Serang Balik! Habiburokhman Ke Mahfud MD: Peace Pak, Lima Tahun Jadi Menkopolhukam Tak Bisa Ungkap Kasus Vina?

Bangun Santoso | Bagaskara Isdiansyah | Suara.com

Kamis, 13 Juni 2024 | 16:08 WIB
Serang Balik! Habiburokhman Ke Mahfud MD: Peace Pak, Lima Tahun Jadi Menkopolhukam Tak Bisa Ungkap Kasus Vina?
Wakil Ketua Komisi III DPR RI Fraksi Gerindra, Habiburokhman. (Suara.com/Bagaskara)

Suara.com - Wakil Ketua Komisi III DPR RI Fraksi Gerindra, Habiburokhman menjawab balik tantangan yang diberikan eks Menkopolhukam Mahfud MD. Ia lantas mengkritik Mahfud selama menjadi Menkopolhukam justru tak bisa mengungkap kasus Vina Cirebon.

Hal itu disampaikan Habibur menanggapi Mahfud MD yang siap memberikan uang Rp 100 juta kepada Habiburokhman asalkan ia bisa memberitahukan kapan dan di mana eks Menko Polhukam itu pernah bilang kasus Vina Cirebon akan selesai dalam 7 hari.

Habiburokhman pun mengaku tak pernah berbicara soal apa yang dimaksud Mahfud. Ia mengawali itu dengan ucapan salam damai untuk Mahfud.

"Pertama, Pak Mahfud peace (tunjukan gestur dua jari). Jadi kan kemarin ada yang ngomong, Pak Mahfud bilang kasus Vina selesai 7 hari. Bukan saya yang ngomong loh. Saya hanya menanggapi, tapi saya menanggapi bukan hanya pernyataan itu, tapi pernyataan secara garis besar bahwa kasus ini menunjuk carut marut hukum," kata Habibur di Komplek Parlemen Senayan, Jakarta, Kamis (13/6/2024).

"Ini dalam kesempatan ini saya katakan Pak Mahfud tolong tunjukan kapan dan di mana, Habiburokhman bilang, Pak Mahfud bilang, kasus Vina selesai 7 hari. Karena saya nggak pernah bilang begitu juga," sambungnya.

Ia lantas menyampaikan kritiknya terhadap Mahfud MD. Ia menilai jika tak masuk akal kalau kasus Vina Cirebon ini menunjukan carut marut hukum. Pasalnya selama Mahfud menjadi Menkopolhukam kasus tersebut tak pernah terungkap kebenarannya.

"Tapi intinya secara garis besar, saya mengkritik Pak Mahfud. Biasa kan kami sama-sama aktivis saling mengkritik nggak ada masalah. Mengkritik mengapa, kasus Vina, satu kasus, dikatakan adalah bukti karut marut hukum. Menurut saya itu nggak masuk akal. Apalagi kasus tersebut dalam perjalanannya Pak Mahfud lima tahun menjabat sebagai Menkopolhukam. Iya kan?," katanya.

Lantas Ia mempertanyakan, selama Mahfud menjabat sebagai Menkopolhukam mengapa tak bisa mengungkap kasus tersebut.

"Kalau dia bilang kenapa 8 tahun tidak terungkap. Nah 'ente lima tahun jadi menko polhukam nggak bisa juga kok ungkap kasus tersebut?'. Ya nggak? Jadi ya sudahlah," ujarnya.

Habibur mengatakan, jika persoalan hukum tak bisa dinilai hanya dari satu atau dua kasus saja. Menurutnya, kalau begitu justru kasihan penegak hukum di level bawah dalam mengusut kasus.

"Jangan hanya karena satu kasus kita generalisir. Apalagi pak mahfud orang yg pernah di pemerintahan. Tahu melihat persoalan secara global seperti apa. Jadi jangan hanya satu dua kasus, kita seolah latah, ambil kesempatan, ambil panggung, menunjukkan seolah-olah kerja sejumlah besar orang tidak benar. Menurut saya ini sangat tidak fair," tutur dia.

Lebih lanjut, dirinya terbuka untuk dikritik balik oleh Mahfud. Tapi persoalan kasus Vina tak pernah bisa diungkap saat Mahfud menjadi Menkopolhukam.

"Kami, saya Habiburokhman, terbuka untuk dikritik. Tapi izinkan juga saya mengkritik senior saya tersebut, yang pernah memegang kekuasaa tertinggi di bidang hukum lima tahun, nggak bisa juga bongkar kasus Vina selama beliau jadi menteri. Oke ya, tapi sekali lagi piss Pak Mahfud ya," pungkasnya.

Sebelumnya, Mantan cawapres nomor urut 03, Mahfud MD siap berikan uang Rp 100 juta kepada politisi Gerindra, Habiburrokhman.

Uang Rp 100 juta itu siap diberikan Mahfud, asalkan Habiburrokhman bisa memberitahukan kapan dan di mana eks Menko Polhukam itu pernah bilang kasus Vina Cirebon akan selesai dalam 7 hari.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Digugat Tersangka Kasus Vina Cirebon, Polda Jabar Bentuk Tim Khusus Lawan Pegi Setiawan di Praperadilan

Digugat Tersangka Kasus Vina Cirebon, Polda Jabar Bentuk Tim Khusus Lawan Pegi Setiawan di Praperadilan

News | Kamis, 13 Juni 2024 | 14:44 WIB

Murka Merasa Disepelekan, Habiburokhman Semprot Sekjen MK di DPR: Jangan Dianggap Rapat Cuma Formalitas Pak!

Murka Merasa Disepelekan, Habiburokhman Semprot Sekjen MK di DPR: Jangan Dianggap Rapat Cuma Formalitas Pak!

News | Kamis, 13 Juni 2024 | 11:38 WIB

Panas! Kasus Vina Cirebon: Mahfud MD Tantang Habiburrokhman: Saya Bayar Rp100 Juta

Panas! Kasus Vina Cirebon: Mahfud MD Tantang Habiburrokhman: Saya Bayar Rp100 Juta

News | Kamis, 13 Juni 2024 | 08:44 WIB

Soal Kasus Vina Cirebon Jadi Sorotan, Menkumham: Polisi Harus Kerja Keras, Bongkar Tuntas!

Soal Kasus Vina Cirebon Jadi Sorotan, Menkumham: Polisi Harus Kerja Keras, Bongkar Tuntas!

News | Rabu, 12 Juni 2024 | 19:35 WIB

Mahfud MD Komentari Kasus Vina, Habiburokhman Gerindra: Omong Kosong, Dia Sudah Game Over!

Mahfud MD Komentari Kasus Vina, Habiburokhman Gerindra: Omong Kosong, Dia Sudah Game Over!

News | Rabu, 12 Juni 2024 | 18:41 WIB

Disindir Masih Nol dan Sepi Peminat, Siapa Saja Investor IKN yang Pernah Terdaftar?

Disindir Masih Nol dan Sepi Peminat, Siapa Saja Investor IKN yang Pernah Terdaftar?

Lifestyle | Rabu, 12 Juni 2024 | 16:58 WIB

Sindiran Menohok Mahfud MD Investor Asing Belum Juga Masuk IKN: Cari Terus Mas Bahlil

Sindiran Menohok Mahfud MD Investor Asing Belum Juga Masuk IKN: Cari Terus Mas Bahlil

News | Rabu, 12 Juni 2024 | 13:46 WIB

Terkini

BPKP Tegaskan Kerugian Rp1,5 T Kasus Korupsi Chromebook Nyata, Ini Penjelasannya

BPKP Tegaskan Kerugian Rp1,5 T Kasus Korupsi Chromebook Nyata, Ini Penjelasannya

News | Jum'at, 03 April 2026 | 23:40 WIB

Tiba Besok di Halim, Jenazah Kopda Farizal Rhomadhon Bakal Disambut Upacara Nasional Pimpinan TNI

Tiba Besok di Halim, Jenazah Kopda Farizal Rhomadhon Bakal Disambut Upacara Nasional Pimpinan TNI

News | Jum'at, 03 April 2026 | 22:18 WIB

Tragedi Maut di Basement TB Simatupang: Niat Tolong Rekan, 4 Pekerja Tewas Terjebak Gas Beracun

Tragedi Maut di Basement TB Simatupang: Niat Tolong Rekan, 4 Pekerja Tewas Terjebak Gas Beracun

News | Jum'at, 03 April 2026 | 22:05 WIB

Kecelakaan Maut di Kalideres: Ani Maryati Meninggal Dunia Usai Tersenggol Iring-iring Truk TNI

Kecelakaan Maut di Kalideres: Ani Maryati Meninggal Dunia Usai Tersenggol Iring-iring Truk TNI

News | Jum'at, 03 April 2026 | 21:36 WIB

Bukan Sekadar Isu! Said Didu Bongkar Alasan JK Khawatir Indonesia Chaos Juli-Agustus Mendatang

Bukan Sekadar Isu! Said Didu Bongkar Alasan JK Khawatir Indonesia Chaos Juli-Agustus Mendatang

News | Jum'at, 03 April 2026 | 21:02 WIB

Kader Demokrat Dilaporkan ke Kemen PPA Atas Tuduhan Kekerasan Psikis ke Istri dan Penelantaran Anak

Kader Demokrat Dilaporkan ke Kemen PPA Atas Tuduhan Kekerasan Psikis ke Istri dan Penelantaran Anak

News | Jum'at, 03 April 2026 | 20:04 WIB

BNI Tambah Fitur Keamanan, Aplikasi wondr Tak Bisa Diakses Saat Ada Panggilan Masuk

BNI Tambah Fitur Keamanan, Aplikasi wondr Tak Bisa Diakses Saat Ada Panggilan Masuk

News | Jum'at, 03 April 2026 | 19:47 WIB

'Mirip Nazi!' Wakil Ketua MPR Kecam Keras UU Hukuman Mati Israel bagi Tawanan Palestina

'Mirip Nazi!' Wakil Ketua MPR Kecam Keras UU Hukuman Mati Israel bagi Tawanan Palestina

News | Jum'at, 03 April 2026 | 19:08 WIB

Gara-gara Bak Sampah dan Tatapan Sinis, Eks Ojol di Bekasi Sewa Orang Siram Tetangga Pakai Air Keras

Gara-gara Bak Sampah dan Tatapan Sinis, Eks Ojol di Bekasi Sewa Orang Siram Tetangga Pakai Air Keras

News | Jum'at, 03 April 2026 | 18:44 WIB

Dude Herlino dan Alyssa Soebandono Diperiksa Bareskrim Kasus PT DSI Rp2,4 Triliun, Ini Faktanya

Dude Herlino dan Alyssa Soebandono Diperiksa Bareskrim Kasus PT DSI Rp2,4 Triliun, Ini Faktanya

News | Jum'at, 03 April 2026 | 18:19 WIB