Kapten Inf (1975)
  • Mayor Inf (1980)
  • Letnan Kolonel Inf (1983)
  • Kolonel Inf (1990)
  • Brigadir Jenderal TNI (1995)
  • Mayor Jenderal TNI (1996)
  • Letnan Jenderal TNI (1997)
  • Jenderal TNI (HOR) (01-11-2000)

Karir pemerintahan

  • Duta Besar RI untuk Singapura (1999–2000)
  • Menteri Perindustrian dan Perdagangan RI (2000–2001)
  • Kepala Staf Kepresidenan RI (2014–2015)
  • Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan RI (2015–2016)
  • Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman RI (2016–2019)
  • Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (2019–sekarang)
  • Ketua Tim Nasional Peningkatan Penggunaan Produk dalam Negeri (2018–sekarang)
  • Wakil Ketua Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (2020–sekarang)
  • Ketua Dewan Pengarah Penyelamatan 15 Danau Prioritas Nasional (2021–sekarang)
  • Ketua Tim Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia (2021–sekarang)
  • Ketua Komite Kereta Cepat Jakarta-Bandung (2021–sekarang)
  • Koordinator PPKM Wilayah Jawa-Bali (2021–sekarang)
  • Ketua Dewan Sumber Daya Air Nasional (2022–sekarang)

Biografi Luhut Binsar Pandjaitan

Luhut Binsar ialah anak pertama dari 5 bersaudara pasangan Bonar Pandjaitan dan Siti Frida Naiborhu. Ia menikah dengan Devi Simatupang dan memiliki 4 anak, yaitu Paulina, David, Paulus dan Kerri Pandjaitan.

Ayah Luhut, Bonar Pandjaitan merupakan karyawan PT Caltex. Saat bersekolah di tingkat SMA, Luhut ternyata pernah mewakili daerah Pekanbaru, Riau ke PON (Pekan Olahraga Nasional) di Bandung, Jawa Barat melalui cabang Renang.

Saat sekolah di SMAK 1 PENABUR Bandung, Luhut menjadi salah satu pendiri Kesatuan Aksi Pelajar Indonesia (KAPI) yang menghimpun pelajar dan mahasiswa untuk menentang Orde Lama dan PKI.

Pada 1967, Luhut masuk ke Akabri dan 3 tahun kemudian meraih predikat sebagai Lulusan Terbaik pada tahun 1970, sehingga mendapatkan penghargaan Adhi Makayasa.

Luhut menghabiskan karier militernya di Kopassandha TNI AD. Di kalangan militer dikenal sebagai Komandan pertama Detasemen 81.

Saat menjadi perwira menengah, pengalamannya berlatih di unit-unit pasukan khusus terbaik dunia memberinya bekal untuk mendirikan sekaligus menjadi komandan pertama Detasemen 81 (sekarang Sat-81/Gultor) kesatuan baret merah Kopassus.

Sebagai prajurit, Luhut terlibat di sejumlah operasi militer dan perang seperti pemberontakan komunis di Sarawak, Operasi Seroja di Timor Timur.

Luhut mengakhiri dinas militernya pada 1999. Jabatan sipil yang ia emban pertama ialah menjadi duta besar Indonesia di Singapura.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Profil Raffi Ahmad, Seleb Tajir Masuk Bursa Calon Pemilihan Gubernur Jateng

Profil Raffi Ahmad, Seleb Tajir Masuk Bursa Calon Pemilihan Gubernur Jateng

News | Selasa, 14 Mei 2024 | 08:38 WIB

Mau Tambah Jumlah Pos Kementerian, Prabowo Disebut Perlu Dengar Isi Hati Rakyat

Mau Tambah Jumlah Pos Kementerian, Prabowo Disebut Perlu Dengar Isi Hati Rakyat

Kotak Suara | Selasa, 14 Mei 2024 | 06:07 WIB

Sekjen PDIP Sebut Megawati Sudah Tahu Ide Prabowo Soal Presidential Club

Sekjen PDIP Sebut Megawati Sudah Tahu Ide Prabowo Soal Presidential Club

News | Senin, 13 Mei 2024 | 20:35 WIB

Prabowo Disarankan Hapus Kemenko PMK dan Kemendes, Tak Perlu Tambah Pos Kementerian

Prabowo Disarankan Hapus Kemenko PMK dan Kemendes, Tak Perlu Tambah Pos Kementerian

News | Senin, 13 Mei 2024 | 17:51 WIB

Tanggapi Prabowo Soal Bung Karno Bukan Milik Satu Partai, Ini Kata Hasto PDIP

Tanggapi Prabowo Soal Bung Karno Bukan Milik Satu Partai, Ini Kata Hasto PDIP

News | Senin, 13 Mei 2024 | 17:34 WIB

Berkaca Kasus Gibran di MK, Jalan Prabowo Dinilai Bakal Mulus untuk Revisi UU Kementerian

Berkaca Kasus Gibran di MK, Jalan Prabowo Dinilai Bakal Mulus untuk Revisi UU Kementerian

News | Senin, 13 Mei 2024 | 16:28 WIB

Terkini

Update Gempa Venezuela, Korban Tewas Tembus 164 Orang

Update Gempa Venezuela, Korban Tewas Tembus 164 Orang

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 18:04 WIB

Tiga Manajer KDMP dan KNMP Meninggal di Latsarmil! DPR Desak Evaluasi Total Latihan Fisik

Tiga Manajer KDMP dan KNMP Meninggal di Latsarmil! DPR Desak Evaluasi Total Latihan Fisik

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 18:04 WIB

Skandal Suap dan Gratifikasi Rp2,5 Miliar! Ketua dan Wakil PN Depok Segera Disidang di Bandung

Skandal Suap dan Gratifikasi Rp2,5 Miliar! Ketua dan Wakil PN Depok Segera Disidang di Bandung

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 17:45 WIB

Rekayasa Lalu Lintas Bundaran HI 27 Juni, Cek Rute Alternatif dan Kantong Parkir HUT Jakarta

Rekayasa Lalu Lintas Bundaran HI 27 Juni, Cek Rute Alternatif dan Kantong Parkir HUT Jakarta

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 17:42 WIB

Penderita TBC Bakal Terima MBG? Begini Penjelasan Menkes

Penderita TBC Bakal Terima MBG? Begini Penjelasan Menkes

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 17:32 WIB

'Kalau Cemas Mending Berbenah!' PSI Semprot Balik PDIP Soal Dukungan Prabowo-Gibran Dua Periode

'Kalau Cemas Mending Berbenah!' PSI Semprot Balik PDIP Soal Dukungan Prabowo-Gibran Dua Periode

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 17:29 WIB

Prabowo Sentil Penolak MBG, Pakar Pertanyakan Apakah Betul Menyasar Anak Kelaparan?

Prabowo Sentil Penolak MBG, Pakar Pertanyakan Apakah Betul Menyasar Anak Kelaparan?

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 17:25 WIB

Dua Gempa Besar Hantam Venezuela dalam 39 Detik: Mengapa Negara Itu Rawan Terhadap Gempa?

Dua Gempa Besar Hantam Venezuela dalam 39 Detik: Mengapa Negara Itu Rawan Terhadap Gempa?

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 17:22 WIB

Khawatir Cucu Diintai, Eks Waka BGN Sony Sonjaya Minta LPSK Lindungi Keluarganya

Khawatir Cucu Diintai, Eks Waka BGN Sony Sonjaya Minta LPSK Lindungi Keluarganya

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 17:21 WIB

Hasto Singgung Mahasiswa UBK dan Gibran saat Menjawab Tuduhan PDIP Dalang Demo

Hasto Singgung Mahasiswa UBK dan Gibran saat Menjawab Tuduhan PDIP Dalang Demo

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 17:18 WIB