Belum Ada Ajakan Masuk Kabinet usai Dukung Ganjar, Sandiaga Sadar Diri: Lebih Berhak yang Berjuang untuk Prabowo-Gibran

Agung Sandy Lesmana | Novian Ardiansyah | Suara.com

Minggu, 16 Juni 2024 | 19:08 WIB
Belum Ada Ajakan Masuk Kabinet usai Dukung Ganjar, Sandiaga Sadar Diri: Lebih Berhak yang Berjuang untuk Prabowo-Gibran
Belum Ada Ajakan Masuk Kabinet usai Dukung Ganjar, Sandiaga Sadar Diri: Lebih Berhak yang Berjuang untuk Prabowo-Gibran. (Antara)

Suara.com - Politikus Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Sandiaga Uno mengaku belum ada tawaran untuk bergabung di kabinet Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka pada pemerintahan mendatang.

Hal itu ia ungkapkan menanggapi pertanyaan apakah dirinya akan ikut menjadi bagian dari pemerintahan mendatang.

"Belum ada tawaran (masuk kabinet Prabowo-Gibran)," kata Sandiaga di Epicentrum XXI, Jakarta Selatan, Minggu (16/6/2024).

Walau belum ada tawaran, Sandiaga pun sadar diri.

Menurutnya, peluang untuk menjadi menteri di pemerintahan mendatang lebih berhak diberikan kepada pendukung Prabowo-Gibran di Pilpres 2024. Sementara posisi Sandiaga pada Pilpres kemarin berada di kubu Ganjar Pranowo-Mahfud MD.

Prabowo Subianto saat melantik Sandiaga Uno sebagai Ketua Umum APPSI periode 2015-2020, di GOR Senen, Jakarta, Selasa (22/3/2016) lalu. [Suara.com/Bagus Santosa]
Prabowo Subianto saat melantik Sandiaga Uno sebagai Ketua Umum APPSI periode 2015-2020, di GOR Senen, Jakarta, Selasa (22/3/2016) lalu. [Suara.com/Bagus Santosa]

"Tapi saya sebagai pendukung Pak Ganjar dan Pak Mahfud, saat itu kan. Tentunya yang lebih berhak yang berkeringat adalah yang pihak-pihak yang berjuang untuk pak Prabowo dan mas Gibran," kata Sandiaga.

Ngaku Siap Kena Reshuffle 

Sandiaga Uno mengaku siap bila ia terkena perombakan kabinet atau reshuffle di pemerintahan Jokowi-Maruf Amin.

Pernyataan itu ia sampaikan menanggapi isu terkait reshuffle. Politikus PPP ini mengaku belum mendengar terkait wacana reshuffle. Ia sebatas mengetahui dari pemberitana media.

"Saya belum dengar itu. Saya baca dari media," kata Sandiaga di Epicentrum XXI, Jakarta Selatan, Minggu (16/6/2024).

Kendati begitu, Sandiaga mengaku siap bila Presiden Jokowi turut melakukan reshuffle kapan saja terhadap dirinya.

"Tapi kan kita sebagai pembantu presiden siap di-reshuffle kapan pun," kata Sandiaga.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Soal Demo Lengserkan Mardiono dari PPP, Sandiaga: Ini Demokrasi Ya, tapi...

Soal Demo Lengserkan Mardiono dari PPP, Sandiaga: Ini Demokrasi Ya, tapi...

News | Minggu, 16 Juni 2024 | 18:09 WIB

Mendadak Nonton Bareng Bioskop, Anies dan Sandiaga Kompak Bantah Bahas Pilkada Jakarta

Mendadak Nonton Bareng Bioskop, Anies dan Sandiaga Kompak Bantah Bahas Pilkada Jakarta

Kotak Suara | Minggu, 16 Juni 2024 | 17:33 WIB

Pakar UGM Sebut Hakim MK Tahu 'Dosa' Jokowi di Pilpres 2024, Kenapa Tetap Menangkan Prabowo-Gibran?

Pakar UGM Sebut Hakim MK Tahu 'Dosa' Jokowi di Pilpres 2024, Kenapa Tetap Menangkan Prabowo-Gibran?

News | Jum'at, 14 Juni 2024 | 15:07 WIB

Sandiaga Bicara Kans Anies Di Pilgub Jakarta: Diuntungkan Karena Narasi Keberlanjutan

Sandiaga Bicara Kans Anies Di Pilgub Jakarta: Diuntungkan Karena Narasi Keberlanjutan

Kotak Suara | Kamis, 13 Juni 2024 | 19:17 WIB

Terkini

Harga Minyak Dunia Anjlok 6 Persen Usai Ketegangan AS-Iran di Selat Hormuz Mereda

Harga Minyak Dunia Anjlok 6 Persen Usai Ketegangan AS-Iran di Selat Hormuz Mereda

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 10:46 WIB

Studi Ungkap Gunung Berapi yang Tidur Ribuan Tahun Ternyata Bisa Tetap Aktif: Mengapa?

Studi Ungkap Gunung Berapi yang Tidur Ribuan Tahun Ternyata Bisa Tetap Aktif: Mengapa?

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 10:39 WIB

Menaker: Sertifikasi Kompetensi Jadi Bukti Formal Penting Bagi Lulusan Magang

Menaker: Sertifikasi Kompetensi Jadi Bukti Formal Penting Bagi Lulusan Magang

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 10:26 WIB

6 Fakta di Balik Bebasnya Piche Kota Indonesian Idol dari Tahanan Kasus Dugaan Pemerkosaan

6 Fakta di Balik Bebasnya Piche Kota Indonesian Idol dari Tahanan Kasus Dugaan Pemerkosaan

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 10:20 WIB

Wabah Hantavirus di Kapal MV Hondius Memaksa Spanyol Ambil Tindakan Darurat Evakuasi Penumpang

Wabah Hantavirus di Kapal MV Hondius Memaksa Spanyol Ambil Tindakan Darurat Evakuasi Penumpang

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 10:15 WIB

Muatan Penumpang Disorot! Bus ALS Maut yang Tewaskan 16 Orang Angkut Tabung Gas hinga Sepeda Motor

Muatan Penumpang Disorot! Bus ALS Maut yang Tewaskan 16 Orang Angkut Tabung Gas hinga Sepeda Motor

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 10:03 WIB

Tragedi Bus ALS vs Truk Tangki di Sumsel: 16 Jenazah Tiba di RS Bhayangkara, Mayoritas Luka Bakar!

Tragedi Bus ALS vs Truk Tangki di Sumsel: 16 Jenazah Tiba di RS Bhayangkara, Mayoritas Luka Bakar!

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 09:43 WIB

Komandan Elite Hizbullah Dilaporkan Tewas dalam Serangan Israel di Beirut Selatan

Komandan Elite Hizbullah Dilaporkan Tewas dalam Serangan Israel di Beirut Selatan

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 09:38 WIB

Viral Kuitansi Laundry Gubernur Kaltim Rp20,9 Juta Seminggu: Nyuci Dalaman Aja Seharga Cicilan Motor

Viral Kuitansi Laundry Gubernur Kaltim Rp20,9 Juta Seminggu: Nyuci Dalaman Aja Seharga Cicilan Motor

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 09:20 WIB

Gubernur Kaltim Rudy Mas'ud Terancam Hak Angket, DPR: Kepala Daerah Harus Sensitif Isu Publik

Gubernur Kaltim Rudy Mas'ud Terancam Hak Angket, DPR: Kepala Daerah Harus Sensitif Isu Publik

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 09:13 WIB