Kamala Harris Desak Benjamin Netanyahu Terkait Situasi Kemanusiaan di Gaza: Saya Tidak Akan Diam!

Bella | Suara.com

Sabtu, 27 Juli 2024 | 05:15 WIB
Kamala Harris Desak Benjamin Netanyahu Terkait Situasi Kemanusiaan di Gaza: Saya Tidak Akan Diam!
Kamala Harris (Instagram/kamalaharris)

Suara.com - Calon Presiden Partai Demokrat, Kamala Harris, menekan Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, terkait situasi kemanusiaan di Gaza. Hal itu disampaikannya dalam pembicaraan yang digambarkannya sebagai diskusi terbuka, dan menegaskan bahwa ia tak akan diam melihat kondisi yang terjadi.

"Apa yang telah terjadi di Gaza selama sembilan bulan terakhir sangat menghancurkan. Gambar-gambar anak-anak yang tewas dan orang-orang kelaparan yang putus asa melarikan diri mencari keselamatan, terkadang dipindahkan untuk kedua, ketiga atau keempat kalinya." kata Harris.

Meski demikian, Harris mengakui bahwa Israel memiliki hak untuk membela diri dan mengecam Hamas sebagai organisasi teroris brutal yang memicu perang dan telah melakukan tindakan kekerasan seksual yang mengerikan, tetapi dia menegaskan bahwa cara Israel mempertahankan diri juga penting.

“Kita tidak bisa berpaling dari tragedi-tragedi ini di Gaza. Kita tidak bisa membiarkan diri kita menjadi mati rasa terhadap penderitaan, dan saya tidak akan diam.” tegasnya.

Kamala Harris dan Joe Biden (Instagram/kamalaharris)
Kamala Harris dan Joe Biden (Instagram/kamalaharris)

Harris menyerukan pembentukan negara Palestina dan mendesak Netanyahu dan Hamas untuk menyepakati kesepakatan gencatan senjata dan pembebasan sandera. Hal itu guna mengakhiri perang yang telah menyebabkan kematian terlalu banyak warga sipil yang tidak bersalah.

"Seperti yang baru saja saya katakan kepada Perdana Menteri Netanyahu, inilah saatnya untuk menyelesaikan kesepakatan ini," ujarnya.

Beberapa jam sebelumnya, Perdana Menteri Israel tersebut menikmati sambutan hangat dari Biden di Ruang Oval.

"Dari seorang Yahudi Zionis yang bangga kepada seorang Irlandia-Amerika Zionis yang bangga, saya ingin berterima kasih atas 50 tahun pelayanan publik dan 50 tahun dukungan untuk negara Israel." kata Netanyahu.

Menurut pernyataan Gedung Putih tentang pertemuan mereka, kedua pemimpin tersebut membahas gencatan senjata dan negosiasi sandera secara rinci. Dalam pertemuan itu, Biden menyatakan perlunya menutup celah yang tersisa, menyelesaikan kesepakatan secepat mungkin, membawa para sandera pulang, dan mencapai akhir perang yang tahan lama di Gaza.

Pernyataan tegas Harris pada hari Kamis, mencerminkan potensi perbedaan pendekatan dari Biden dalam menghadapi Netanyahu. Beberapa pihak mencatat pentingnya Harris sebagai pihak yang memberikan pernyataan publik setelah dia dan Biden secara terpisah bertemu dengan perdana menteri.

Perdana Menteri (PM) Israel Benjamin Netanyahu. [AFP]
Perdana Menteri (PM) Israel Benjamin Netanyahu. [AFP]

Dalam pertemuan tersebut, Harris membahas pemindahan berulang warga Palestina sejak dimulainya perang, yang dipicu oleh serangan Hamas ke selatan Israel pada 7 Oktober yang menewaskan 1.200 warga sipil dan mengambil 250 sandera.

Serangan balasan Israel terhadap Hamas telah menewaskan lebih dari 39.000 warga Palestina di Gaza, menurut kementerian kesehatan wilayah yang dikelola Hamas.

Harris juga mengenang saat menanam pohon untuk Israel ketika masih kecil dan mengatakan bahwa sebagai senator dari California dan sebagai wakil presiden, dia memiliki komitmen yang teguh terhadap keberadaan negara Israel dan rakyatnya. Dia mengatakan bahwa Israel memiliki hak untuk membela diri dan bagaimana mereka melakukannya adalah hal yang penting.

Para pendukung Harris mengatakan bahwa dia lebih mungkin untuk terlibat dalam kritik publik terhadap Netanyahu dibandingkan dengan Biden. Untuk memusatkan perhatian pada korban sipil di antara warga Palestina akibat perang di Gaza, meskipun dia akan mempertahankan bantuan militer dan dukungan lainnya untuk Israel yang telah menjadi pilar kebijakan luar negeri Biden.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Waspada Aplikasi Al Quran Problematik, Diduga Buatan Israel: Banyak Penyelewengan Ayat, Panen Bintang Satu

Waspada Aplikasi Al Quran Problematik, Diduga Buatan Israel: Banyak Penyelewengan Ayat, Panen Bintang Satu

Tekno | Jum'at, 26 Juli 2024 | 17:40 WIB

Nikmati Pekerjaan dan Jabatan tapi Lebih Cinta Negara, Ini Alasan Joe Biden Hengkang dari Bursa Pilpres 2024

Nikmati Pekerjaan dan Jabatan tapi Lebih Cinta Negara, Ini Alasan Joe Biden Hengkang dari Bursa Pilpres 2024

News | Jum'at, 26 Juli 2024 | 16:40 WIB

Bukan Cuma Trump, Nasib Kamala Harris di Pilpres AS Juga Diramal The Simpsons?

Bukan Cuma Trump, Nasib Kamala Harris di Pilpres AS Juga Diramal The Simpsons?

Lifestyle | Jum'at, 26 Juli 2024 | 14:11 WIB

Kecam Pidato Netanyahu di Kongres AS, Hamas: Penjahat Perang Harus Ditangkap, Bukan Diberi Panggung!

Kecam Pidato Netanyahu di Kongres AS, Hamas: Penjahat Perang Harus Ditangkap, Bukan Diberi Panggung!

News | Jum'at, 26 Juli 2024 | 12:07 WIB

"Penjahat Perang", Anggota Kongres Rashida Tlaib Protes Keras Pidato Netanyahu di Gedung Capitol

"Penjahat Perang", Anggota Kongres Rashida Tlaib Protes Keras Pidato Netanyahu di Gedung Capitol

News | Kamis, 25 Juli 2024 | 12:40 WIB

Tlaib: Pidato Netanyahu di Kongres AS Gambarkan Penjahat Perang Yang Sadis

Tlaib: Pidato Netanyahu di Kongres AS Gambarkan Penjahat Perang Yang Sadis

News | Kamis, 25 Juli 2024 | 10:36 WIB

Air Mata Bahagia Mengalir, Wanita Tunawisma Akhirnya Punya Rumah Baru Berkat Orang Ini

Air Mata Bahagia Mengalir, Wanita Tunawisma Akhirnya Punya Rumah Baru Berkat Orang Ini

News | Kamis, 25 Juli 2024 | 01:31 WIB

Korban Pembantaian Israel di Gaza Menjadi 39.145 Orang Setelah 55 Warga Palestina Tewas dalam Serangan Terbaru

Korban Pembantaian Israel di Gaza Menjadi 39.145 Orang Setelah 55 Warga Palestina Tewas dalam Serangan Terbaru

News | Rabu, 24 Juli 2024 | 19:05 WIB

Virus West Nile Itu Apa? Serang Warga Israel, Gejalanya Tidak Buang Air Kecil Lebih dari 10 Jam

Virus West Nile Itu Apa? Serang Warga Israel, Gejalanya Tidak Buang Air Kecil Lebih dari 10 Jam

Health | Rabu, 24 Juli 2024 | 16:27 WIB

Rumah Sakit Militer Malaysia Siap Rawat Warga Palestina, Tunggu Lampu Hijau Mesir

Rumah Sakit Militer Malaysia Siap Rawat Warga Palestina, Tunggu Lampu Hijau Mesir

News | Rabu, 24 Juli 2024 | 14:37 WIB

Terkini

Gibran dan Teddy Indra Wijaya Jadi Magnet Pilres 2029, Hensa: Semua Bergantung Keputusan Prabowo

Gibran dan Teddy Indra Wijaya Jadi Magnet Pilres 2029, Hensa: Semua Bergantung Keputusan Prabowo

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 08:14 WIB

Rusia Minta Evakuasi Diplomat dari Ibu Kota Ukraina, Eropa Memanas

Rusia Minta Evakuasi Diplomat dari Ibu Kota Ukraina, Eropa Memanas

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 07:54 WIB

Gaza Kembali Membara! Serangan Israel Tewaskan Kolonel Polisi dan Lukai 17 Orang

Gaza Kembali Membara! Serangan Israel Tewaskan Kolonel Polisi dan Lukai 17 Orang

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 07:29 WIB

Tulisan Tangan Terakhir Jeffrey Epstein Dipublikasikan, Isi Pesannya Bikin Geger

Tulisan Tangan Terakhir Jeffrey Epstein Dipublikasikan, Isi Pesannya Bikin Geger

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 07:20 WIB

Ancaman Baru Setelah COVID? Argentina Dituding Jadi Sumber Wabah Hantavirus

Ancaman Baru Setelah COVID? Argentina Dituding Jadi Sumber Wabah Hantavirus

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 07:07 WIB

Kelicikan Zionis Israel, Beirut Selatan Dibombardir Saat Gencatan Senjata

Kelicikan Zionis Israel, Beirut Selatan Dibombardir Saat Gencatan Senjata

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 06:57 WIB

Warga Perumahan Taman Mangu Indah Bantah Isu Banyak Rumah Dijual Akibat Banjir

Warga Perumahan Taman Mangu Indah Bantah Isu Banyak Rumah Dijual Akibat Banjir

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 06:05 WIB

Terkait Reformasi Polri, Boni Hargens Apresiasi Komitmen Kapolri Listyo Sigit

Terkait Reformasi Polri, Boni Hargens Apresiasi Komitmen Kapolri Listyo Sigit

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 23:13 WIB

Banyak Kasus Terlambat Ditangani, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini Kanker Paru

Banyak Kasus Terlambat Ditangani, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini Kanker Paru

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 22:30 WIB

Terbongkar! WNA China Sulap Apartemen Jakarta Jadi Pabrik Vape Narkoba Etomidate

Terbongkar! WNA China Sulap Apartemen Jakarta Jadi Pabrik Vape Narkoba Etomidate

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 22:10 WIB