Aparat Gabungan Masih Terus Berjaga Pasca Kerusuhan di Puncak Jaya Papua

Chandra Iswinarno | Faqih Fathurrahman | Suara.com

Jum'at, 19 Juli 2024 | 19:36 WIB
Aparat Gabungan Masih Terus Berjaga Pasca Kerusuhan di Puncak Jaya Papua
Warga mengarak tiga jenazah di Kampung Pepera, Distrik Mulia, Kabupaten Puncak Jaya pada Kamis (18/7/2024). [Jubi/Istimewa]

Suara.com - Aparat gabungan masih terus bersiaga untuk memulihkan keamanan usai kerusuhan di Puncak Jaya, Papua Tengah.

Dalam peristiwa tersebut, tercatat 5 orang warga menjadi korban dalam kerusuhan tersebut, bahkan satu diantara tewas akibat tertusuk benda tajam.

"Memang benar pasukan gabungan sudah tiba di Mulia dan langsung bergabung dengan personel Polres Puncak Jaya," kata Kapolres Puncak Jaya, AKBP Kuswara, dalam keterangan tertulis yang diterima Suara.com, Jumat (19/7/2024)

Kuswara mengatakan, saat ini kondisi keamanan di wilayah Puncak Jaya relatif kondusif. Namun, petugas masih tetap berjaga di lokasi.

“Secara keseluruhan situasi keamanan relatif kondusif dan anggota tetap bersiaga,” katanya.

Meski demikian, Kuswara mengemukakan bahwa aktivitas perekonomian belum berjalan normal, sebagian warga mengaku masih takut untuk melakukan aktivitas usai kerusuhan.

Sebelumnya, tiga orang warga yang diduga sebagai anggota TPNPB-OPM berinisal SW (33), YW (41), dan DW (36) tewas tertembak oleh aparat TNI pada Selasa (16/7/2024) lalu.

Penembakan itu berbuntut panjang, hingga akhirnya terjadi kerusuhan. Dalam kerusuhan lanjutan tersebut empat orang mengalami luka. Kemudian satu orang lainnya dinyatakan tewas akibat luka senjata tajam.

“Sebanyak empat orang mengalami luka-luka dan seorang warga meninggal dunia, yaitu Abdulah Jaelani (30) yang terluka akibat benda tajam. Empat orang yang luka itu termasuk Danyon 753/AVT Mayor Inf Novald Dermawan yang terkena lemparan batu pada bagian kepala,” kata Kuswara.

“Korban luka lainnya Arief terkena panah di punggung, Safrudin terkena lemparan batu pada bagian bibir atas sebelah kiri, dan Surati alias Bude Nina terluka akibat benda tajam,” ujarnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Banyak Konflik, Uang Operasional Prajurit TNI di Papua Bakal Dinaikkan Jadi Rp 97 Ribu per Hari

Banyak Konflik, Uang Operasional Prajurit TNI di Papua Bakal Dinaikkan Jadi Rp 97 Ribu per Hari

News | Rabu, 10 Juli 2024 | 18:01 WIB

Anggota OPM Tewas Ditembak Di Topo Papua

Anggota OPM Tewas Ditembak Di Topo Papua

News | Minggu, 07 Juli 2024 | 23:23 WIB

Kabel Laut Papua Putus Lagi! Internet Merauke Sempat Lumpuh, Rugi Jutaan Dolar

Kabel Laut Papua Putus Lagi! Internet Merauke Sempat Lumpuh, Rugi Jutaan Dolar

Tekno | Selasa, 25 Juni 2024 | 08:36 WIB

Terkini

Satu Prajurit TNI Gugur di Lebanon, RI Desak Investigasi Transparan atas Serangan ke Pasukan PBB

Satu Prajurit TNI Gugur di Lebanon, RI Desak Investigasi Transparan atas Serangan ke Pasukan PBB

News | Senin, 30 Maret 2026 | 11:42 WIB

Mengadu Nasib di Jakarta Usai Lebaran, Pramono Sebut Beberapa Pendatang 'Buta' Kondisi Ibu Kota

Mengadu Nasib di Jakarta Usai Lebaran, Pramono Sebut Beberapa Pendatang 'Buta' Kondisi Ibu Kota

News | Senin, 30 Maret 2026 | 11:42 WIB

Sekjen PBB Kecam Kematian Prajurit TNI di Lebanon: Serangan Ancam Keselamatan Pasukan Perdamaian

Sekjen PBB Kecam Kematian Prajurit TNI di Lebanon: Serangan Ancam Keselamatan Pasukan Perdamaian

News | Senin, 30 Maret 2026 | 11:26 WIB

AS-Israel Bongkar Kebohongan Sendiri usai Serang Kampus Iran, Isu Nuklir Cuma Bualan

AS-Israel Bongkar Kebohongan Sendiri usai Serang Kampus Iran, Isu Nuklir Cuma Bualan

News | Senin, 30 Maret 2026 | 11:23 WIB

Di Tengah Perang dengan Iran, AS dan Israel Bahas Pangkalan Militer Baru

Di Tengah Perang dengan Iran, AS dan Israel Bahas Pangkalan Militer Baru

News | Senin, 30 Maret 2026 | 11:23 WIB

PM Spanyol Peringatkan Potensi Krisis Pangan Akibat Konflik di Timur Tengah

PM Spanyol Peringatkan Potensi Krisis Pangan Akibat Konflik di Timur Tengah

News | Senin, 30 Maret 2026 | 11:17 WIB

Harga BBM Naik, Transportasi Umum di Australia Gratis

Harga BBM Naik, Transportasi Umum di Australia Gratis

News | Senin, 30 Maret 2026 | 11:17 WIB

Kemlu RI Konfirmasi 1 Prajurit TNI Gugur di Lebanon, 3 Lainnya Terluka Kena Serangan Artileri

Kemlu RI Konfirmasi 1 Prajurit TNI Gugur di Lebanon, 3 Lainnya Terluka Kena Serangan Artileri

News | Senin, 30 Maret 2026 | 11:14 WIB

DKI Siap Terapkan WFH 1 Hari per Pekan, Pramono: Tapi Bukan Hari Rabu

DKI Siap Terapkan WFH 1 Hari per Pekan, Pramono: Tapi Bukan Hari Rabu

News | Senin, 30 Maret 2026 | 11:13 WIB

Skema One Way Berakhir, Ruas Tol Cipali Kembali Beroperasi Normal

Skema One Way Berakhir, Ruas Tol Cipali Kembali Beroperasi Normal

News | Senin, 30 Maret 2026 | 11:08 WIB