Janji Palsu Bertemu Yesus, Puluhan Nyawa Melayang Akibat Ajaran Sesat Pendeta di Kenya

Aprilo Ade Wismoyo

Rabu, 17 Juli 2024 | 14:38 WIB
Janji Palsu Bertemu Yesus, Puluhan Nyawa Melayang Akibat Ajaran Sesat Pendeta di Kenya
Pendeta Kenya (Youtube)

Suara.com - Pendeta Paul Nthenge Mackenzie, pemimpin sekte kiamat di Kenya, sedang menjalani persidangan setelah dituduh memimpin ajaran sesat yang menyebabkan kematian banyak pengikutnya. Mackenzie, yang memimpin Sekte Good News International Church, dituduh memaksa para pengikutnya untuk berpuasa sampai mati dengan janji bahwa mereka akan bertemu dengan Yesus setelah kiamat.

Mackenzie ditangkap setelah otoritas menemukan lebih dari 50 kuburan massal di hutan Shakahola, yang diduga berisi jenazah pengikut sektenya yang meninggal akibat kelaparan. Penyelidikan lebih lanjut mengungkap bahwa korban diminta untuk berhenti makan dan minum sebagai bagian dari persiapan kiamat yang dijanjikan Mackenzie.

Pemerintah Kenya telah mengecam tindakan Mackenzie dan mengumumkan akan memperketat pengawasan terhadap kelompok-kelompok agama yang mencurigakan. Presiden William Ruto menyebut kejadian ini sebagai tindakan terorisme yang disamarkan sebagai ajaran agama. Pihak berwenang juga berupaya untuk menyelamatkan pengikut sekte yang masih hidup dan memberikan mereka perawatan medis dan psikologis.

Pendeta Kenya (Youtube)
Pendeta Kenya (Youtube)

Selama persidangan, Mackenzie menghadapi sejumlah dakwaan termasuk pembunuhan, penyiksaan, dan penghasutan untuk bunuh diri. Dia membantah semua tuduhan dan mengklaim bahwa dia hanya mengajarkan apa yang dia yakini sebagai kebenaran agama. Jika terbukti bersalah, Mackenzie dapat menghadapi hukuman penjara seumur hidup.

Kasus ini telah menimbulkan diskusi luas tentang batas-batas kebebasan beragama dan perlindungan terhadap individu dari ajaran sesat yang berbahaya. Banyak pihak menyerukan perlunya regulasi yang lebih ketat untuk mencegah tragedi serupa di masa depan. Pemerintah Kenya juga didesak untuk meningkatkan pendidikan dan kesadaran masyarakat tentang bahaya sekte-sekte yang menyimpang.

Pendeta Paul Nthenge Mackenzie kini menanti keputusan pengadilan atas tindakannya yang diduga menyebabkan kematian banyak pengikutnya. Kasus ini menjadi pengingat akan pentingnya kewaspadaan terhadap ajaran-ajaran yang bisa membahayakan nyawa dan kesejahteraan masyarakat.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Biadab! Pria di Kenya Akui Bunuh 42 Wanita, Polisi Temukan 9 Jasad Termutilasi

Biadab! Pria di Kenya Akui Bunuh 42 Wanita, Polisi Temukan 9 Jasad Termutilasi

News | Selasa, 16 Juli 2024 | 10:19 WIB

Keturunan Pendeta vs Ulama Besar, Beda Silsilah Angelina Sondakh dan Geni Faruk yang Siap Besanan

Keturunan Pendeta vs Ulama Besar, Beda Silsilah Angelina Sondakh dan Geni Faruk yang Siap Besanan

Lifestyle | Senin, 15 Juli 2024 | 17:58 WIB

Sempat Terjerumus Ajaran Sesat, Adi Bing Slamet Baru Tenang Usai Syahadat Lagi

Sempat Terjerumus Ajaran Sesat, Adi Bing Slamet Baru Tenang Usai Syahadat Lagi

Entertainment | Minggu, 14 Juli 2024 | 21:15 WIB

Kenaikan Pajak di Kenya Picu Amuk Massa Rakyat: Mirip Indonesia 98

Kenaikan Pajak di Kenya Picu Amuk Massa Rakyat: Mirip Indonesia 98

News | Kamis, 27 Juni 2024 | 11:01 WIB

Kenya Rusuh! Warga Satu Negara Demo Protes Pajak Roti Naik

Kenya Rusuh! Warga Satu Negara Demo Protes Pajak Roti Naik

Bisnis | Rabu, 26 Juni 2024 | 12:22 WIB

Teroris Mengamuk! Serangan Brutal di Dagestan Rusia Tewaskan 7 Orang, Termasuk Pendeta dan Polisi

Teroris Mengamuk! Serangan Brutal di Dagestan Rusia Tewaskan 7 Orang, Termasuk Pendeta dan Polisi

News | Senin, 24 Juni 2024 | 10:20 WIB

Terkini

Ulasan Juvenile Justice: Paradoks Keadilan dalam Sistem Peradilan Anak

Ulasan Juvenile Justice: Paradoks Keadilan dalam Sistem Peradilan Anak

Your Say | Jum'at, 24 Juli 2026 | 13:30 WIB

Langsung Dimusnahkan Tim Gegana, Tiga Bom Pipa Ditemukan di Lokasi Pascabentrok Adonara

Langsung Dimusnahkan Tim Gegana, Tiga Bom Pipa Ditemukan di Lokasi Pascabentrok Adonara

News | Jum'at, 24 Juli 2026 | 13:29 WIB

Misteri Bau Menyengat di Gunung Kendil: Akhir Pilu Pencarian Munajat di Dasar Jurang 12 Meter

Misteri Bau Menyengat di Gunung Kendil: Akhir Pilu Pencarian Munajat di Dasar Jurang 12 Meter

Jatim | Jum'at, 24 Juli 2026 | 13:28 WIB

Bitcoin hingga Ethereum Melemah, Indeks Kripto CFX10 Turun ke Level 776,51

Bitcoin hingga Ethereum Melemah, Indeks Kripto CFX10 Turun ke Level 776,51

Bisnis | Jum'at, 24 Juli 2026 | 13:27 WIB

Dibentuk Era Prabowo, Kuliah di Universitas Republik Indonesia Apakah Gratis?

Dibentuk Era Prabowo, Kuliah di Universitas Republik Indonesia Apakah Gratis?

News | Jum'at, 24 Juli 2026 | 13:26 WIB

5 Sunscreen Mengandung Salicylic Acid untuk Kulit Berjerawat sesuai Review dan Harga

5 Sunscreen Mengandung Salicylic Acid untuk Kulit Berjerawat sesuai Review dan Harga

Lifestyle | Jum'at, 24 Juli 2026 | 13:25 WIB

Bukan Sekadar Diskriminasi, Event Lari Khusus Bule di Bali Ternyata Belum Kantongi Izin?

Bukan Sekadar Diskriminasi, Event Lari Khusus Bule di Bali Ternyata Belum Kantongi Izin?

Bali | Jum'at, 24 Juli 2026 | 13:21 WIB

Indonesia Geram Tanker Arab Saudi Dirudal di Laut Merah: Itu Pelanggaran Hukum Internasional

Indonesia Geram Tanker Arab Saudi Dirudal di Laut Merah: Itu Pelanggaran Hukum Internasional

News | Jum'at, 24 Juli 2026 | 13:21 WIB

Terkuak, Alasan Kejagung Keluarkan Sprindik TPPU Keempat di Kasus Febrie Adriansyah

Terkuak, Alasan Kejagung Keluarkan Sprindik TPPU Keempat di Kasus Febrie Adriansyah

News | Jum'at, 24 Juli 2026 | 13:18 WIB

Rayakan Hari Kebaya Nasional dengan 4 Brand Kebaya Mulai Rp100 Ribuan

Rayakan Hari Kebaya Nasional dengan 4 Brand Kebaya Mulai Rp100 Ribuan

Your Say | Jum'at, 24 Juli 2026 | 13:12 WIB

×