Tragedi Kereta Api di Gonda, 4 Tewas dan Puluhan Luka-Luka Saat Gerbong Tergelincir

Andi Ahmad S | Suara.com

Kamis, 18 Juli 2024 | 20:47 WIB
Tragedi Kereta Api di Gonda, 4 Tewas dan Puluhan Luka-Luka Saat Gerbong Tergelincir
Ilustrasi Tragedi Kereta Api di Gonda, 4 Tewas dan Puluhan Luka-Luka Saat Gerbong Tergelincir [Suara.com/Rahman]

Suara.com - Kecelakaan kereta api terjadi di di Gonda, Uttar Pradesh hari ini, setelah beberapa gerbong kereta ekspres Chandigarh-Dibrugarh.

Wakil Ketua Menteri Uttar Pradesh Brajesh Pathak mengatakan, terdapat empat penumpang telah meninggal pada insiden itu terjadi di Pikaura, terletak antara Gonda dan Jhilahi di Uttar Pradesh.

Tim penyelamat telah dikirim ke lokasi untuk operasi bantuan. Visual menunjukkan penumpang berdiri di sisi lintasan dengan barang bawaannya.

Kereta nomor 15904 menuju ke Dibrugarh di Assam dari Chandigarh. Pilot kereta api mengaku mendengar ledakan keras sesaat sebelum tabrakan. Pemerintah Pusat telah memerintahkan penyelidikan tingkat tinggi atas insiden tersebut.

Tim medis beranggotakan 40 orang dengan 15 ambulans berada di lokasi dan lebih banyak ambulans sedang dalam perjalanan ke lokasi kecelakaan.

Dari 21 gerbong tersebut, lima gerbong kompartemen AC tergelincir beberapa kilometer sebelum stasiun kereta Jhulahi. Beberapa kereta terkena dampak pada rute tersebut dan beberapa dialihkan, kata Pankaj Singh, CPRO, North Eastern Railways.

Rute Katihar-Amritsar Express dan Guwahati-Shrimata Vaishnodevi Katra Express telah dialihkan.

“Saya hampir bercukur, senang karena selamat. Jangan khawatir, saya baik-baik saja,” kata seorang penumpang di dalam kereta.

Video dari lokasi kecelakaan menunjukkan orang-orang mengeluarkan barang bawaan mereka dari gerbong yang tergelincir.

Salah satu gerbongnya terbalik dan berbelok ke kiri, dengan beberapa penumpang berdiri di atasnya.

Ketua Menteri Assam Himanta Biswa Sarma memberikan penjelasan singkat tentang kecelakaan itu dan pihak berwenang sedang memantau situasinya.

“Menyadari kecelakaan kereta api di distrik Gonda telah mengarahkan pejabat pemerintah distrik untuk mencapai lokasi kejadian dan mempercepat pekerjaan bantuan,” kata Kantor Kepala Menteri Uttar Pradesh.

“Ketua Menteri telah menginstruksikan para pejabat untuk segera membawa korban luka ke rumah sakit dan memberikan perawatan yang tepat. Beliau juga berharap agar korban luka segera sembuh,” tambahnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Karyawan Museum Jerman Menukar Lukisan Asli dengan Palsu, Jual untuk Gaya Hidup Mewah

Karyawan Museum Jerman Menukar Lukisan Asli dengan Palsu, Jual untuk Gaya Hidup Mewah

News | Kamis, 18 Juli 2024 | 20:18 WIB

Kisah Pilu Lin, Diperas Foto Sensitif oleh Suami, Wanita Ini Pilih Cerai dan Ungkap Semuanya

Kisah Pilu Lin, Diperas Foto Sensitif oleh Suami, Wanita Ini Pilih Cerai dan Ungkap Semuanya

News | Kamis, 18 Juli 2024 | 20:07 WIB

Rusia Lancarkan Serangan Udara Bertubi-tubi di Myrhorod dan Kremenchuk Ukraina

Rusia Lancarkan Serangan Udara Bertubi-tubi di Myrhorod dan Kremenchuk Ukraina

News | Kamis, 18 Juli 2024 | 18:22 WIB

Terkini

WFH ASN Tak Boleh Disalahgunakan, Mensos: Liburan Bisa Berujung Sanksi

WFH ASN Tak Boleh Disalahgunakan, Mensos: Liburan Bisa Berujung Sanksi

News | Kamis, 02 April 2026 | 23:02 WIB

Begini Cara Satgas PRR Manfaatkan Kayu Hanyutan di Wilayah Terdampak Bencana

Begini Cara Satgas PRR Manfaatkan Kayu Hanyutan di Wilayah Terdampak Bencana

News | Kamis, 02 April 2026 | 22:15 WIB

Respons Gempa Sulut: Mensos Pastikan Beri Santunan Ahli Waris dan Kirim Bantuan Sesuai Kebutuhan

Respons Gempa Sulut: Mensos Pastikan Beri Santunan Ahli Waris dan Kirim Bantuan Sesuai Kebutuhan

News | Kamis, 02 April 2026 | 21:44 WIB

Gegana Turun Tangan! Gereja di Jakarta hingga Bekasi Disisir dan Dijaga Ketat Jelang Ibadah Paskah

Gegana Turun Tangan! Gereja di Jakarta hingga Bekasi Disisir dan Dijaga Ketat Jelang Ibadah Paskah

News | Kamis, 02 April 2026 | 21:30 WIB

Kesimpulan DPR Kasus Amsal Sitepu: Desak Eksaminasi dan Evaluasi Kejari Karo

Kesimpulan DPR Kasus Amsal Sitepu: Desak Eksaminasi dan Evaluasi Kejari Karo

News | Kamis, 02 April 2026 | 21:17 WIB

Tegas! 1.256 SPPG di Timur Indonesia Disetop Sementara BGN Akibat Abaikan SLHS dan Tak Punya IPAL

Tegas! 1.256 SPPG di Timur Indonesia Disetop Sementara BGN Akibat Abaikan SLHS dan Tak Punya IPAL

News | Kamis, 02 April 2026 | 21:13 WIB

KPK Akan Maraton Periksa Agen Perjalanan Haji dan Umrah Pekan Depan

KPK Akan Maraton Periksa Agen Perjalanan Haji dan Umrah Pekan Depan

News | Kamis, 02 April 2026 | 20:42 WIB

Iran Pastikan Selat Hormuz Terbuka untuk Dunia, Tapi....

Iran Pastikan Selat Hormuz Terbuka untuk Dunia, Tapi....

News | Kamis, 02 April 2026 | 20:39 WIB

Kasus Kuota Haji, KPK Perpanjang Masa Penahanan Gus Alex Hingga 40 Hari ke Depan

Kasus Kuota Haji, KPK Perpanjang Masa Penahanan Gus Alex Hingga 40 Hari ke Depan

News | Kamis, 02 April 2026 | 20:33 WIB

2 Siswa SMP Terkena Peluru Nyasar, Marinir Ungkap Alasan Tolak Tuntutan Rp3,3 Miliar

2 Siswa SMP Terkena Peluru Nyasar, Marinir Ungkap Alasan Tolak Tuntutan Rp3,3 Miliar

News | Kamis, 02 April 2026 | 20:29 WIB