Kisruh Penutupan Kafe Foodlah di Kebon Jeruk, Warga Resah karena Jual Miras dan Banyak Pengunjung Muntah

Dwi Bowo Raharjo, Faqih Fathurrahman

Sabtu, 18 Mei 2024 | 10:41 WIB
Kisruh Penutupan Kafe Foodlah di Kebon Jeruk, Warga Resah karena Jual Miras dan Banyak Pengunjung Muntah
Sejumlah warga melakukan aksi penutupan cafe bernama Foodlah di Jalan Raya Kebon Jeruk, Jakarta Barat, pada Jumat (17/5/2024). (Suara.com/Faqih)

Suara.com - Sejumlah warga melakukan aksi penutupan kafe bernama Foodlah di Jalan Raya Kebon Jeruk, Jakarta Barat, pada Jumat (17/5/2024).

Adapun penutupan ini lantaran cafe tersebut kedapatan menjual minuman beralkohol serta menyuguhkan hiburan live musik dan musik disko mirip diskotik.

Salah seorang warga sekitar, Agus Subiabro (51) mengatakan selama ini warga geram dengan cafe tersebut.

Pasalnya setiap malam, kata Agus, tidurnya selalu terganggu akibat kegiatan yang ada di Foodlah.

“Kalau malam itu tembok rumah saya kaya ditonjok-tonjok. Bergetar gitu,” ucap Agus di Kebon Jeruk, Jumat (17/5/2024).

Rumah Agus sendiri berada di belakang bangunan tempat makan ini. Sehingga, kata Agus, keluarganya sangat terdampak kejadian ini.

Selain itu, Agus juga mengaku merasa gerah dengan para pengunjung dari temapat usaha ini.

Pasalnya setiap ada event live musik atau musik disco, para pengunjung yang sudah teler tidak sedikit yang muntah sembarangan.

“Sering pada ribut juga. Pengunjungnya anak-anak ABG,” jelasnya.

baca juga

Selama ini, Agus mengklaim pihaknya sudah membuat aduan lewat berbagai cara. Namun tak ada satupun aduannya ditanggapi oleh pihak terkait.

“Paling cuma difoto-foto doang, sudah. Tapi gak ada tindakannya,” jelasnya.

Agus menceritakan, penutupan usaha ini memang dilakukan oleh warga lantaran sudah kehilangan kesabaran.

Terlebih, kontrak sewa lahan antara pemilik tanah dengan pemilik tempat udaha telah rampung.

Akibat banyaknya keluhan warga, pemilik lahan yang merupakan saudara dari Agus tidak memperpanjang kontrak tempat usaha tersebut.

Penutupan alias penggembokan gerbang Foodlah tidak serta merta dilakukan tanpa dasar.

“Lurah, Camat, Kepolisian juga tahu. Mereka menyaksikan saat penggembokan,” ujar Agus.

Meski telah digembok, para karyawan masih bertahan di dalam bangunan Foodlah. Diketahui, selain menjadi cafe, Foodlah juga dijadikan mess bagi para karyawan.

Pantauan Suara.com, mereka keluar masuk pagar yang digembok menggunakan tangga yang terbuat dari alumunium.

Berdasarkan informasi yang dihimpun saat di lapangan, para pekerja ini bukan masih ngotot bertahan lantaran betah dengan pekerjaan mereka. Namun mereka rela bertahan di dalam Foodlah lantaran ijazah dan gaji mereka masih ditahan oleh pemilik usaha.

Agus menyampaikan, pihak keluarganya masih memberikan dispensasi kepada pemilik usaha agar segera membereskan properti mereka.

“Kita kalau tega, mereka (karyawan) gak kami kasih akses. Itu tangga disitu pinya saya biar dia masih bisa keluar. Makan tadi siang juga saya beliin,” ucapnya.

Sementara itu, pemilik cafe Foodlah, Vivi mengatakan tidak terima dengan penutupan tempat usahanya. Ia tidak menampik jika tempatnya menyuguhkan miras, namun pihaknya sudah mengantongi izin dari Sudin Parekraf.

“Lengkap. Sudah ada semua a,b,c, bahkan izin bar juga lengkap semua kita urus,” kata Vivi di Kebon Jeruk.

Yang menjadi keberatan Vivi adalah, tiba-tiba ia tidak boleh memperpanjang kontrak usaha cafenya.

Padahal, ia mengklaim dalam perjanjian awal, pihak pemilik lahan bersedia menyewakan tempatnya selama 2x3 tahun.

Sementara ini ia baru menjalani 3 tahun pertama. Yang kebetulan sudah habis pada tanggal 1 Mei kemarin.

Saat mau memperpanjang kontrak 3 tahun berikutnya, pemilik lahan keberatan dengan alasan yang dianggap Vivi tidak masuk diakal.

“(Pembayaran) ditolak sama pemilik, gak mau. Padahal sudah ada perjanjian pemilik memang bersedia untuk ini,” ucap Vivi.

Vivi menuturkan pada pagi tadi tempat usahanya resmi digembok oleh pemilik lahan. Sehingga secara resmi cafe diskotik miliknya tak bisa beroprasi.

Vivi berharap, masih bisa dilakukan mediasi antara dirinya dengan pemilik lahan. Meskipun sudah sering dilakukan namun tidak menemui jalan tengah.

“Masih berharap mediasi, tapi kalau tidak bisa jalur hukum,” ucapnya.

Karyawan cafe yang tinggal di mess dalam cafe harus menggunakan tangga buntut penutupan cafe Foodlah di Kebon Jeruk Jakbar.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tusuk Ustaz Saidi saat Berwudu, Pria Pembunuh Imam Musala di Kebon Jeruk Masih Berkeliaran

Tusuk Ustaz Saidi saat Berwudu, Pria Pembunuh Imam Musala di Kebon Jeruk Masih Berkeliaran

News | Kamis, 16 Mei 2024 | 17:26 WIB

Imam Musala di Kebon Jeruk Tewas Ditusuk saat Ambil Wudu, Tampang Terduga Pembunuh Ustaz Saidi Viral!

Imam Musala di Kebon Jeruk Tewas Ditusuk saat Ambil Wudu, Tampang Terduga Pembunuh Ustaz Saidi Viral!

News | Kamis, 16 Mei 2024 | 12:39 WIB

Janji Polisi Tangkap Komplotan Begal Casis Bintara Polri: Paling Lama Dua Hari!

Janji Polisi Tangkap Komplotan Begal Casis Bintara Polri: Paling Lama Dua Hari!

News | Kamis, 16 Mei 2024 | 09:08 WIB

Calon Siswa Bintara Polri Dibacok Begal di Jakbar, Polisi Janji Tangkap Pelaku Dalam Dua Hari!

Calon Siswa Bintara Polri Dibacok Begal di Jakbar, Polisi Janji Tangkap Pelaku Dalam Dua Hari!

News | Kamis, 16 Mei 2024 | 01:20 WIB

Waduh! Imbas Sopir Truk Diduga Meleng, Jalan Panjang Kebon Jeruk Sempat Macet Parah

Waduh! Imbas Sopir Truk Diduga Meleng, Jalan Panjang Kebon Jeruk Sempat Macet Parah

News | Rabu, 15 Mei 2024 | 15:49 WIB

Terkini

Raih Gelar di Olimpiade Catur 2026, Laysa Latifah Dapat Bonus Rp50 Juta dari Percasi Jakarta

Raih Gelar di Olimpiade Catur 2026, Laysa Latifah Dapat Bonus Rp50 Juta dari Percasi Jakarta

Sport | Minggu, 04 Oktober 2026 | 03:43 WIB

Pajak Marketplace Mulai Berlaku, Harga Barang Bisa Naik? Ini Kata idEA

Pajak Marketplace Mulai Berlaku, Harga Barang Bisa Naik? Ini Kata idEA

Bisnis | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 23:25 WIB

Dari Gambut Kalimantan ke Pasar Modern: Mengubah Rumput Purun Jadi Napas Baru Perajin Lokal

Dari Gambut Kalimantan ke Pasar Modern: Mengubah Rumput Purun Jadi Napas Baru Perajin Lokal

Lifestyle | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 23:09 WIB

F1 Sepang, Transportasi Jadi Masalah: Antrean Bus Bak Film Zombie, Penonton Jalan Kaki 9 Km

F1 Sepang, Transportasi Jadi Masalah: Antrean Bus Bak Film Zombie, Penonton Jalan Kaki 9 Km

News | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 23:05 WIB

Bukan Sekadar Glowing, Skin Longevity Ajak Kenali Kesehatan Kulit Lebih Dalam

Bukan Sekadar Glowing, Skin Longevity Ajak Kenali Kesehatan Kulit Lebih Dalam

Lifestyle | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 22:54 WIB

Dari Ide Bisnis Turun ke Lapak, Begini Cara Mahasiswa Belajar Menjadi Entrepreneur

Dari Ide Bisnis Turun ke Lapak, Begini Cara Mahasiswa Belajar Menjadi Entrepreneur

Lifestyle | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 22:38 WIB

Bukan Nekat! Emil Audero Bongkar Alasan Berani Ikut Menyerang saat Indonesia Hancurkan Bangladesh

Bukan Nekat! Emil Audero Bongkar Alasan Berani Ikut Menyerang saat Indonesia Hancurkan Bangladesh

Bola | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 22:35 WIB

Studi: Cara Orang Bepergian Kini Makin Personal, Pilihan Moda Transportasi Tak Lagi Seragam

Studi: Cara Orang Bepergian Kini Makin Personal, Pilihan Moda Transportasi Tak Lagi Seragam

Lifestyle | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 22:20 WIB

Persis Solo Tumbang di Manahan, Ricky Nelson: Saya Pribadi Bertanggung Jawab

Persis Solo Tumbang di Manahan, Ricky Nelson: Saya Pribadi Bertanggung Jawab

Surakarta | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 22:20 WIB

Untung Besar dalam Waktu Singkat, OJK Minta Mahasiswa Waspadai Modus Investasi Bodong

Untung Besar dalam Waktu Singkat, OJK Minta Mahasiswa Waspadai Modus Investasi Bodong

Bisnis | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 22:05 WIB

×