Jokowi Harap Kematian Presiden Iran Tak Pengaruhi Harga Minyak Dunia

Erick Tanjung, Novian Ardiansyah

Selasa, 21 Mei 2024 | 14:32 WIB
Jokowi Harap Kematian Presiden Iran Tak Pengaruhi Harga Minyak Dunia
Arsip foto - Presiden Joko Widodo (kedua kanan) berjalan bersama Presiden Iran Ebrahim Raisi (kedua kiri) menuju veranda Istana Bogor, Jawa Barat, Selasa (23/5/2023). [Antara/Hafidz Mubarak A/rwa/aa]

Suara.com - Presiden Jokowi berharap wafatnya Presiden Iran Seyyed Ebrahim Raisi dalam kecelakaan helikopter tidak berdampak terhadap ekonomi, terutama harga minyak.

Hal itu ia sampaikan Jokowi saat menyampaikan duka mendalam dari pemerintah dan masyarakat Indonesia atas meninggalnya Raisi.

"Kita harapkan tidak berdampak kepada ekonomi global utamanya yang berkaitan dengan harga minyak," kata Jokowi usai meninjau posko pengungsian banjir bandang di Kabupaten Agam, Sumatra Barat, Selasa (21/5/2024).

Menurut Jokowi bila ada dampak terhadap harga minyak atas tewasnya Raisi maka hal tersebut tentu memiliki dampak terhadap sektor lainnya.

"Karena kalau sudah harga minyak naik, berdampak dari peristiwa itu, itu akan berdampak ke mana-mana, ke kenaikan harga barang dan lain-lain. Kita harapkan tidak ada dampak seperti itu," ujar Jokowi.

Sebelumnya, Jokowi menyampaikan duka cita mendalam atas meninggalnya Presiden Iran Sayyed Ebrahim Raisi dalam kecelakaan helikopter, Minggu (19/5).

Dika cita mendalam juga ditujukan kepala negara untuk rombongan yang bersama Raisi di dalam helikopter. Ucapan duka cita disampaikan Jokowi melalui unggahan di akun X @jokowi.

"Innalillahi wa inna ilaihi raji’un. Duka cita mendalam atas wafatnya Presiden Iran, Yang Mulia Sayyed Ebrahim Raisi, beserta delegasi pendamping yang menyertai beliau dalam musibah kecelakaan di Iran," tulis Jokowi seperti dilihat Senin (20/5).

Jokowi mendoakan dengan tulus kepergian Raisi dan korban lainnya. Ia sekaligus mendoakan keluarga dan masyarakat Iran.

baca juga

"Doa tulus saya panjatkan bagi keluarga yang ditinggalkan dan masyarakat Iran," tulis Jokowi.

Sebelumnya, pemerintah Indonesia menyampaikan keprihatinan atas insiden jatuhnya helikopter yang membawa Presiden Iran Ebrahim Raisi beserta rombongan, Minggu (19/5).

"Pemerintah Indonesia mengikuti dengan penuh keprihatinan musibah yg menimpa helikopter yang membawa Presiden Iran, Y.M Ebrahim Raisi, Menteri Luar Negeri Iran, Y.M Hossein Amir-Abdollahian dan para delegasi yang menyertainya," kata Kementerian Luar Negeri RI melalui akun resmi X-nya @Kemlu_RI, Senin (20/5).

“Teriring doa kami bagi mereka dan seluruh rakyat Iran,” ujarnya.

Bukan hanya Raisi, helikopter itu juga membawa Menteri Luar Negeri Iran Hossein Amir-Abdollahian, Gubernur provinsi Azerbaijan Timur Malek Rahmati dan imam salat Jumat Tabriz Mohammad Ali Alehashem.

Setelah pencarian dilakukan berjam-jam, akhirnya satu helikopter yang membawa rombongan Presiden Raisi ditemukan hancur di perbukitan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Respons Jokowi Prihal Bobby Nasution Gabung Gerindra dan Hubungan dengan PDIP

Respons Jokowi Prihal Bobby Nasution Gabung Gerindra dan Hubungan dengan PDIP

News | Selasa, 21 Mei 2024 | 13:59 WIB

Santai Tak Diundang PDIP ke Rakernas Ke-V di Ancol, Begini Kata Jokowi

Santai Tak Diundang PDIP ke Rakernas Ke-V di Ancol, Begini Kata Jokowi

News | Selasa, 21 Mei 2024 | 13:45 WIB

Kahiyang Ayu

Kahiyang Ayu

News | Selasa, 21 Mei 2024 | 13:38 WIB

Terkini

Misteri Formasi Tak Lazim Drone Iran, Kesaksian Pilot F-15 Bikin Geger

Misteri Formasi Tak Lazim Drone Iran, Kesaksian Pilot F-15 Bikin Geger

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 23:08 WIB

Wacana Ekspor Satu Pintu Dinilai Berpotensi Perkuat Posisi Indonesia di Tengah Persaingan Global

Wacana Ekspor Satu Pintu Dinilai Berpotensi Perkuat Posisi Indonesia di Tengah Persaingan Global

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 23:01 WIB

Warga Sipiongot Senang Karena Jalan Diaspal Setelah Puluhan Tahun

Warga Sipiongot Senang Karena Jalan Diaspal Setelah Puluhan Tahun

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 22:40 WIB

Skandal Korupsi Kuota Haji: KPK Cecar Eks Dirjen PHU Hilman Latief Soal Modus Bagi-bagi 50 Persen

Skandal Korupsi Kuota Haji: KPK Cecar Eks Dirjen PHU Hilman Latief Soal Modus Bagi-bagi 50 Persen

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 21:32 WIB

Masuk RS Polri Gegara Sakit Saluran Pencernaan!  Penahanan Gus Yaqut Dibantarkan

Masuk RS Polri Gegara Sakit Saluran Pencernaan! Penahanan Gus Yaqut Dibantarkan

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 21:19 WIB

Eks Plt Direktur PU Ditahan! Terima Suap BUMN dan Rekayasa Proyek Fiktif Rp16 Miliar

Eks Plt Direktur PU Ditahan! Terima Suap BUMN dan Rekayasa Proyek Fiktif Rp16 Miliar

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 21:08 WIB

3 Tahun dalam Penyiksaan: Bagaimana Penyekapan YTR Bisa Luput dari Pantauan Sekitar?

3 Tahun dalam Penyiksaan: Bagaimana Penyekapan YTR Bisa Luput dari Pantauan Sekitar?

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 20:51 WIB

Sasaran Turis Bali! 18 Kg Ganja Asal Amerika-Rusia Diselundupkan Lewat Trik Kompartemen Koper

Sasaran Turis Bali! 18 Kg Ganja Asal Amerika-Rusia Diselundupkan Lewat Trik Kompartemen Koper

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 20:34 WIB

Ditanya Nyesal Ikut Pilpres 2024, Anies Balik Tanya Publik: NyeseI Tak Memilih Saya?

Ditanya Nyesal Ikut Pilpres 2024, Anies Balik Tanya Publik: NyeseI Tak Memilih Saya?

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 20:09 WIB

Usut Dalang Pembagian Kuota Haji 50:50, Eks Dirjen PHU Kemenag Dicecar KPK

Usut Dalang Pembagian Kuota Haji 50:50, Eks Dirjen PHU Kemenag Dicecar KPK

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 19:48 WIB