Sejarah Tradisi Tedak Siten yang Biasa Dilakukan Masyarakat di Jawa

Eviera Paramita Sandi

Rabu, 10 Juli 2024 | 17:40 WIB
Sejarah Tradisi Tedak Siten yang Biasa Dilakukan Masyarakat di Jawa
Momen Tedak Siten Baby Izz Anak Nikita Willy (Instagram/@Instagram/@thepotomoto)

Suara.com - Prosesi Tedak Siten adalah sebuah tradisi masyarakat di Jawa yang sudah dilakukan sejak dulu, namun kini banyak ditinggalkan.

Tedak Siten biasanya dilakukan untuk bayi yang sedang belajar berjalan.

Tedak Siten berasal dari bahasa Jawa Tedhak berarti turun (menapakkan kaki) sedangkan Siten artinya Tanah. Sehingga Tedak Siten adalah upacara menginjakkan atau menapakkan kaki ke tanah bagi seorang anak.

Tedak Siten merupakan bagian dari adat dan tradisi yang berasal dari masyarakat Jawa Tengah. Sejarah munculnya tradisi Tedak Siten, dilansir laman Peta Budaya Kemdikbud, sebagai sebuah tradisi, upacara Tedak Siten bersifat anonim yakni tidak dapat diketahui dengan pasti siapa yang pertama kali melaksanakan atau penciptanya.

Para leluhur melaksanakan upacara Tedak Siten sebagai bentuk penghormatan kepada bumi tempat anak mulai belajar menginjakkan kakinya ke tanah dengan diiringi doa-doa dari orangtua dan para sesepuh.

Pada umumnya masyarakat yang masih melaksanakan tradisi Tedak Siten adalah masyarakat Jawa yang tersebar mulai dari Jawa Tengah, Jawa Timur, dan Daerah Istimewa Yogyakarta. Maka dari itu, persebaran tradisi Tedak Siten biasanya mencakup tiga wilayah tersebut.

Upacara ini dilakukan dengan tujuan agar si bayi menjadi mandiri di masa depan dan selalu ditunggu-tunggu oleh orangtua dan kerabat keluarga Jawa. Hal ini karena dari upacara ini mereka dapat memperkirakan minat dan bakat si bayi yang baru bisa berjalan.

Biasanya prosesi ini dihadiri oleh keluarga inti (ayah, ibu, kakek, dan nenek), serta kerabat keluarga lainnya. Mereka hadir untuk turut mendoakan agar bayi tersebut terlindung dari gangguan setan.

Sedangkan dalam upacara Tedak Siten terdapat perlengkapan yang harus disiapkan, antara lain jadah tujuh warna warni, tangga yang terbuat dari tebu, kurungan (biasanya berbentuk seperti kurungan ayam) yang diisi dengan barang/benda, alat tulis, mainan dalam berbagai bentuk, air untuk membasuh dan memandikan anak, ayam panggang, pisang raja, udhik-udhik, jajan pasar, berbagai jenis jenang-jenangan, tumpeng lengkap dengan gudangan dan nasi kuning

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Aurel-Atta Lestarikan Tradisi Jawa, Ini Makna Dan Tata Cara Tedak Siten Anak

Aurel-Atta Lestarikan Tradisi Jawa, Ini Makna Dan Tata Cara Tedak Siten Anak

News | Rabu, 10 Juli 2024 | 17:27 WIB

Atta Halilintar Nempel ke Aurel Hermansyah di Acara Tedak Siten, Ciri-ciri Zodiak Scorpio Banget?

Atta Halilintar Nempel ke Aurel Hermansyah di Acara Tedak Siten, Ciri-ciri Zodiak Scorpio Banget?

Lifestyle | Rabu, 10 Juli 2024 | 10:39 WIB

Datang Telat, Gaya Kebaya dan Hijab Anak-anak Geni Faruk di Tedak Siten Azura Jadi Omongan

Datang Telat, Gaya Kebaya dan Hijab Anak-anak Geni Faruk di Tedak Siten Azura Jadi Omongan

Lifestyle | Selasa, 09 Juli 2024 | 19:56 WIB

Terkini

Jangan Gagal Paham! Putusan MK Soal Kuota Hangus Bukan Berarti Semua Paket Abadi, Ini Penjelasannya

Jangan Gagal Paham! Putusan MK Soal Kuota Hangus Bukan Berarti Semua Paket Abadi, Ini Penjelasannya

Tekno | Rabu, 29 Juli 2026 | 10:17 WIB

Perang Makin Panas! Amerika Kerahkan 20 Kapal Tempur Perketat Blokade Selat Hormuz Iran

Perang Makin Panas! Amerika Kerahkan 20 Kapal Tempur Perketat Blokade Selat Hormuz Iran

News | Rabu, 29 Juli 2026 | 10:10 WIB

Riset IHDC: Indonesia Berisiko Alami Silent Cognitive Burden pada Anak

Riset IHDC: Indonesia Berisiko Alami Silent Cognitive Burden pada Anak

Health | Rabu, 29 Juli 2026 | 10:09 WIB

Sepeda Listrik Polygon Berapa Harganya? Ini 3 Rekomendasi Paling Murah dan Terbaik

Sepeda Listrik Polygon Berapa Harganya? Ini 3 Rekomendasi Paling Murah dan Terbaik

Lifestyle | Rabu, 29 Juli 2026 | 10:07 WIB

Sidang dr Tifa Dimulai dari Nol! Jaksa Limpahkan Lagi Kasus Ijazah Palsu Jokowi ke PN Jaktim

Sidang dr Tifa Dimulai dari Nol! Jaksa Limpahkan Lagi Kasus Ijazah Palsu Jokowi ke PN Jaktim

News | Rabu, 29 Juli 2026 | 10:03 WIB

Kemarau Lumpuhkan 329 Telaga Air di Gunungkidul

Kemarau Lumpuhkan 329 Telaga Air di Gunungkidul

Foto | Rabu, 29 Juli 2026 | 10:00 WIB

Sama-sama Diperkuat Pemain Naturalisasi, Negara Tetangga Sirik dengan Timnas Indonesia

Sama-sama Diperkuat Pemain Naturalisasi, Negara Tetangga Sirik dengan Timnas Indonesia

Bola | Rabu, 29 Juli 2026 | 09:59 WIB

4 HP Murah Samsung Rp1 Jutaan Terbaik, Performa Stabil untuk Harian

4 HP Murah Samsung Rp1 Jutaan Terbaik, Performa Stabil untuk Harian

Tekno | Rabu, 29 Juli 2026 | 09:54 WIB

Gempa Kumamoto Magnitudo 7,1 Menewaskan 13 Orang, Merubuhkan Mall Aeon Jepang

Gempa Kumamoto Magnitudo 7,1 Menewaskan 13 Orang, Merubuhkan Mall Aeon Jepang

News | Rabu, 29 Juli 2026 | 09:52 WIB

Purbaya Jamin Dana Otsus Papua dan Wilayah Terdampak Bencana Aman Tanpa Ganggu Fiskal

Purbaya Jamin Dana Otsus Papua dan Wilayah Terdampak Bencana Aman Tanpa Ganggu Fiskal

Bisnis | Rabu, 29 Juli 2026 | 09:52 WIB

×