Terkuak! Galang Tega Tusuk Imam Musala di Kebon Jeruk Gegara Cintanya Tak Direstui

Ria Rizki Nirmala Sari | Faqih Fathurrahman | Suara.com

Jum'at, 24 Mei 2024 | 15:15 WIB
Terkuak! Galang Tega Tusuk Imam Musala di Kebon Jeruk Gegara Cintanya Tak Direstui
Sosok Muhammad Galang Sadewo alias Galang alias MGS (24) yang menjadi tersangka penusukan imam musala di Kebon Jeruk, Muhammad Saidih (71) hingga tewas diperlihatkan di Mapolres Jakarta Barat, Jumat (24/5/2024). (Suara.com/Faqih)

Suara.com - Polisi meringkus Muhammad Galang Sadewo alias Galang alias MGS (24) yang menjadi tersangka penusukan imam musala di Kebon Jeruk, Muhammad Saidih (71) hingga tewas.

Kapolres Metro Jakarta Barat, Kombes Pol Muhammad Syahduddi mengatakan, tersangka tega menusuk korban lantaran dendam hubungannya tidak direstui.

Diketahui, Galang pernah menjalin asmara dengan cucu dari Saidih yang berinisial AKP. Namun hal itu tidak direstui oleh pihak keluarga.

“Tidak mendapat restu dari almarhum MS selaku kakeknya. Hubungan tersebut juga tidak mendapat restu dari ibu saudari A,” katanya saat di Mapolres Jakarta Barat, Jumat (24/5/2024).

Syahduddi menyampaikan, pelaku bisa kenal dengan cucu korban saat A masih bekerja di toko emas Pasar Kedoya. Sementara Galang saat itu bekerja sebagai satpam di pasar tersebut.

Galang saat itu sempat berkunjung ke rumah A yang berdekatan dengan rumah korban. Namun saat itu korban mendapat perlakuan yang kurang menyenangkan sehingga menyimpan dendam.

Dendam Galang semakin menjadi saat melihat A sudah bersama pria lain. Hal itulah yang membulatkan tekad Galang untuk menusuk kakek korban.

“Kemudian pelaku mengetahui jika cucu korban bersama laki-laki lain,” ucapnya.

Terduga pembunuh Ustaz Saidi Imam Musala di Kebon Jeruk yang tewas ditusuk saat ambil wudu. (tangkapan layar/instagram)
Terduga pembunuh Ustaz Saidi Imam Musala di Kebon Jeruk yang tewas ditusuk saat ambil wudu. (tangkapan layar/instagram)

Galang sudah merencanakan aksinya sejak dua tahun lalu atau sekira tahun 2022. Namun niat Galang tersebut baru dilakukan pada Kamis (16/5/2024) lalu.

“Niat tersebut diurungkan dan menunggu selama dua tahun agar para keluarga dan warga sekitar rumah korban sudah lupa dengan pelaku,” jelas Syahduddi.

Syahduddi memastikan dalam perkara ini tidak ada kaitannya dengan unsur Suku, Agama, Ras, dan Antargolongan (SARA).

“Kami jelaskan kejadian ini tidak ada unsur SARA, karena ini murni masalah pribadi,” ungkapnya.

Tersangka Galang dijerat berlapis yakni Pasal 340 KUHP tentang Pembunuhan Berencana dan atau Pasal 338 tentang Pembunuhan dengan ancaman hukuman 20 tahun penjara.

Sebelumya, seorang imam musala bernama Muhammad Saidih (71) tewas usai ditikam menggunakan pisau hendak wudhu saat ingin salat subuh di sebuah musala wilayah Kebon Jeruk, Jakarta Barat.

Tersangka ditikam di bagian pinggang sebelah kanan. Korban sempat dilarikan ke rumah sakit, namun nahas korban tewas saat ditangani tim medis.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Saksi Kunci Pembunuhan Vina Cirebon Diperiksa Berjam-jam, Ini Penjelasan Polisi

Saksi Kunci Pembunuhan Vina Cirebon Diperiksa Berjam-jam, Ini Penjelasan Polisi

News | Jum'at, 24 Mei 2024 | 10:36 WIB

Pesan Janggal Pegi Setiawan ke Sang Ibu, Ngakunya Tak Kenal Vina Cirebon Tapi Kok Tahu Jadi Tumbal?

Pesan Janggal Pegi Setiawan ke Sang Ibu, Ngakunya Tak Kenal Vina Cirebon Tapi Kok Tahu Jadi Tumbal?

Entertainment | Jum'at, 24 Mei 2024 | 08:52 WIB

Pegi Ikhlas Jadi Tumbal Anak Orang Berpangkat, Ibunda: Dia Siap Mati Syahid

Pegi Ikhlas Jadi Tumbal Anak Orang Berpangkat, Ibunda: Dia Siap Mati Syahid

News | Jum'at, 24 Mei 2024 | 08:35 WIB

Akhirnya! Polisi Tangkap Penikam Imam Musala Di Kebon Jeruk

Akhirnya! Polisi Tangkap Penikam Imam Musala Di Kebon Jeruk

News | Kamis, 23 Mei 2024 | 22:26 WIB

Akui Lihat Pegi Saat Malam Vina Dibunuh, Saksi Kunci: Dia Pakai Motor Smash Warna Pink

Akui Lihat Pegi Saat Malam Vina Dibunuh, Saksi Kunci: Dia Pakai Motor Smash Warna Pink

News | Kamis, 23 Mei 2024 | 19:00 WIB

Pemuda Cikarang Saksi Kunci Pembunuhan Vina Cirebon: Aep Bongkar Detik-detik Tragis

Pemuda Cikarang Saksi Kunci Pembunuhan Vina Cirebon: Aep Bongkar Detik-detik Tragis

News | Kamis, 23 Mei 2024 | 16:44 WIB

Terkini

Respons Kejagung Soal Vonis Bebas Tiga Terdakwa Kredit Sritex

Respons Kejagung Soal Vonis Bebas Tiga Terdakwa Kredit Sritex

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 15:43 WIB

Imigrasi Tangkap 210 WNA Terduga Pelaku Penipuan Investasi Daring di Batam

Imigrasi Tangkap 210 WNA Terduga Pelaku Penipuan Investasi Daring di Batam

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 15:39 WIB

Lebih Ganas dari PMK! Ancaman Penyakit BEF Hantui Sapi Kurban di Bekasi: Telat Sehari Bisa Mati

Lebih Ganas dari PMK! Ancaman Penyakit BEF Hantui Sapi Kurban di Bekasi: Telat Sehari Bisa Mati

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 15:16 WIB

Pakar UGM Tolak Kampus Ikut Kelola MBG, Khawatir Perguruan Tinggi Kehilangan Independensi

Pakar UGM Tolak Kampus Ikut Kelola MBG, Khawatir Perguruan Tinggi Kehilangan Independensi

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 15:05 WIB

Rasa Haru Selimuti Rumah Duka Haerul Saleh, Peti Jenazah Diantar Para Pimpinan BPK

Rasa Haru Selimuti Rumah Duka Haerul Saleh, Peti Jenazah Diantar Para Pimpinan BPK

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 14:53 WIB

Lantai 4 Rumah Anggota BPK Haerul Saleh Hangus 80 Persen

Lantai 4 Rumah Anggota BPK Haerul Saleh Hangus 80 Persen

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 14:45 WIB

Kesaksian ART Selamat dalam Kebakaran yang Menewaskan Anggota BPK

Kesaksian ART Selamat dalam Kebakaran yang Menewaskan Anggota BPK

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 14:37 WIB

Curhat ASN soal WFH Setiap Jumat: Bisa Hemat Rp 400 Ribu Sebulan tapi Banyak Distraksi

Curhat ASN soal WFH Setiap Jumat: Bisa Hemat Rp 400 Ribu Sebulan tapi Banyak Distraksi

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 14:22 WIB

Waspadai Hantavirus, DPR Desak Pemerintah Perketat Bandara dan Pelabuhan

Waspadai Hantavirus, DPR Desak Pemerintah Perketat Bandara dan Pelabuhan

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 14:17 WIB

Tantangan Iklim Makin Kompleks, Pendekatan Interdisipliner Dinilai Jadi Kunci

Tantangan Iklim Makin Kompleks, Pendekatan Interdisipliner Dinilai Jadi Kunci

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 14:07 WIB