26 Badak Jawa Mati di Tangan Pemburu, Pelaku Berjumlah 13 Orang

Hairul Alwan

Kamis, 30 Mei 2024 | 19:00 WIB
26 Badak Jawa Mati di Tangan Pemburu, Pelaku Berjumlah 13 Orang
Badak Jawa yang Ada di Taman Nasional Ujung Kulon (TNUK). (Pixabay)

Suara.com - Sebanyak 26 Badak Jawa atau Badak Cula satu di Taman Nasional Ujung Kulon (TNUK) dikabarkan mati di tangan oknum tak bertanggung jawab. Kasus perburuan Badak Jawa itu telah diungkap aparat kepolisian.

Menurut informasi, terdapat dua jaringan berbada dengan 13 pelaku yang turut terlibat dalam perburuan liar Badak Jawa. Meski demikian, hingga kini baru 8 terduga pelaku yang baru ditangkap.

"Ada 2 jaringan, jaringan Sunendi sama jaringan Suhar. Sebelumnya kita amankan 2 orang penadah yang menjual ke Tiongkok, dan untuk pelaku perburuan liar itu semuanya ada 13 orang," kata Kapolda Banten Irjen Pol Abdul Karim, Kamis (30/5/2024).

"Tapi yang diamankan ada 8 orang sama penadahnya 2 orang. Dari hasil pemeriksaan termasuk pengecekan TKP, total badak (yang diburu) ada 26 ekor," kata Kapolda Banten Irjen Pol Abdul Karim, Kamis (30/5/2024).

Kata Abdul Karim, pihaknya belum bisa memastikan jumlah badak Jawa yang diburu oleh para pelaku lantaran masih melakukan penelusuran serta pencarian bukti-bukti di lapangan.

Pasalnya, munculnya jumlah 26 ekor masih sebatas dari pengakuan para pelaku yang telah diamankan.

"Masih belum kita ketahui berapa jumlahnya, ini hanya hasil keterangan (pelaku) saja, tapi kita belum tahu fakta yang ada di lapangan. Artinya dari pengakuan, dan pengakuan ini belum tahu juga, jadi jumlahnya masih simpang siur, bisa lebih ya bisa kurang," terang Abdul Karim.

Diakui polisi, saat ini pengejaran terhadap 3 orang pelaku yang menjadi DPO dari jaringan Suhar masih terus dilakukan. Sementara untuk jaringan Sunendi sudah dilakukan penangkapan secara keseluruhan.

"Dari 2 jaringan ini yang Sunendi sudah diamankan semua, dan jaringan Suhar. Suhar ini sudah kita tangkap, cuma ada 3 orang anak buahnya belum kita tangkap. Ke depannya kita masih melakukan operasi gabungan dengan TNUK," tandasnya.

baca juga

Kontributor : Yandi Sofyan

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pemburu Badak Jawa di Taman Nasional Ujung Kulon Dituntut 5 Tahun Penjara

Pemburu Badak Jawa di Taman Nasional Ujung Kulon Dituntut 5 Tahun Penjara

News | Senin, 13 Mei 2024 | 16:27 WIB

Kisah Pembunuh 127 Bocah Pembawa Petaka Dunia dalam Buku 'Pemburu Anak'

Kisah Pembunuh 127 Bocah Pembawa Petaka Dunia dalam Buku 'Pemburu Anak'

Your Say | Minggu, 05 Mei 2024 | 07:17 WIB

Empat Pemburu Tewas di Hutan Garut karena Ini, Satu Orang Luka Berat

Empat Pemburu Tewas di Hutan Garut karena Ini, Satu Orang Luka Berat

News | Jum'at, 06 Oktober 2023 | 15:47 WIB

Bacuya Maskot Piala Dunia U-17, Hewan yang Sudah Terancam Punah?

Bacuya Maskot Piala Dunia U-17, Hewan yang Sudah Terancam Punah?

Your Say | Minggu, 03 September 2023 | 18:35 WIB

Mengenal Kapal Pemburu Ranjau Tripartite-class Dalam Jejak Layanan TNI-AL

Mengenal Kapal Pemburu Ranjau Tripartite-class Dalam Jejak Layanan TNI-AL

Your Say | Rabu, 10 Mei 2023 | 18:41 WIB

Terkini

Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri

Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:28 WIB

Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok

Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:12 WIB

Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya

Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya

Bola | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:10 WIB

Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok

Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok

Bogor | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:05 WIB

Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI

Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:03 WIB

Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan

Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:00 WIB

Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator

Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator

Banten | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:55 WIB

Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan

Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:49 WIB

Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!

Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:37 WIB

BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan

BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan

Bri | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:28 WIB

×