Cara Mengirim Pesan WhatsApp untuk Dosen atau Guru: Utamakan Etika dan Kesopanan

M. Reza Sulaiman

Selasa, 30 Juli 2024 | 15:47 WIB
Cara Mengirim Pesan WhatsApp untuk Dosen atau Guru: Utamakan Etika dan Kesopanan
Cara mengirim pesan Whatsapp yang sopan ke dosen atau guru. (Kolase/Whatsapp/Pexels)

Suara.com - Etika dan akhlak adalah hal yang harus dijaga dalam kehidupan sehari-hari, terutama bagi mahasiswa yang sedang menempuh pendidikan di perguruan tinggi. Salah satu aspek penting dari etika ini adalah cara mengirim pesan WhatsApp untuk dosen atau guru yang membimbing kita.

Banyak mahasiswa yang belum memahami bagaimana cara mengirim pesan WA yang beretika, sehingga pesan mereka sering kali tidak dijawab, diabaikan, atau bahkan membuat dosen merasa kesal dan tersinggung.

Etika Mengirim Pesan WA/SMS yang Sopan

Sering kali, karena terbiasa mengirim WA ke teman-teman, mahasiswa mengirim pesan kepada dosen dengan cara yang sama seperti mengirim pesan ke sesama mahasiswa atau teman dekat. Hal ini bisa membuat pesan tersebut terkesan tidak sopan dan kurang beretika.

Padahal, cara mengirim pesan WhatsApp untuk dosen tidak susah dilakukan. Meskipun pesan yang tidak sopan bukanlah satu-satunya alasan dosen tidak menjawab, setidaknya kita harus berusaha untuk berkomunikasi dengan baik. Dirangkum Suara.com, Selasa (27/7/2024), berikut ini cara mengirim pesan WhatsApp untuk guru dan dosen:

1. Salam dan Sapa

Awali pesan dengan salam dan tuliskan lengkap. Jangan langsung menyampaikan keperluan tanpa salam karena terkesan kasar dan tidak beretika. Sapa dosen dengan sopan, menggunakan bahasa formal dan sapaan yang sesuai seperti "Bapak", "Ibu", atau nama lengkapnya.

Contoh Benar:

  • Assalamualaikum Bu Herni
  • Selamat Pagi Pak Tony

Contoh Salah:

baca juga
  • Pagi Pak/Mas Broo...
  • Selamat Pagi Miss Irma yang cuannntikkk,,,

2. Sebutkan Identitas Diri

Perkenalkan diri dengan sopan dan jelas karena dosen tidak selalu menyimpan nomor semua mahasiswa.

Contoh Benar:

  • Assalamualaikum Bu Irma, maaf mengganggu. Saya Fitri Rahmawati, salah satu mahasiswa bimbingan Ibu di Prodi KPI.

Contoh Salah:

  • Pagi Bu, ibu ada di mana sekarang? Hari ini ke kampus gak bu? Ibu posisi di mana? saya sudah di kampus dari tadi...

3. Utarakan Maksud dan Keperluan

Jelaskan keperluan dengan singkat, jelas, dan sopan. Hindari kata-kata yang tidak tegas dan bertele-tele, serta kalimat yang bernada memerintah.

Contoh Benar:

  • Assalamualaikum Pak Teguh, Maaf ini Ahmad Bayu, mahasiswa KPI semester 7A. Saya ingin mendapatkan bimbingan skripsi dengan Bapak. Kira-kira kapan Bapak ada waktu luang sehingga bisa saya temui?

Contoh Salah:

  • Bu saya Ali dari kelas PBA2 A. Boleh minta slide kuliah gak bu? Kirimin via gmail aja ya bu, kita butuh buat belajar, makasih…
  • Bu…., UAS kan sudah selesai...tolong dikoreksi ya bu makulnya, saya pengen cepat tahu nih nilainya....trims.

4. Gunakan Bahasa yang Baik dan Benar

Periksa kata-kata, perhatikan tanda baca, dan hindari menyingkat pesan. Jangan gunakan bahasa alay, gaul, atau slang yang sulit dipahami dosen.

Contoh Salah:

  • SoRe bu..ApA be5ok 4da m4t4kul!ah Ga’ ea...?
  • Wah pagi AQ g' bisa e bu, Sore 'ja ya bU...?

5. Perhatikan Waktu Pengiriman Pesan

Kirim pesan pada saat hari dan jam kerja, jangan terlalu malam atau kepagian. Jika dosen mengajar di akhir pekan, mengirim pesan pada hari Sabtu-Minggu masih wajar.

6. Ucapkan Terima Kasih

Akhiri pesan dengan ucapan terima kasih atau kalimat pendek yang menunjukkan bahwa Anda memahami pesan yang disampaikan oleh dosen.

Demikianlah cara mengirim pesan WhatsApp untuk dosen atau guru. Dengan mengikuti tips di atas, Anda akan lebih dihargai oleh dosen dan pesan Anda akan lebih mungkin mendapatkan respon yang diinginkan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bikin Terharu! Guru Ini Merajut Miniatur 30 Muridnya Sebagai Kenang-kenangan, Butuh Waktu 240 Jam

Bikin Terharu! Guru Ini Merajut Miniatur 30 Muridnya Sebagai Kenang-kenangan, Butuh Waktu 240 Jam

News | Senin, 29 Juli 2024 | 14:33 WIB

Antara Kecerdasan Emosional dan Etika dalam Bermain Media Sosial

Antara Kecerdasan Emosional dan Etika dalam Bermain Media Sosial

Your Say | Minggu, 28 Juli 2024 | 14:21 WIB

Habis Gelap Terbitlah Terang! 4.000 Guru Honorer di Jakarta Akan Diangkat Jadi KKI

Habis Gelap Terbitlah Terang! 4.000 Guru Honorer di Jakarta Akan Diangkat Jadi KKI

Video | Jum'at, 26 Juli 2024 | 14:05 WIB

Terkini

Nadiem Makarim Tantang Audit BPKP di Sidang Banding, Minta Hakim Periksa Ulang Bukti

Nadiem Makarim Tantang Audit BPKP di Sidang Banding, Minta Hakim Periksa Ulang Bukti

News | Selasa, 04 Agustus 2026 | 00:45 WIB

Prabowo dan PM Thailand Sepakati Kemitraan Strategis Baru, Fokus Pangan hingga Energi

Prabowo dan PM Thailand Sepakati Kemitraan Strategis Baru, Fokus Pangan hingga Energi

News | Selasa, 04 Agustus 2026 | 00:21 WIB

Jangan Korbankan Nyawa Demi Target! BGN Didesak Usut Tuntas Keracunan Massal MBG di Semarang

Jangan Korbankan Nyawa Demi Target! BGN Didesak Usut Tuntas Keracunan Massal MBG di Semarang

News | Selasa, 04 Agustus 2026 | 00:09 WIB

Trauma Kolektif: Pagar Tinggi Mal Ingatkan Warga pada Kerusuhan Agustus

Trauma Kolektif: Pagar Tinggi Mal Ingatkan Warga pada Kerusuhan Agustus

News | Senin, 03 Agustus 2026 | 23:53 WIB

Kasus Bayi Dijual Rp20 Juta Belum Tuntas, Polisi Didesak Usut Sosok Pemberi Uang

Kasus Bayi Dijual Rp20 Juta Belum Tuntas, Polisi Didesak Usut Sosok Pemberi Uang

Sumsel | Senin, 03 Agustus 2026 | 23:28 WIB

Dipukul Balok Kayu, Wanita di Palembang Gagalkan Aksi Begal hingga Pelaku Ditangkap

Dipukul Balok Kayu, Wanita di Palembang Gagalkan Aksi Begal hingga Pelaku Ditangkap

Sumsel | Senin, 03 Agustus 2026 | 23:05 WIB

Dua Kata Tijjani Reijnders Usai Timnas Indonesia Dibantai Vietnam 0-3

Dua Kata Tijjani Reijnders Usai Timnas Indonesia Dibantai Vietnam 0-3

Bola | Senin, 03 Agustus 2026 | 23:00 WIB

Ingin Rumah Terasa Lebih Elegan? Tren Interior Kini Mengandalkan Permainan Cahaya dari Keramik

Ingin Rumah Terasa Lebih Elegan? Tren Interior Kini Mengandalkan Permainan Cahaya dari Keramik

Lifestyle | Senin, 03 Agustus 2026 | 22:46 WIB

Haykal Ungkap Hal yang Bikin Tak Nyaman di Palembang, Pengemis hingga Sungai Jadi Sorotan

Haykal Ungkap Hal yang Bikin Tak Nyaman di Palembang, Pengemis hingga Sungai Jadi Sorotan

Sumsel | Senin, 03 Agustus 2026 | 22:41 WIB

Kreativitas Generasi Muda Indonesia Berbuah Manis, Ribuan Pelajar Sukses Bangun Bisnis

Kreativitas Generasi Muda Indonesia Berbuah Manis, Ribuan Pelajar Sukses Bangun Bisnis

Lifestyle | Senin, 03 Agustus 2026 | 22:30 WIB

×