Militan Menggila, 33 Orang Tewas dalam Aksi Kekerasan di Pakistan Selama Juli, Terbaru Pasukan Keamanan

Andi Ahmad S | Suara.com

Kamis, 11 Juli 2024 | 15:04 WIB
Militan Menggila, 33 Orang Tewas dalam Aksi Kekerasan di Pakistan Selama Juli, Terbaru Pasukan Keamanan
Ilustrasi terorisme. [Ist]

Suara.com - Bentrokan yang terjadi di Pakistan tepatnya di provinsi bagian barat laut negara itu pada Rabu kemarin, dengan Tentara Pakistan dan polisi anti terorisme semakin panas.

Bentrokan terjadi selama operasi berbasis intelijen di pinggiran Peshawar, ibukota provinsi barat laut Khyber Pakhtunkhwa tersebut menewaskan tiga militan.

Dua tentara Pakistan tewas dan seorang kapten serta sejumlah perwira dari Departemen Kontra Terorisme. Informasi itu disampaikan menurut pernyataan bagian media Angkatan Darat Pakistan.

Saat ini korban terbaru dengan total jumlah yang tewas dalam insiden terkait terorisme pada Juli mencapai 33, termasuk 14 aparat keamanan, sembilan militan, dan delapan warga sipil.

Pertempuran terbaru terjadi sehari setelah lima tentara, termasuk seorang kapten, tewas di distrik suku Waziristan Utara dan Waziristan Selatan yang bergolak, yang berbatasan dengan Afghanistan.

"Selama operasi berlangsung, setelah baku tembak, tiga teroris termasuk (sasaran bernilai tinggi) yaitu komandan teroris Abdul Raheem juga menjadi korban," sebut pernyataan militer.

Ilustrasi 33 Orang Tewas dalam Aksi Kekerasan di Pakistan Selama Juli [Antara]
Ilustrasi 33 Orang Tewas dalam Aksi Kekerasan di Pakistan Selama Juli [Antara]

Komandan yang terbunuh itu terlibat dalam “banyak” kegiatan teroris, termasuk pembunuhan dua personel militer pada Mei, tambah pernyataan itu.

Serangan teroris meningkat di daerah perbatasan Khyber Pakhtunkhwa sejak Perdana Menteri Shehbaz Sharif menyetujui dan mengumumkan kampanye nasional anti-terorisme yang "diperkuat" bulan lalu untuk "memberantas ekstremisme dan terorisme dari negara," yang dikenal sebagai Azm-e-Istehkam, atau tekad untuk ketahanan.

Dalam laporan terbaru dari lembaga pemikir Institut Studi Konflik dan Keamanan Pakistan (PICSS) yang berbasis di Islamabad, setidaknya 60 orang tewas dalam 69 serangan teror, termasuk 33 personel keamanan dan 26 warga sipil bulan lalu. [Antara/OANA]

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Afrika Selatan Berduka, 12 Murid dan Sopir Bus Tewas dalam Kecelakaan Mengerikan

Afrika Selatan Berduka, 12 Murid dan Sopir Bus Tewas dalam Kecelakaan Mengerikan

News | Kamis, 11 Juli 2024 | 14:25 WIB

Kalung Perak Berubah Menjadi Tameng Pelindung, Kisah Ajaib Pria Selamat dari Peluru Maut

Kalung Perak Berubah Menjadi Tameng Pelindung, Kisah Ajaib Pria Selamat dari Peluru Maut

News | Kamis, 11 Juli 2024 | 14:03 WIB

Siapkan Algojo untuk Musnahkan Merpati, Cara Eksekusi Ala Pemerintah Limburger Mengerikan

Siapkan Algojo untuk Musnahkan Merpati, Cara Eksekusi Ala Pemerintah Limburger Mengerikan

News | Kamis, 11 Juli 2024 | 13:52 WIB

Terkini

Bom Bunuh Diri Guncang Pakistan, Kereta Militer Hancur Tewaskan Lebih dari 20 Orang

Bom Bunuh Diri Guncang Pakistan, Kereta Militer Hancur Tewaskan Lebih dari 20 Orang

News | Senin, 25 Mei 2026 | 09:28 WIB

Gaduh Alfamart di Lombok Tengah Dipaksa Tutup, Ini Regulasi yang Sebenarnya!

Gaduh Alfamart di Lombok Tengah Dipaksa Tutup, Ini Regulasi yang Sebenarnya!

News | Senin, 25 Mei 2026 | 09:25 WIB

Banjir Rendam 26 RT di Jakarta Timur, Kampung Melayu Paling Parah

Banjir Rendam 26 RT di Jakarta Timur, Kampung Melayu Paling Parah

News | Senin, 25 Mei 2026 | 08:53 WIB

Dituntut 5 Tahun Penjara, Noel Bakal Lawan Lewat Nota Pembelaan Pagi Ini

Dituntut 5 Tahun Penjara, Noel Bakal Lawan Lewat Nota Pembelaan Pagi Ini

News | Senin, 25 Mei 2026 | 08:36 WIB

Tembus 1,14 Ton! Ini Penampakan Sapi 'Kang Jo' Lumajang yang Dibeli Prabowo dari Peternak Gen Z

Tembus 1,14 Ton! Ini Penampakan Sapi 'Kang Jo' Lumajang yang Dibeli Prabowo dari Peternak Gen Z

News | Senin, 25 Mei 2026 | 08:17 WIB

Netanyahu Sebut Donald Trump Sepakat Iran Tak Boleh Punya Senjata Nuklir

Netanyahu Sebut Donald Trump Sepakat Iran Tak Boleh Punya Senjata Nuklir

News | Senin, 25 Mei 2026 | 07:30 WIB

Buntut Penjemputan Paksa Putri Ahmad Bahar, Komisi III Desak Usut Dugaan Intimidasi di Markas GRIB

Buntut Penjemputan Paksa Putri Ahmad Bahar, Komisi III Desak Usut Dugaan Intimidasi di Markas GRIB

News | Senin, 25 Mei 2026 | 07:26 WIB

Lukman Hakim Singgung Pembubaran Nobar Film 'Pesta Babi': Balas dengan Karya, Bukan Represif

Lukman Hakim Singgung Pembubaran Nobar Film 'Pesta Babi': Balas dengan Karya, Bukan Represif

News | Senin, 25 Mei 2026 | 07:10 WIB

Bongkar Horor Penjara Israel, Maimon Herawati: Relawan Disiksa, Dokter Tewas Diperkosa

Bongkar Horor Penjara Israel, Maimon Herawati: Relawan Disiksa, Dokter Tewas Diperkosa

News | Senin, 25 Mei 2026 | 06:45 WIB

Mendagri Tito: Mayoritas Wilayah Terdampak Banjir di Sumatera Berangsur Normal

Mendagri Tito: Mayoritas Wilayah Terdampak Banjir di Sumatera Berangsur Normal

News | Minggu, 24 Mei 2026 | 21:56 WIB