Dirjen Cipta Karya Maknai Kebermanfaatan Air dan Sanitasi Bagi Kemakmuran Masyarakat dalam KTT WWF ke-10

Fabiola Febrinastri | Iman Firmansyah | Suara.com

Sabtu, 25 Mei 2024 | 14:21 WIB
Dirjen Cipta Karya Maknai Kebermanfaatan Air dan Sanitasi Bagi Kemakmuran Masyarakat dalam KTT WWF ke-10
Direktur Jenderal Cipta Karya Diana Kusumastuti dalam Pertemuan tingkat internasional World Water Forum (WWF) ke-10 di Bali pada 18-25 Mei 2024. (Dok: Kementerian PUPR)

Suara.com - Pertemuan tingkat internasional World Water Forum (WWF) ke-10 digelar di Bali pada 18-25 Mei 2024. Pertemuan tersebut membahas pengelolaan dan pemberdayaan air dalam skala global.

Sejalan dengan topik pertemuan tersebut, Direktorat Jenderal Cipta Karya Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) turut berperan dalam penyediaan air minum dan kelayakan sanitasi di Indonesia. Direktur Jenderal Cipta Karya Diana Kusumastuti, menjelaskan komitmennya sesuai dengan tema acara ini yaitu “Air untuk Kemakmuran Bersama”.

Diana menilai jika air minum selalu bersumber dari air baku yang berasal dari sungai. Dengan begitu, penting untuk menjaga kebersihan sungai agar setiap daerah dapat memperoleh air minum yang bersih dan layak.

Selain sampah, kebersihan sungai juga harus dijaga dari air limbah domestik yang mencemari. Maka dari itu, kelayakan sanitasi juga dibutuhkan untuk menunjang terjaganya air yang aman untuk dikonsumsi.

“Air minum itu sumbernya adalah air baku dari sungai. Otomatis sungai itu harus bersih, jangan terlalu banyak sampah. Sehingga untuk mengatur sampah harus ada pengamanan terhadap air tersebut," ujar Diana saat ditemui di stan Ditjen Cipta Karya.

Karena hal tersebut, Diana menyadari jika pengolahan air limbah yang layak akan saling berkaitan dengan penyediaan air minum. Jika keduanya dapat dikelola dengan baik, maka tujuan adanya air untuk kemakmuran masyarakat akan dapat tercapai.

“Untuk itu, sanitasi dan air minum tentunya bisa diolah dalam satu sistem atau satu manajemen sehingga nanti bisa saling menunjang dan memberikan manfaat kepada masyarakat”, imbuh Diana.

Dengan tujuan tersebut, Ditjen Cipta Karya juga membantu hadirnya program Penyediaan Air Minum dan Sanitasi Berbasis Masyarakat (Pamsimas). Program yang telah membantu 26 juta penduduk di seluruh Indonesia sejak tahun 2008 itu juga akan semakin menyentuh masyarakat yang kesulitan memperoleh air.

Misalnya dengan upaya untuk menyentuh masyarakat yang berada di daerah 3T (Tertinggal, Terdepan, dan Terluar) agar dapat memperoleh air dan sanitasi yang layak serta menyejahterakan masyarakat.

“Air itu kebutuhan manusia, sehingga bukan hanya perkotaan saja. Perdesaan juga harus dapat air. Apa lagi daerah yang terisolir dan jauh,” tutur Diana. “Otomatis mereka harus dapat air semuanya, jangan sampai tidak dapat air. Makanya kita harus mengupayakan”, imbuhnya.

Diana mengakui jika tantangan besar dihadapinya saat menyalurkan air dan sanitasi kepada daerah tersebut. Persoalan air sungai tercemar tentu menjadi tantangan utama. Karenanya, Ditjen Cipta Karya juga terus menjalin sinergi dengan Ditjen Sumber Daya Air (SDA) agar dapat menyukseskan misi tersebut.

Direktur Jenderal Cipta Karya Diana Kusumastuti. (Dok: Kementerian PUPR)
Direktur Jenderal Cipta Karya Diana Kusumastuti. (Dok: Kementerian PUPR)

Khusus dalam bidang sanitasi, Diana juga mendorong peningkatan kualitas pengolahan air limbah masyarakat secara merata. Dia juga meminta dukungan dari pemerintah daerah setempat untuk terus mendorong kualitas sanitasi yang layak.

Dari data Ditjen Cipta Karya, pada tahun 2023 terdapat 82,36 persen rumah tangga yang sudah memiliki akses sanitasi atau pengolahan air limbah domestik di rumahnya. “Ini kan masalah limbah domestik bisa dilakukan dengan terpusat atau setempat, maka sebaiknya harus didorong”, ujar Diana.

Peranan Ditjen Cipta Karya dengan sinergi pihak lainnya untuk menghasilkan siklus air dan limbah masyarakat yang baik terus diupayakan agar semakin banyak masyarakat merasakan kemakmuran dari air. Upaya tersebut terus membuahkan hasil dengan meningkatnya angka masyarakat yang memperoleh suplai air minum dan sistem pengolahan air limbah domestik yang baik.

Khusus pada helatan WWF ke-10 di Bali, Ditjen Cipta Karya juga turut berperan dalam sosialisasi dan edukasi dengan menghadirkan beberapa stan yang dipamerkan pada Expo WWF. Stan Ditjen Cipta Karya memamerkan pencapaian yang diraih dalam kurun waktu beberapa tahun terakhir.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pentingnya Kolaborasi dan Transformasi Tata Kelola dalam Penyediaan Air Minum dan Sanitasi

Pentingnya Kolaborasi dan Transformasi Tata Kelola dalam Penyediaan Air Minum dan Sanitasi

News | Kamis, 23 Mei 2024 | 20:30 WIB

Kelola Air dan Energi Baru: PJT I, CISPDR, dan PT Indra Karya Gelar Kolaborasi Tripartit

Kelola Air dan Energi Baru: PJT I, CISPDR, dan PT Indra Karya Gelar Kolaborasi Tripartit

Bisnis | Jum'at, 24 Mei 2024 | 17:37 WIB

Ecolab Targetkan Industri Hemat Air Hingga 300 Miliar Galon pada 2030

Ecolab Targetkan Industri Hemat Air Hingga 300 Miliar Galon pada 2030

Bisnis | Jum'at, 24 Mei 2024 | 13:59 WIB

World Water Forum Hasilkan Deklarasi Menteri, Usulkan Hari Danau Sedunia

World Water Forum Hasilkan Deklarasi Menteri, Usulkan Hari Danau Sedunia

Bisnis | Jum'at, 24 Mei 2024 | 08:04 WIB

5 Manfaat Mandi Air Dingin Saat Subuh: Bisa Tingkatkan Kesuburan Pria Loh!

5 Manfaat Mandi Air Dingin Saat Subuh: Bisa Tingkatkan Kesuburan Pria Loh!

Health | Jum'at, 24 Mei 2024 | 05:52 WIB

Pentingnya Penyediaan Air Minum dan Sanitasi yang Layak bagi Kebutuhan Masyarakat

Pentingnya Penyediaan Air Minum dan Sanitasi yang Layak bagi Kebutuhan Masyarakat

News | Kamis, 23 Mei 2024 | 20:30 WIB

Terkini

Israel Lumpuh, Iran Sulap 2 Wilayah Zionis Ini Jadi Kota Hantu

Israel Lumpuh, Iran Sulap 2 Wilayah Zionis Ini Jadi Kota Hantu

News | Senin, 23 Maret 2026 | 10:44 WIB

Perang Iran Picu Krisis Energi Global, Bisakah Energi Terbarukan Jadi Jalan Keluar?

Perang Iran Picu Krisis Energi Global, Bisakah Energi Terbarukan Jadi Jalan Keluar?

News | Senin, 23 Maret 2026 | 10:44 WIB

Rudal Kiamat Iran Punya Jarak Tempuh 'Aceh-Papua' Bikin Ketar-ketir AS dan Inggris

Rudal Kiamat Iran Punya Jarak Tempuh 'Aceh-Papua' Bikin Ketar-ketir AS dan Inggris

News | Senin, 23 Maret 2026 | 10:27 WIB

Mojtaba Khamenei Menghilang, 2 Intelijen Paling Ditakuti Dunia Ketar-ketir Sendiri

Mojtaba Khamenei Menghilang, 2 Intelijen Paling Ditakuti Dunia Ketar-ketir Sendiri

News | Senin, 23 Maret 2026 | 10:15 WIB

Kesulitan Lacak Keberadaan Mojtaba Khamenei, Intelijen AS dan Israel Dibuat Bingung

Kesulitan Lacak Keberadaan Mojtaba Khamenei, Intelijen AS dan Israel Dibuat Bingung

News | Senin, 23 Maret 2026 | 10:15 WIB

Arus Balik Lebaran 2026: KAI Daop 1 Tambah 88 Perjalanan dan Perketat Keamanan

Arus Balik Lebaran 2026: KAI Daop 1 Tambah 88 Perjalanan dan Perketat Keamanan

News | Senin, 23 Maret 2026 | 10:12 WIB

Habis Lebaran, Israel Makin Biadab Berbuat Hal Keji Begini ke Rakyat Palestina

Habis Lebaran, Israel Makin Biadab Berbuat Hal Keji Begini ke Rakyat Palestina

News | Senin, 23 Maret 2026 | 09:44 WIB

Arus Balik Lebaran 2026: 51 Ribu Penumpang Tiba di Jakarta, Pasar Senen dan Gambir Terpadat

Arus Balik Lebaran 2026: 51 Ribu Penumpang Tiba di Jakarta, Pasar Senen dan Gambir Terpadat

News | Senin, 23 Maret 2026 | 09:39 WIB

Benjamin Netanyahu Mulai Kalang Kabut Hadapi Iran Sampai Lakukan Hal Memalukan Ini

Benjamin Netanyahu Mulai Kalang Kabut Hadapi Iran Sampai Lakukan Hal Memalukan Ini

News | Senin, 23 Maret 2026 | 09:30 WIB

Prakiraan Cuaca Jakarta Senin: Langit Berawan Tebal, Hujan Turun Mulai Sore Hari

Prakiraan Cuaca Jakarta Senin: Langit Berawan Tebal, Hujan Turun Mulai Sore Hari

News | Senin, 23 Maret 2026 | 09:01 WIB