Prediksi Pilkada 2024: Kaum Nepotisme dan Dinasti Politik Berpesta, Politik Uang dan Bansos Bakal Merajalela

Rabu, 26 Juni 2024 | 21:42 WIB
Prediksi Pilkada 2024: Kaum Nepotisme dan Dinasti Politik Berpesta, Politik Uang dan Bansos Bakal Merajalela
Ilustrasi--Prediksi Pilkada 2024: Kaum Nepotisme dan Dinasti Politik Berpesta, Politik Uang dan Bansos Bakal Merajalela. Ist]

Suara.com - Pengamat politik Ray Rangkuti menilai pelaksanaan Pilkada 2024 diancam bayang-bayang nepotisme. Lebih dari itu, menurutnya politik bantuan sosial atau bansos juga bakal marak.

"Ancaman kedua di Pilkada 2024 ini bukannya nepotisme, apa yang lain? Membuat bansos merajalela karena sudah bisa dibuktikan bahwa bansos itu, kata MK tidak mempunyai efek pada keterpilihan seseorang," kata Ray dalam diskusi publik bertajuk Membongkar Korupsi, Kolusi, dan Nepotisme (Dinasti Politik Rezim Totalitarian) di Menteng, Jakarta Pusat, Rabu (26/6/2024).

Selain dua hal tersebut, menurut Ray, dinasti politik juga bakal mengiringi pelaksanaan pemilihan kepala daerah serentah tahun ini.

Pendiri Lingkar Madani Indonesia (Lima), Ray Rangkuti. (Suara.com/Bagaskara)
Pendiri Lingkar Madani Indonesia (Lima), Ray Rangkuti. (Suara.com/Bagaskara)

Ray berujar Pilkada 2024 merupakan pesta bagi kelompok-kelompok nepotisme dan dinasti politik. Ia juga menyoroti politik uang yang diprediksi tetap ada.

"Boleh jadi 2024 ini ya Pilkada kita merupakan pesta bagi tiga hal. Pertama pesta bagi kaum nepotis dan dinasti politik, kedua adalah pesta bansos, dan yang ketiga pesta politik uang," ujar Ray.

Soroti Kaesang

Sebelumnya, Ray menilai Ridwan Kamil belum tentu mau bila dipasangkan dengan putra bungsu Presiden Jokowi, Kaesang Pangarep untuk maju sebagai calon gubernur dan calon wakil gubernur DKI Jakarta.

Keengganan Ridwan Kamil atau RK itu beralasan lantaran ada putusan Mahkamah Agung (MA) terkait aturan batas usia calon kepala daerah yang memungkinkan jalannya Kaesang di Pilkada Jakarta.

Menurut Ray, saat ini partai-partai di Koalisi Indonesia Maju (KIM) juga masih berhitung dan mempertimbangkan untuk mengusung Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI) tersebut untuk mendampingi RK. Sebab majunya Kaesang sekalipun belum tentu bisa membuat peluang menang untuk RK di Jakarta.

Baca Juga: Sebut PKS Belum Bulat Usung Anies-Sohibul di Pilkada Jakarta, Gerindra: Hampir Pasti Kalah Kalau Maju Sendiri

Ridwan Kamil dan Gibran Rakabuming (Instagram/@ridwankamil/@gibran_rakabuming)
Ridwan Kamil dan Gibran Rakabuming (Instagram/@ridwankamil/@gibran_rakabuming)

"Karena apa? Karena di Jakarta basisnya adalah satu, kelompok PKS yang islamis; yang kedua, kelompok nasionalis di PDI Perjuangan; dan kelompok ketiga adalah kaum intelektual yang jelas-jelas mereka semua adalah antinepotisme, antidinasti," kata Ray.

RK sendiri, dinilai Ray, juga turut mempertimbangkan basis massa tersebut bila dirinya jadi maju di Pilkada dengan menggandeng Kaesang.

"Si Ridwan Kamil juga pintar, dia baca dulu siapa yang milih gue di Jakarta kalau pasangannya die," ujar Ray.

Menurut Ray, bila RK berpasangan dengan Kaesang tentu pemilih di tiga basis massa tersebut bakal kabur, dalam arti lain tidak akan memilih. Semisal kelompok Isalmis yang condong memilih PKS dan kelompok nasionalis yang memilih PDIP.

"(Kelompok) intelektual milih siapapun yang penting bukan nepotisme dan KKN. Kabur. Lalu Ridwan Kamil nanya, siapa lagi yang mau milih gue?" kata Ray.

Ray berpandangan RK memang sebaiknya ikut pemilihan gubernur Jawa Barat ketimbang Jakarta. Mengingat kans RK untuk menang kebih besar di Jawa Barat.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis: Jajal Seberapa Jawamu Lewat Tebak Kosakata Jatuh
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tebak Jokes Bapak-bapak, Cek Seberapa Lucu Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

VIDEO TERKAIT

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI