Niat Jemput Pacar, Pria di Jakarta justru Babak Belur Dikeroyok Sejumlah Opang

Muhammad Ilham Baktora

Rabu, 22 Mei 2024 | 19:48 WIB
Niat Jemput Pacar, Pria di Jakarta justru Babak Belur Dikeroyok Sejumlah Opang
Seorang pria mendapat hantaman di kepala oleh sejumlah orang yang diduga pengendara ojek pangkalan di Stasiun Manggarai, Jakarta. (Twitter/@Pai_C1)

Suara.com - Kasus pengeroyokan yang dilakukan sejumlah pengendara ojek pangkalan (opang) terhadap satu pria di sekitar Stasiun Manggarai, Jakarta viral di media sosial.

Diketahui pria yang berniat menjemput pacar perempuannya di stasiun setempat justru dihajar oleh sekelompok opang karena masalah sepele.

Melansir akun X, @Pai_C1, Rabu (22/5/2024) tampak sejumlah orang mengeroyok seorang pria bercelana pendek dengan kaus biru langit. Terdengar teriakan wanita yang bakal merekam kejadian tersebut.

"Aksi kekerasan yang diduga dilakukan bapak opang terhadap pemuda yang akan menjemput pacarnya," tulis caption video.

Perempuan yang ada di dalam video sempat melerai dan menjelaskan bahwa korban yang dikeroyok adalah pacarnya yang sudah diminta untuk menjemput.

Usut punya usut, peristiwa itu terpicu adanya kesalahpahaman antara pemuda dan para pengendara opang. Awalnya perempuan tersebut ditawari oleh opang untuk diantar ke tujuan rumahnya, namun perempuan tersebut mendiamkan karena sudah janjian dengan seseorang untuk menjemput.

"Saat teman prianya datang menjemput, satu opang bertanya, 'ngapain lu liat-liat?" tulis penjelasan yang dibagikan dalam video.

Pemuda pria yang merespon pertanyaan itu dengan menjelaskan perempuan tadi adalah pacarnya, dianggap sebagai penyulut emosi opang.

Muncullah adu mulut antara pengendara opang dan pria tersebut. Akhirnya terjadi baku hantam dan pengeroyokan pemuda tersebut di sekitar Stasiun Manggarai.

Viralnya video tersebut mendapat tanggapan dari netizen. Tak sedikit yang kesal dengan ulah opang tersebut yang justru mengeroyok si pria yang sudah menjelaskan dengan baik.

baca juga

"Opang enggak laku masih aja nongkrong enggak jelas. Lebih baik usaha yang lain yang lebih bermanfaat," kecam salah satu netizen.

"Jangan mau damai," kata lainnya.

"Ditunggu muka sedih, terus minta maaf di kantor polisi," kata netizen satunya.

"Giliran di kasusin nanti bilang minta maaf saya orang susah, tolong jangan dipenjarain, aduh-aduh," kata netizen lainnya mengingatkan jangan berakhir damai.

"Opang jangan maksa kalau penumpang enggak mau naik ya udah," ungkap lainnya.

Belum diketahui apakah kasus ini sudah dilaporkan oleh korban ke pihak berwajib atau tidak. Terlepas dari itu, peristiwa kesalahpahaman di beberapa wilayah memang kerap terjadi.

Termasuk di wilayah stasiun di mana antara opang dan sejumlah pengendara ojek online atau ojol kerap bersitegang karena masalah menjemput penumpang.

Meski ada kesepakatan agar drivel ojol tak menjemput di wilayah yang sudah ditetapkan, terkadang hal itu tetap dianggap mematikan ojek lokal. Polemik ini sejatinya sudah mereda, meski begitu masih kerap ditemukan adu mulut yang berakhir dengan baku hantam dan penganiayaan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Respons Kemenag Buntut Pengeroyokan Mahasiswa Unpam Saat Ibadah

Respons Kemenag Buntut Pengeroyokan Mahasiswa Unpam Saat Ibadah

News | Selasa, 07 Mei 2024 | 16:02 WIB

Ketua RT Dan 3 Warga Tersangka Pengeroyokan Mahasiswa Unpam Saat Ibadah, Tiga Bilah Pisau Disita

Ketua RT Dan 3 Warga Tersangka Pengeroyokan Mahasiswa Unpam Saat Ibadah, Tiga Bilah Pisau Disita

News | Selasa, 07 Mei 2024 | 15:10 WIB

Sejumlah Orang Ditangkap Polisi Buntut Kasus Penganiayaan Mahasiswa Unpam Saat Ibadah Doa

Sejumlah Orang Ditangkap Polisi Buntut Kasus Penganiayaan Mahasiswa Unpam Saat Ibadah Doa

News | Selasa, 07 Mei 2024 | 13:56 WIB

Terkini

Kemasan Rokok Seragam Berisiko Tabrak UU Merek, Wamenkum: Jangan Over Regulation!

Kemasan Rokok Seragam Berisiko Tabrak UU Merek, Wamenkum: Jangan Over Regulation!

News | Selasa, 07 Juli 2026 | 22:45 WIB

Sebut Polri Paling Korup, Burhanuddin Muhtadi Bongkar Kelemahan Survei IndexMundi

Sebut Polri Paling Korup, Burhanuddin Muhtadi Bongkar Kelemahan Survei IndexMundi

News | Selasa, 07 Juli 2026 | 22:23 WIB

Jalan Cinta Amblas Nyaris 90 Derajat, DKI Bongkar Pemicunya: Tanggul Kali Sunter Retak!

Jalan Cinta Amblas Nyaris 90 Derajat, DKI Bongkar Pemicunya: Tanggul Kali Sunter Retak!

News | Selasa, 07 Juli 2026 | 22:20 WIB

Isi Amplop Menhut Raja Juli Masih Misteri, KPK Duga Suap Hutan Kuansing Pakai Dolar Singapura

Isi Amplop Menhut Raja Juli Masih Misteri, KPK Duga Suap Hutan Kuansing Pakai Dolar Singapura

News | Selasa, 07 Juli 2026 | 22:05 WIB

Jokowi Mau Jadikan Jateng 'Kandang Gajah', Gerindra: Bagus, Kompetisi Politik Makin Sehat!

Jokowi Mau Jadikan Jateng 'Kandang Gajah', Gerindra: Bagus, Kompetisi Politik Makin Sehat!

News | Selasa, 07 Juli 2026 | 21:44 WIB

Bupati Kuansing Diduga Kumpulkan Duit dari 914 Anggota KUD untuk Suap Pelepasan Hutan

Bupati Kuansing Diduga Kumpulkan Duit dari 914 Anggota KUD untuk Suap Pelepasan Hutan

News | Selasa, 07 Juli 2026 | 21:35 WIB

Aksi Bersih-bersih atau Cari Aman, Kenapa Menhut Raja Juli Baru Lapor Amplop Usai OTT KPK?

Aksi Bersih-bersih atau Cari Aman, Kenapa Menhut Raja Juli Baru Lapor Amplop Usai OTT KPK?

News | Selasa, 07 Juli 2026 | 20:59 WIB

Eks Pimpinan KPK Sebut Menhut Raja Juli Akal-akali Balikin Amplop: Tetap Suap, Bisa Jadi Tersangka

Eks Pimpinan KPK Sebut Menhut Raja Juli Akal-akali Balikin Amplop: Tetap Suap, Bisa Jadi Tersangka

News | Selasa, 07 Juli 2026 | 20:54 WIB

Kader PSI Kalsel Desak Jokowi Segera Dilantik Jadi Ketua Dewan Pembina, Begini Respons Kaesang

Kader PSI Kalsel Desak Jokowi Segera Dilantik Jadi Ketua Dewan Pembina, Begini Respons Kaesang

News | Selasa, 07 Juli 2026 | 20:44 WIB

Duet 'Indonesia Emas 2045' dan 'India Maju 2047', PM Narendra Modi: Kita Mitra Alami

Duet 'Indonesia Emas 2045' dan 'India Maju 2047', PM Narendra Modi: Kita Mitra Alami

News | Selasa, 07 Juli 2026 | 19:35 WIB

×